M O M S M O N E Y I D
Santai

Denah Rumah Konsep Terbuka Mulai Bergeser, Privasi Jadi Tren Kekinian

Denah Rumah Konsep Terbuka Mulai Bergeser, Privasi Jadi Tren Kekinian
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Tren desain rumah mulai berubah. Konsep terbuka kini disesuaikan dengan kebutuhan privasi, fungsi ruang, dan kenyamanan penghuni.

Perubahan gaya hidup saat ini membuat tren desain rumah terus mengalami perkembangan. Jika sebelumnya konsep rumah terbuka atau open plan menjadi pilihan utama karena memberikan kesan luas dan modern, kini banyak orang mulai mempertimbangkan tata ruang yang lebih privat. 

Kebutuhan terhadap ruang kerja pribadi, area belajar, hingga tempat beristirahat yang tenang menjadi faktor utama perubahan tersebut. 

Melansir dari The Spruce, desain interior masa kini tidak hanya berfokus pada tampilan rumah, tetapi juga bagaimana setiap ruang dapat mendukung aktivitas penghuninya. 

Tren ini mulai terlihat di Indonesia, terutama pada area perkotaan yang membutuhkan hunian multifungsi sesuai dengan perubahan cara hidup. 

“Rumah saat ini harus mampu memberikan keseimbangan antara ruang bersama dan ruang pribadi agar penghuni tetap merasa nyaman,” ujar Louis Duncan He, desainer interior sekaligus direktur kreatif Louis Duncan He Designs.

Baca Juga: 12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Konsep rumah terbuka mulai mengalami perubahan

Konsep rumah terbuka sebenarnya masih memiliki banyak penggemar. Ruang keluarga, dapur, dan area makan yang menyatu tetap dianggap menarik karena membuat rumah terasa lebih lapang serta mendukung interaksi keluarga.

Desain seperti ini juga sering menjadi pilihan untuk hunian dengan ukuran terbatas karena mampu menciptakan kesan ruangan yang lebih besar. Cahaya alami dapat masuk lebih maksimal sehingga suasana rumah terasa lebih terang dan nyaman.

Namun, kebutuhan penghuni modern mulai mengalami perubahan. Rumah kini tidak hanya digunakan sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk bekerja, belajar, beristirahat, dan menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

Perubahan tersebut membuat sebagian orang mulai mencari desain dengan pembagian ruang yang lebih jelas. Privasi menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi keluarga yang memiliki aktivitas berbeda dalam satu rumah.

Mengapa ruang privat kembali diminati?

Meningkatnya minat terhadap ruangan yang lebih tertutup bukan berarti konsep terbuka sudah kehilangan daya tarik. Sebaliknya, masyarakat mulai mencari keseimbangan antara ruang sosial dan ruang pribadi.

Beberapa alasan ruang privat kembali menjadi pilihan antara lain:

  1. Membantu menciptakan area khusus untuk bekerja dan belajar.
  2. Mengurangi gangguan suara dari aktivitas berbeda.
  3. Memberikan ruang pribadi bagi setiap anggota keluarga.
  4. Membuat fungsi ruangan lebih mudah diatur.
  5. Memberikan kebebasan dalam menentukan konsep dekorasi.

Penerapan ruang privat tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Banyak pemilik rumah mulai menggunakan solusi sederhana seperti partisi ringan, pintu geser, rak multifungsi, atau furnitur yang dapat membagi area tanpa membuat rumah terasa sempit.

Kelebihan dan kekurangan konsep rumah terbuka

Rumah dengan konsep terbuka tetap menawarkan berbagai keuntungan. Salah satunya adalah menciptakan suasana yang lebih dekat antaranggota keluarga karena tidak banyak batas fisik di dalam rumah.

Selain itu, ruangan yang menyatu membuat aktivitas bersama menjadi lebih mudah dilakukan. Area dapur yang terhubung dengan ruang keluarga misalnya, memungkinkan seseorang tetap berinteraksi saat sedang memasak.

