M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Hari Ini Naik ke atas US$ 4.150 seiring Dollar AS Melemah

Harga Emas Hari Ini Naik ke atas US$ 4.150 seiring Dollar AS Melemah
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global naik. Logam mulia tertopang oleh melemahnya dollar AS dan meningkatnya peluang pemotongan suku bunga di Amerika Serikat (AS) pada Desember.

Mengutip Bloomberg, Rabu (26/11), emas spot diperdagangkan seharga US$ 4.164,60 per troi ons pukul 10.21 WIB. Harga emas hari ini naik 0,81%, setelah kemarin ditutup sedikit turun. Sementara, dollar AS melemah untuk hari kedua, menjadikan emas lebih murah bagi banyak pembeli.

Data ekonomi yang tertunda memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserves akan memangkas suku bunga bulan depan. Sedikit kenaikan pada angka penjualan ritel bulan September, menunjukkan bahwa pengeluaran yang kuat selama beberapa bulan terakhir telah kehilangan momentum. Di sisi lain, indeks kepercayaan konsumen pada September turun terdalam sejak April.

Calon terkuat yang mungkin menjadi Ketua Fed berikutnya, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hasset, memperkuat prospek suku bunga yang lebih rendah. Ia dipandang sependapat dengan Presiden AS Donald Trump dalam mendukung penurunan suku bunga.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Naik Ditopang Optimisme Penurunan Suku Bunga The Fed

Emas biasanya diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah, karena tidak menghasilkan bunga. Pasar swap sekarang melihat peluang lebih dari 80% untuk penurunan 25 bps pada Desember.

Menurut Hebe Chen, analis Vantage Markets di Melbourne, keputusan The Fed berikutnya telah menjadi "kotak pandora" terbesar untuk risiko tahun ini, dan kemungkinan hingga tahun 2026. 

"Tanpa katalis ekonomi yang kuat, yang menyatukan ekspektasi, maka optimisme apa pun tetap rapuh. Dan fluktuasi pada saham dan kripto baru-baru ini menunjukkan betapa cepatnya sentimen dapat berubah," kata Chen, mengutip Bloomberg, hari ini.

Harga emas telah terkonsolidasi di ambang batas US$ 4.000 per troi ons, setelah turun dari rekor puncak bulan lalu di atas US$ 4.380 per troi ons. Logam mulia yang tahun ini naik lebih dari 55%, masih berada di jalur kenaikan terbaiknya sejak 1979.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​