M O M S M O N E Y I D
Bugar

Diet yang Tepat Tekan Lonjakan Gula Darah, Cegah Penyakit Ginjal di Masa Depan

Diet yang Tepat Tekan Lonjakan Gula Darah, Cegah Penyakit Ginjal di Masa Depan
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penyakit ginjal bisa dicegah, diet membantu gula darah tetap terjaga. Pilihan makanan yang dibuat setiap hari memengaruhi kadar glukosa darah, tekanan darah, dan jumlah kerja yang harus dilakukan ginjal.

Sarah Bullard, dokter ahli gizi menyampaikan bahwa hubungan antara dampak gula darah pada ginjal dimulai pada tingkat mikroskopis. Ketika kadar glukosa darah terus-menerus tinggi, beberapa proses berbahaya akan terjadi.

Dilansir dari Nourish.com, glukosa berlebih mengikat protein di membran basal glomerulus, menyebabkan membran tersebut menebal dan menjadi kurang selektif dalam hal apa yang diizinkan untuk melewatinya. Selain itu, kadar glukosa darah yang tinggi memberi sinyal kepada ginjal untuk menyaring darah dengan laju yang tinggi.

Baca Juga: Sensitivitas Insulin Menurun Akibat Kurang Minum Air Putih, Gula Darah Melonjak

Hal ini memberikan tekanan mekanis yang berkelanjutan pada kapiler glomerulus. Peningkatan kadar glukosa memicu pembentukan radikal bebas yang merusak sel-sel pelapis tubulus dan kapiler ginjal.

Kadar gula darah tinggi yang terus-menerus memicu sinyal peradangan di dalam ginjal yang berkontribusi pada fibrosis dan hilangnya nefron fungsional secara progresif. Oleh karena itu, melindungi kadar gula darah dan kesehatan ginjal melalui diet penting untuk dilakukan.

Pola makan pengaruhi fungsi ginjal peenderita gula darah tinggi

Pola makan memengaruhi glukosa dan fungsi ginjal melalui berbagai jalur secara bersamaan. Mekanisme pola makan utama yang memengaruhi kesehatan ginjal pada penderita diabetes meliputi:

1. Beban glikemik

Makanan yang menyebabkan lonjakan glukosa darah secara cepat memicu hiperglikemia berkelanjutan yang secara langsung menyebabkan kerusakan ginjal. Diet yang memoderasi beban glikemik mengurangi frekuensi dan keparahan lonjakan ini.

2. Asupan protein 

Asupan protein tinggi dalam makanan meningkatkan tekanan filtrasi glomerulus, memperburuk hiperfiltrasi. Bagi penderita  penyakit ginjal kronis  yang terkait dengan diabetes, asupan protein sedang 0,6-0,8 g per kg berat badan per hari membantu mengurangi beban ini.

3. Keseimbangan natrium dan cairan 

Asupan natrium yang tinggi meningkatkan tekanan darah, salah satu pemicu paling kuat dalam perkembangan penyakit ginjal kronis. Mengurangi natrium hingga di bawah 2.000 mg per hari umumnya direkomendasikan untuk penderita diabetes dan penyakit ginjal.

4. Kalium dan fosfor 

Seiring penurunan fungsi ginjal, kemampuan untuk mengeluarkan kalium dan fosfor berkurang. Pengelolaan diet mineral ini menjadi semakin penting mulai dari CKD Tahap 3 dan seterusnya.

5. Pola makan rendah inflamasi 

Pola makan tinggi makanan olahan, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan memicu peradangan sistemik yang memperparah kerusakan ginjal. Pola makan anti-inflamasi telah dikaitkan dengan perkembangan CKD yang lebih lambat.

Penting untuk dicatat bahwa rekomendasi diet untuk penderita penyakit ginjal diabetik harus dibicarakan dengan dokter. 

Makanan yang mendukung kesehatan ginjal penderita gula darah tinggi

Berikut berbagai makanan yang bisa dimasukkan dalam diet, mendukung kesehatan ginjal penderita gula darah tinggi:

1. Konsumsi sayuran 

Kembang kol, kubis, brokoli, buncis, paprika, bawang bombai, dan sayuran berdaun hijau menyediakan serat hingga antioksidan tanpa meningkatkan kadar gula darah. Serat memperlambat penyerapan glukosa dan mendukung mikrobioma usus yang sehat.

2. Buah beri 

Blueberry, stroberi, dan raspberry relatif rendah gula dan kaya akan antosianin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Buah-buahan ini memiliki dampak glikemik rendah dan umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh penderita penyakit ginjal stadium awal.

3. Putih telur 

Sumber protein berkualitas tinggi dengan kandungan fosfor lebih rendah dibandingkan telur utuh. Putih telur menyediakan asam amino esensial tanpa beban fosfor yang terkait dengan kuning telur, bermanfaat bagi mereka yang perlu membatasi asupan fosfor.

4. Bawang putih dan bawang merah 

Keduanya mengandung senyawa sulfur dengan sifat anti-inflamasi. Bawang putih, khususnya, telah menunjukkan efek penurunan tekanan darah yang moderat dan merupakan alternatif penyedap rasa yang berguna pengganti garam.

Baca Juga: Tak Hanya Mental, Pasien Skizofrenia Juga Perlu Waspadai Berat Badan dan Gula Darah

5. Biji-bijian utuh dalam jumlah sedang

Oat, barley, dan quinoa menawarkan serat dan dampak glikemik yang lebih rendah daripada biji-bijian olahan. Asupan serat mendukung pengendalian glukosa darah dan mengurangi risiko sembelit yang dapat memengaruhi kadar kalium.

Batasi konsumsi pisang, jeruk, kentang, tomat, produk susu, dan kacang-kacangan karena kandungan kalium atau fosfornya. Itulah tips diet untuk mencegah penyakit ginjal pada penderita gula darah tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.