MOMSMONEY.ID - Yuk, kenali beberapa tanda tubuh yang mengalami kondisi overhydration atau kelebihan asupan air.
Mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup merupakan kebiasaan yang harus dibangun untuk menghindari dehidrasi.
Institute of Medicine telah menetapkan pedoman untuk asupan air yang cukup, yaitu, orang dewasa sehat rata-rata minum 78–100 ons (oz) (sekitar 9–13 cangkir) cairan per hari.
Namun, mengonsumsi air putih terlalu banyak bisa menyebabkan munculnya kondisi overhydration.
Kondisi overhydration adalah kondisi tubuh dengan hidrasi berlebihan yang ternyata tak baik bagi kesehatan.
Sebab, overhidrasi dapat menyebabkan keracunan air karena volume air tubuh Anda menjadi terlalu besar untuk dikeluarkan oleh ginjal dan menyebabkan elektrolit dalam tubuh encer.
Agar lebih paham, kenali beberapa tanda overhydration atau hidrasi berlebih yang ternyata bisa muncul pada tubuh.
Baca Juga: 7 Manfaat Renang, Bikin Otak Sehat, Mental Tenang dan Tidur Pulas
Air kencing bening
Salah satu tanda utama yang bisa dilihat dari kondisi overhydration adalah warna air kencing yang dibuang berwarna bening. Air kencing bening adalah tanda bahwa yang sedang dibuang oleh tubuh hanyalah air saja.
Air kencing yang ideal adalah air kencing yang berwarna kuning terang menurut laman Mind Body Green. Tak perlu khawatir jika air kencing berwarna bening cukup ketahui bahwa Anda terlalu banyak meminum air putih dan hentikan hingga terasa haus kembali.
Kencing terus-menerus
Idealnya seseorang yang mengonsumsi air putih dalam takaran dan porsi yang cukup akan membuang racun melalui kencing sebanyak 6 hingga 8 kali dalam sehari.
Jika kencing dilakukan sebanyak lebih dari 10 kali, maka hal tersebut merupakan sebuah tanda tubuh sedang berada pada kondisi overhydration.
Baca Juga: Ini Manfaat Reverse Diet Usai Turun Berat, Bikin Metabolisme Normal Kembali
Otot kram
Tanda lainnya saat tubuh berada pada kondisi overhydration adalah otot yang menjadi kram. Hal tersebut dikarenakan elektrolit tubuh tidak seimbang yang dikenal dengan kurangnya sodium.
Efek dari overhydration yang dirasakan adalah adanya otot kram, lemas, dan otot kejang juga kerap terjadi. Jika merasakan hal tersebut ada baiknya untuk mengonsumsi minuman dan makanan penambah elektrolisis atau mengonsumsi suplemen elektrolit.
Keinginan minum walaupun saat sedang tidak haus
Melansir dari laman Web MD, merasa haus adalah salah satu tanda tubuh sedang butuh minuman atau berada pada kondisi dehidrasi. Tubuh dapat melawan dehidrasi dengan memberikan sinyal tersebut pada tubuh.
Sehingga jika muncul keinginan untuk mengonsumsi minuman terus-menerus walaupun tidak haus, bisa jadi tubuh berada pada kondisi overhydration. Terlalu banyak minum air ketika tidak dibutuhkan juga akan membuat tubuh malah menjadi lemas dan tidak terhidrasi dengan baik.
Tanda lain
Healthline juga menambahkan bahwa ada beberapa tanda lain seperti mual dan muntah, sakit kepala karena tekanan pada otak, perubahan kondisi mental, seperti kebingungan atau disorientasi, dan kantuk jika Anda terkena hiponatremia karena keracunan air.
Pembengkakan sel-sel otak pada akhirnya akan muncul dan menyebabkan sistem saraf pusat Anda tidak berfungsi. Tanpa pengobatan, Anda bisa mengalami kejang, koma, dan akhirnya meninggal.
Kematian akibat minum terlalu banyak air pada orang sehat jarang terjadi, namun bisa terjadi, terutama pada atlet.
Biasanya, keracunan air terjadi bersamaan dengan kondisi medis mendasar yang menyebabkan ginjal menahan cairan.
Nah, itulah tadi tanda tubuh yang mengalami overhydration atau hidrasi berlebihan. Periksa ke dokter jika sudah merasakan tanda-tandanya, ya.
Selanjutnya: Bitcoin Anjlok, Mendorong Penurunan Nilai Pasar Kripto hingga US$ 2 Triliun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News