MOMSMONEY.ID - Kini makin banyak konsumen yang beralih menggunakan produk ramah lingkungan. Sayangnya, brand-brand berkelanjutan masih kesulitan menjangkau pasar yang tepat. Melihat ini, Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.
Digelar di Grand Indonesia West Mall Jakarta pada 8 hingga 11 Oktober mendatang, Langkah Membumi Market akan jadi ruang temu antara responsible brands, konsumen, komunitas, media, kreator, dan mitra strategis. Tujuannya, membuat gaya hidup berkelanjutan semakin mudah dikenal, ditemukan, dan diterapkan dalam keseharian.
Dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8), Blibli Tiket Action menyebut bahwa merek yang bergabung di Langkah Membumi Market bukan sekadar membuka booth. Brand pun berkesempatan untuk menunjukkan langsung siapa mereka, cerita di balik produknya, dan dampak yang ingin mereka bawa kepada ribuan pengunjung, terutama Gen Z dan young millennials.
Tidak hanya itu, rangkaian workshop dan talkshow juga membuka kesempatan untuk membangun koneksi dan menemukan peluang kolaborasi baru. Tahun lalu, tercatat lebih dari 40 tenant terkurasi, seperti Gaea Home, Organic Culture, Ulur Wiji, Jumbuh, dan Karplanter, yang bergabung dalam ajang ini.
Baca Juga: Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya
Bagi merchant, ekosistem ini merupakan ruang yang langka untuk mengedukasi pasar secara langsung. Menurut Joko Santoso, CEO dan Co-Founder Ulur Wiji, acara ini selaras dengan visi mereka di Ulur Wiji.
“Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak muda, akan semakin aware terhadap isu-isu lingkungan, global warming, dan sampah," ujar Joko Santoso dalam keterangan tertulis.
Tahun ini, merchant lokal dan brand berkelanjutan masih memiliki kesempatan untuk bergabung di Langkah Membumi Market. Berbagai pelaku usaha di bidang fesyen, kecantikan, makanan dan minuman, produk rumah tangga, kerajinan, maupun berbagai inovasi berbasis ekonomi sirkular, semuanya memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar. Pendaftaran masih dibuka hingga 28 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News