MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga berikut ini!
Smoothie sering menjadi pilihan praktis untuk sarapan atau pengganjal lapar di sela aktivitas. Rasanya segar, mudah dibuat, dan bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan sehat. Namun, smoothie yang hanya berisi buah terkadang membuat rasa kenyang tidak bertahan lama.
Menambahkan sumber protein ke dalam smoothie dapat membantu tubuh mendapatkan energi lebih stabil sepanjang hari. Protein juga membantu menjaga massa otot, mendukung proses pemulihan tubuh, dan membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Tidak perlu selalu menggunakan bubuk protein mahal. Ada beberapa bahan alami tinggi protein yang mudah ditemukan dan cocok dicampurkan ke dalam smoothie sehari-hari.
Baca Juga: 12 Menu Sumber Karbohidrat yang Sehat untuk Dikonsumsi
Melansir dari Verywell Health, berikut daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga:
1. Biji Rami
Biji rami memang kecil, tetapi mengandung protein, lemak sehat, dan berbagai nutrisi penting lainnya.
Biji rami bisa dikonsumsi dalam bentuk utuh, bubuk, maupun minyak. Namun, versi bubuk biasanya lebih mudah dicerna dan lebih mudah tercampur dalam smoothie tanpa mengubah tekstur minuman.
Sebanyak 2 sendok makan biji rami bubuk dapat menambahkan sekitar 3 gram protein ke dalam smoothie Anda.
2. Yogurt Yunani
Yogurt Yunani bisa menjadi pengganti susu yang lebih tinggi protein untuk smoothie sarapan.
Satu wadah yogurt Yunani tanpa lemak seberat 156 gram mengandung sekitar 16 gram protein. Teksturnya yang lembut dan creamy juga cocok dipadukan dengan buah segar maupun buah beku.
Selain protein, yogurt Yunani mengandung probiotik dan nutrisi lain yang baik untuk kesehatan tubuh.
3. Selai Kacang
Selai kacang menjadi salah satu bahan smoothie favorit karena mengandung protein dan lemak sehat yang membantu tubuh kenyang lebih lama.
Dalam 2 sendok makan selai kacang terdapat sekitar 7 gram protein atau sekitar 14% kebutuhan protein harian.
Selai kacang cocok dipadukan dengan pisang, stroberi, maupun blueberry. Namun, sebaiknya konsumsi dalam jumlah wajar agar asupan kalori tidak berlebihan.
Baca Juga: 15 Menu Sarapan Sehat yang Bisa Bikin Berat Badan Turun
4. Biji Chia
Biji chia merupakan sumber protein nabati yang juga kaya omega-3, serat, dan nutrisi penting lainnya.
Menambahkan 2 sendok makan biji chia ke dalam smoothie dapat memberikan sekitar 5 gram protein dan hampir 40% kebutuhan serat harian.
Saat terkena cairan, biji chia akan berubah menjadi tekstur seperti gel. Karena itu, sebaiknya tambahkan chia seed terakhir sebelum smoothie diminum.
5. Keju Cottage
Meski terdengar tidak biasa, keju cottage bisa menjadi tambahan smoothie yang membantu meningkatkan kandungan protein sekaligus membuat teksturnya lebih kental.
Satu cangkir keju cottage rendah lemak mengandung sekitar 24 gram protein dan juga tinggi kalsium.
Keju cottage cocok dipadukan dengan buah beku, sedikit susu, dan taburan kayu manis untuk menghasilkan smoothie yang lembut dan mengenyangkan.
6. Susu Nabati
Daripada menggunakan air sebagai bahan dasar smoothie, Anda bisa memakai susu nabati untuk meningkatkan kandungan protein.
Susu kedelai dan susu oat menjadi pilihan yang cukup tinggi protein dibanding beberapa jenis susu nabati lainnya.
Satu cangkir susu kedelai mengandung sekitar 8 gram protein, sedangkan susu oat memiliki sekitar 4 gram protein per cangkir.
Saat memilih susu nabati, perhatikan label nutrisi dan pilih varian tanpa tambahan gula agar lebih sehat.
Baca Juga: 13 Rekomendasi Sayuran Akar yang Paling Sehat untuk Dikonsumsi
Itulah daftar makanan tinggi protein untuk tambahan smoothie agar tubuh bertenaga. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News