Namun, konsep ini juga memiliki tantangan. Kurangnya pembatas membuat privasi menjadi lebih terbatas. Aktivitas seperti bekerja atau beristirahat bisa terganggu ketika area rumah digunakan secara bersamaan.

Kerapian juga menjadi perhatian utama. Pada ruang terbuka, barang yang tidak tertata akan lebih mudah terlihat sehingga penghuni perlu lebih konsisten menjaga kondisi rumah.

Baca Juga: Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Cara membuat konsep terbuka tetap nyaman

Bagi orang awam ternyata masih menyukai konsep rumah terbuka, desain tersebut tetap dapat dipertahankan dengan beberapa penyesuaian.

Gunakan elemen pembatas visual seperti tanaman, rak buku, karpet, atau perbedaan warna dinding untuk memberikan batas fungsi tanpa mengurangi kesan luas.

Tambahkan detail arsitektur agar ruangan tidak terasa kosong. Permainan tekstur pada dinding, panel kayu, desain plafon, serta pencahayaan dekoratif dapat memberikan karakter lebih kuat.

Pemilihan material juga berpengaruh terhadap suasana rumah. Material alami seperti kayu dan batu dapat membuat ruangan terbuka terasa lebih hangat dan nyaman.

Tren hunian modern mengutamakan fleksibilitas

Perubahan tren desain rumah menunjukkan bahwa tidak ada satu konsep yang paling tepat untuk semua orang. Pilihan antara konsep terbuka atau ruang privat bergantung pada kebutuhan, kebiasaan, dan karakter penghuni.

Di Indonesia, perkembangan hunian modern semakin mengarah pada desain fleksibel yang mampu menyesuaikan berbagai aktivitas. Rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang produktif dan tempat menciptakan kenyamanan bersama keluarga.

Maka dari itu, desain rumah terbaik bukan sekadar mengikuti tren yang sedang populer. Hunian yang ideal adalah rumah yang mampu memberikan fungsi, kenyamanan, dan pengalaman positif bagi orang yang tinggal di dalamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Memantul ke US$ 4.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Meski peluang kenaikan suku bunga The Fed makin kecil, tekanan dari harga minyak masih membayangi prospek harga emas.

Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 Dibuka Besok, Cek Jadwal Lengkap dan Tahapannya

Pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II dibuka 27 Oktober hingga 4 November 2026.  

Promo The Body Shop 25-31 Oktober 2026, Face Scrub-Body Yogurt Diskon hingga 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.  

Jelang 12.12, Simak 5 Tips yang Bisa Dilakukan Pemilik Brand

Gross merchandise value hanya menunjukkan berapa banyak uang yang masuk, laba yang diperoleh dan pembeli yang kembali lagi.  

6 Tips Lari Maraton Pemula agar Aman dari Risiko Cedera & Kuat sampai Garis Finish

Persiapkan diri Anda sebelum bertanding dengan tips lari maraton bagi pemula, mulai dari rutinitas latihan hingga kecukupan nutrisi harian.  

Vokalis CNBLUE jadi Penyanyi Fals, Jung Yong Hwa Tampil Beda di Drama Oh! My Guard

Jung Yong Hwa yang tak terbiasa bernyanyi buruk harus mencari cara untuk menampilkan ketidakmampuan tersebut melalui akting.

Bitcoin Jebol US$ 80.000, Suku Bunga The Fed Penentu Nasib Selanjutnya

Harga Bitcoin menyentuh ke bawah US$ 80.000. Keputusan The Fed pada Rabu menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.

5 Cara Mengurangi Lemak di Paha agar Lebih Kencang & Ideal, Ikuti Gerakan Ini yuk

Ingin paha kencang dan ideal? Ketahui berbagai cara mengurangi lemak di paha melalui gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan rutin di rumah.  

5 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (27/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (27/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Stabil, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,33 Juta

Harga buyback emas hari ini, Senin (26/10), relatif stabil. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.