M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Stabil, Kendati Dollar AS Mahal

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas stabil pada hari ini, setelah reli ke rekor tertinggi pada minggu lalu. Emas bertahan disokong permintaan safe-haven, yang dipicu oleh risiko geopolitik di Timur Tengah, sehingga mengimbangi tekanan dari kenaikan dollar AS dan imbal hasil US Treasury.

Mengutip Reuters, Rabu (17/4) pukul 10.37 WIB, harga emas spot bertahan di level US$ 2.381,68 per troi ons. Emas masih mendekat ke level tertinggi sepanjang masa US$ 2,431.29, yang dicapai Jumat lalu. 

Di bursa Comex-AS, harga emas berjangka turun 0,4% menjadi US$ 2.397,70 per troi ons.

Sejatinya, indeks dollar solid di dekat level tertinggi lima bulan, sehingga dapat mengurangi daya tarik emas yang dihargakan dalam dollar, terutama bagi pemegang mata uang lainnya. Selain itu, patokan imbal hasil US Treasury 10 tahun berada di 4,659%, mendekati level tertinggi lima bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Ahli strategi pasar di IG, Yeap Jun Rong, mengatakan, harga emas telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi imbal hasil Treasury yang lebih tinggi dan dollar AS yang lebih kuat. Logam mulia mendapat dukungan dari aliran ke aset safe-haven karena meningkatnya risiko geopolitik, sebab pelaku pasar masih gelisah terhadap respons Israel terhadap serangan Iran.

"Setiap peningkatan ketegangan geopolitik berpotensi membuka jalan bagi harga emas untuk menguji kembali level tertinggi sepanjang masa," kata Jun Rong, dilansir Reuters, Rabu (17/4).

Baca Juga: Harga Emas Dekati Rekor Lagi, Berpotensi Tembus US$ 3.000 dalam 6 Bulan

Para pejabat tinggi bank sentral AS, termasuk Ketua Federal Reserve Jerome Powell, tidak memberikan panduan apa pun tentang kapan suku bunga akan diturunkan, dan malah mengatakan bahwa kebijakan moneter perlu bersifat restriktif lebih lama.

Data ekonomi di AS telah menimbulkan pertanyaan mengenai prospek penurunan suku bunga di tahun ini. Beberapa pialang global telah memundurkan ekspektasi mereka bahwa Federal Reserve baru mulai menurunkan suku bunga pada September, dari sebelumnya bulan Juni.

Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 68% pada bulan September. Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik untuk memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil.

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menilai pasar berada dalam mode jeda dan menunggu situasi lain yang melemahkan konfrontasi Israel-Iran. "Anda akan melihat reli emas lainnya, jika situasinya memanas,” ucap dia.

Sebaliknya, menurut Wyckoff, jika konflik di Timur Tengah mereda, fokus pasar akan beralih ke The Fed. Sudah jelas bahwa The Fed tidak akan mampu menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, yang merupakan elemen bearish bagi pasar emas.

Baca Juga: Harga Emas Antam Tak Bergerak Hari Ini 17 April, Cek Daftar Selengkapnya

Deutsche Bank memperkirakan harga emas akan berada di US$ 2.400 per troi ons pada akhir tahun ini, dan US$ 2.600 per troi ons pada Desember 2025. Bank bermarkas di Frankfurt ini memperkirakan, emas kemungkinan tetap berada pada posisi kuat, karena setiap aksi ambil untung yang dilakukan oleh investor akan digantikan oleh investasi dari mereka yang sejauh ini belum berpartisipasi, namun secara filosofis setuju dengan arahnya.

Di dalam negeri, harga emas Antam juga stabil. Mengutip logammulia.com, hari ini, harga emas Antam pecahan 1 gram tak beranjak dari level Rp 1,321 juta. Tahun ini, harganya sudah naik Rp 191.000.

Setali tiga uang, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga stagnan di level Rp 1,215 juta per gram. Ini adalah perkiraan harga apabila Anda menjual emas Antam pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 12 Agustus 2026, Leo Jadi Perhatian Utama

Cek ramalan zodiak besok Rabu 12 Agustus 2026, lengkap Aries hingga Pisces soal karier, keuangan, asmara, kesehatan, dan perubahan.

Ramalan Shio Besok 12 Agustus 2026, Siapa yang Paling Beruntung?

Simak ramalan shio besok Rabu 12 Agustus 2026, cek peruntungan karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 hewan besok ini.​

Kasus Penipuan Digital Tembus 608.000 Laporan, Kebutuhan Verifikasi Digital Melonjak

Seiring meningkatnya fenomena tersebut, kebutuhan akan layanan kepercayaan digital ataudigital trust pun turut mengalami lonjakan signifikan.

TransNusa Buka Rute Jakarta-Bangkok Dua Kali Sehari, Tiket Tersedia di tiket.com

Total ada 4 jadwal penerbangan pulang-pergi setiap hari, termasuk pilihan keberangkatan dari Jakarta pada pagi dan sore hari.

Sumbar Berpotensi Berawan Besok Rabu (12/8), Cek Suhu di Tiap Wilayah

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Sumbar berawan besok. Suhu udara mencapai 31°C, simak prakiraan lengkapnya.

6 Kepribadian Berdasarkan Bentuk Bibir, Ungkap Rahasia di Balik Senyuman

Salah satu bagian wajah yang paling ekspresif dan menyita perhatian adalah bibir. Cari tahu 6 kepribadian berdasarkan bentuk bibir di sini.