M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Makanan Tinggi Protein untuk Tambahan Smoothie agar Tubuh Bertenaga

6 Makanan Tinggi Protein untuk Tambahan Smoothie agar Tubuh Bertenaga
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga berikut ini!

Smoothie sering menjadi pilihan praktis untuk sarapan atau pengganjal lapar di sela aktivitas. Rasanya segar, mudah dibuat, dan bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan sehat. Namun, smoothie yang hanya berisi buah terkadang membuat rasa kenyang tidak bertahan lama.

Menambahkan sumber protein ke dalam smoothie dapat membantu tubuh mendapatkan energi lebih stabil sepanjang hari. Protein juga membantu menjaga massa otot, mendukung proses pemulihan tubuh, dan membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Tidak perlu selalu menggunakan bubuk protein mahal. Ada beberapa bahan alami tinggi protein yang mudah ditemukan dan cocok dicampurkan ke dalam smoothie sehari-hari.

Baca Juga: 12 Menu Sumber Karbohidrat yang Sehat untuk Dikonsumsi

Melansir dari Verywell Health, berikut daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga:

1. Biji Rami

Biji rami memang kecil, tetapi mengandung protein, lemak sehat, dan berbagai nutrisi penting lainnya.

Biji rami bisa dikonsumsi dalam bentuk utuh, bubuk, maupun minyak. Namun, versi bubuk biasanya lebih mudah dicerna dan lebih mudah tercampur dalam smoothie tanpa mengubah tekstur minuman.

Sebanyak 2 sendok makan biji rami bubuk dapat menambahkan sekitar 3 gram protein ke dalam smoothie Anda.

2. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani bisa menjadi pengganti susu yang lebih tinggi protein untuk smoothie sarapan.

Satu wadah yogurt Yunani tanpa lemak seberat 156 gram mengandung sekitar 16 gram protein. Teksturnya yang lembut dan creamy juga cocok dipadukan dengan buah segar maupun buah beku.

Selain protein, yogurt Yunani mengandung probiotik dan nutrisi lain yang baik untuk kesehatan tubuh.

3. Selai Kacang

Selai kacang menjadi salah satu bahan smoothie favorit karena mengandung protein dan lemak sehat yang membantu tubuh kenyang lebih lama.

Dalam 2 sendok makan selai kacang terdapat sekitar 7 gram protein atau sekitar 14% kebutuhan protein harian.

Selai kacang cocok dipadukan dengan pisang, stroberi, maupun blueberry. Namun, sebaiknya konsumsi dalam jumlah wajar agar asupan kalori tidak berlebihan.

Baca Juga: 15 Menu Sarapan Sehat yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

4. Biji Chia

Biji chia merupakan sumber protein nabati yang juga kaya omega-3, serat, dan nutrisi penting lainnya.

Menambahkan 2 sendok makan biji chia ke dalam smoothie dapat memberikan sekitar 5 gram protein dan hampir 40% kebutuhan serat harian.

Saat terkena cairan, biji chia akan berubah menjadi tekstur seperti gel. Karena itu, sebaiknya tambahkan chia seed terakhir sebelum smoothie diminum.

5. Keju Cottage

Meski terdengar tidak biasa, keju cottage bisa menjadi tambahan smoothie yang membantu meningkatkan kandungan protein sekaligus membuat teksturnya lebih kental.

Satu cangkir keju cottage rendah lemak mengandung sekitar 24 gram protein dan juga tinggi kalsium.

Keju cottage cocok dipadukan dengan buah beku, sedikit susu, dan taburan kayu manis untuk menghasilkan smoothie yang lembut dan mengenyangkan.

6. Susu Nabati

Daripada menggunakan air sebagai bahan dasar smoothie, Anda bisa memakai susu nabati untuk meningkatkan kandungan protein.

Susu kedelai dan susu oat menjadi pilihan yang cukup tinggi protein dibanding beberapa jenis susu nabati lainnya.

Satu cangkir susu kedelai mengandung sekitar 8 gram protein, sedangkan susu oat memiliki sekitar 4 gram protein per cangkir.

Saat memilih susu nabati, perhatikan label nutrisi dan pilih varian tanpa tambahan gula agar lebih sehat.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Sayuran Akar yang Paling Sehat untuk Dikonsumsi

Itulah daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.