M O M S M O N E Y I D
Santai

Rumah Konsep Tertutup Jadi Favorit? Ini Tips Membuatnya biar Tetap Modern

Rumah Konsep Tertutup Jadi Favorit? Ini Tips Membuatnya biar Tetap Modern
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Desain rumah konsep tertutup kembali tren di 2026 karena lebih nyaman, privat, dan cocok untuk kebutuhan keluarga modern.

Tren desain rumah terus berubah mengikuti gaya hidup masyarakat. Jika beberapa tahun terakhir rumah berkonsep terbuka begitu diminati, kini banyak orang mulai kembali menyukai tata ruang tertutup yang lebih nyaman dan fungsional. 

Perubahan ini muncul karena aktivitas di rumah semakin beragam, mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari ruang istirahat yang lebih tenang. 

Better Homes & Gardens menyebutkan bahwa konsep tertutup kembali populer karena dinilai mampu memberikan privasi sekaligus kenyamanan emosional bagi penghuni rumah modern. 

Menariknya, desain seperti ini sekarang tidak lagi terlihat kuno karena sudah dipadukan dengan sentuhan interior kekinian yang tetap terasa luas dan estetik.

“Banyak pemilik rumah kini mulai mencari ruangan yang punya fungsi jelas dan terasa lebih nyaman untuk aktivitas sehari hari,” ujar Abby Wilson.

Baca Juga: 8 Warna Cat Dapur Kecil biar Kelihatan Luas Tanpa Renovasi, Ini Saran Ahli

Apa yang membuat rumah konsep tertutup kembali populer?

Selama bertahun tahun, rumah dengan konsep terbuka dianggap mampu membuat hunian terasa lebih luas dan terang. Namun seiring waktu, banyak keluarga mulai merasa konsep tersebut kurang nyaman ketika seluruh aktivitas dilakukan dalam satu area besar tanpa pembatas.

Kini, rumah konsep tertutup justru kembali diminati karena mampu menciptakan ruang yang lebih tenang dan terorganisir. Setiap anggota keluarga bisa memiliki area masing masing tanpa terganggu suara atau aktivitas lainnya.

Selain itu, desain seperti ini juga cocok untuk kondisi rumah di Indonesia yang sering digunakan untuk berbagai aktivitas sekaligus dalam satu hari. Mulai dari memasak, bekerja dari rumah, hingga anak belajar online.

Keunggulan rumah konsep tertutup yang mulai disukai

Rumah dengan pembagian ruang yang jelas ternyata punya banyak manfaat yang kini semakin dibutuhkan masyarakat modern.

1. Privasi lebih terjaga

Ruangan yang dipisahkan membuat penghuni rumah memiliki area pribadi yang lebih nyaman. Hal ini penting terutama bagi keluarga dengan anak remaja atau pasangan yang sama sama bekerja dari rumah.

2. Rumah terasa lebih rapi

Area dapur, ruang kerja, atau tempat bermain anak tidak langsung terlihat dari ruang tamu. Kondisi rumah pun terasa lebih bersih dan tertata.

3. Suasana rumah terasa lebih hangat

Banyak orang menganggap ruang tertutup memberikan kesan lebih nyaman dibanding area terbuka yang terlalu luas. Efek psikologis ini membuat penghuni rumah lebih betah beraktivitas di dalam rumah.

4. Lebih bebas menentukan desain interior

Setiap ruangan bisa dibuat dengan tema berbeda tanpa harus terlihat menyatu seluruhnya. Misalnya kamar tidur dengan nuansa hangat, sementara ruang tamu tampil minimalis modern.

Baca Juga: 8 Warna Cat Dapur Kecil biar Kelihatan Luas Tanpa Renovasi, Ini Saran Ahli

Cara menggabungkan konsep terbuka dan tertutup agar rumah tetap modern

Meski konsep tertutup sedang kembali tren, bukan berarti seluruh rumah harus dibuat penuh sekat. Justru perpaduan antara konsep terbuka dan tertutup menjadi solusi yang paling banyak digunakan saat ini.

Beberapa ruangan seperti kamar tidur, ruang kerja, dan ruang keluarga bisa dibuat lebih privat. Sementara area lain tetap terbuka agar rumah terasa lega dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Penggunaan pintu geser juga mulai banyak diterapkan karena membuat ruangan lebih fleksibel. Saat dibuka rumah terasa luas, namun ketika ditutup privasi tetap terjaga.

Selain itu, penggunaan jendela besar dan cermin juga membantu ruangan tertutup tetap terasa terang dan tidak pengap.

Tips membuat rumah konsep tertutup tetap terasa segar

Banyak orang khawatir rumah dengan banyak sekat akan terasa sempit. Padahal dengan penataan yang tepat, konsep ini justru bisa terlihat lebih estetik dan nyaman.

1. Gunakan area vertikal secara maksimal

Manfaatkan dinding untuk rak penyimpanan, dekorasi, atau pencahayaan tambahan agar ruangan terlihat lebih hidup.

2. Pilih pencahayaan yang hangat

Lampu gantung dan lampu dinding bisa membuat suasana rumah terasa lebih nyaman sekaligus modern.

3. Gunakan kombinasi material

Perpaduan kayu, kaca, dan tekstur kain dapat membuat ruangan terlihat lebih dinamis tanpa terasa membosankan.

4. Kurangi barang yang tidak diperlukan

Ruangan tertutup akan terasa lebih nyaman jika tidak terlalu penuh. Gunakan furnitur seperlunya dan pilih desain multifungsi agar rumah tetap lega.

5. Ruangan yang paling cocok memakai konsep tertutup

Tidak semua area rumah harus dibuat tertutup penuh. Namun beberapa ruangan memang lebih nyaman jika memiliki batas yang jelas, seperti:

  • Ruang kerja di rumah
  • Kamar tidur
  • Dapur
  • Ruang belajar anak
  • Ruang keluarga
  • Ruang televisi

Ruangan tersebut biasanya membutuhkan suasana yang lebih tenang agar aktivitas di dalamnya terasa lebih nyaman.

Baca Juga: 6 Desain Kamar Mandi yang Bikin Harga Rumah Turun, Banyak Pemilik Baru Sadar

Konsep tertutup kini tampil lebih modern

Dulu rumah dengan banyak sekat sering dianggap kuno dan membosankan. Namun sekarang konsep tersebut hadir dengan tampilan yang jauh lebih modern berkat pemilihan warna, pencahayaan, dan desain interior yang lebih fleksibel.

Penataan yang tepat, rumah konsep tertutup tetap bisa terasa luas, terang, dan nyaman untuk seluruh anggota keluarga. Tidak heran jika tren ini kembali diminati banyak orang di tahun 2026, termasuk di Indonesia.

Kembalinya tren rumah konsep tertutup menunjukkan bahwa kebutuhan hunian terus berubah mengikuti gaya hidup masyarakat modern. Kini banyak orang tidak hanya mencari rumah yang estetik, tetapi juga nyaman dan mendukung aktivitas sehari hari. 

Konsep tertutup memberikan keseimbangan antara privasi, fungsi, dan kenyamanan tanpa menghilangkan kesan modern pada hunian.

Perpaduan desain yang tepat, rumah tetap bisa terasa hangat, lega, dan menyenangkan untuk ditempati bersama keluarga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Muncul Kasus Pneumonia Berat Diduga Pes Paru di Rusia, Ini Kata WHO

WHO terus memantau kasus kematian seorang petugas laboratorium di Rusia dengan dugaan penyakit pes jenis pneumonik atawa pes paru.

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak yang Wajib Orang Tua Terapkan, Bisa Pakai Musik

Supaya daya ingat anak Anda terus meningkat, berikut 5 cara meningkatkan daya ingat anak yang patut Anda coba.

5 Manfaat Rutin Minum Air Kelapa untuk Gula Darah hingga Ginjal, Cek di Sini

Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tapi juga kaya manfaat. Berikut 5 manfaat rutin minum air kelapa yang bisa dicatat.

Yakin Menu Diet Anda Aman? Cek Dulu 7 Ciri-Ciri Salad Sehat Ini sebelum Menyesal, yuk

Banyak yang keliru mengira semua sayuran hijau itu aman. Ketahui rahasia meracik salad sehat yang benar-benar ampuh turunkan berat badan.

Inilah Tips Meminta Bantuan AI Untuk Mengurus Isi Dompet Anda

Memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intellegent (AI) untuk keperluan mengatur keuangan alias perencana keuangan.

Masih Tetap Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Kamis (8/10)

Patut diwaspadai adalah suhu udara masih relatif tinggi. Di beberapa kota diperkirakan akan cukup tinggi.

5 Keterampilan Charlie Munger untuk Meraih Financial Freedom yang Bisa Dicoba

Financial freedom ala Charlie Munger dimulai dari kendali diri, kesabaran, belajar, hidup sesuai kemampuan, dan membangun aset.    

Tak Cuma Skincare, Ini Cara Wardah Melihat Kesehatan Kulit

​Wardah menyoroti sejumlah kebiasaan dan faktor lingkungan yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit jangka panjang.  

Anggapan Vape Menyebabkan Diabetes, Benar atau Hanya Mitos Belaka?

Simak hasil riset mengenai dampak nikotin dan aerosol terhadap lonjakan risiko pradiabetes bagi pengguna rokok elektrik.  

Memahami LPS: Batas Jaminan & Syarat Penting bagi Nasabah Bank

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dengan syarat tertentu.