MOMSMONEY.ID - Apa saja asupan karbohidrat pengganti nasi yang bisa dengan mudah Anda temukan di tanah Indonesia?
Ada banyak banget, lo. Anda bisa menemukannya di pasar tradisional, warung sayur, sampai supermarket sekalipun dengan harga yang terjangkau.
Namun, makanan-makanan sumber karbohidrat ini sebenarnya jarang dilirik. Mungkin Anda akan memilih singkong, jagung, atau ubi jalar sebagai pengganti nasi.
Ya, makanan tersebut sudah sangat umum dikonsumsi masyarakat. Bahkan sudah banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan lezat.
Baca Juga: Waktu Terbaik Makan Karbohidrat Ini Ampuh Turunkan Lonjakan Gula Darah!
Makanan sumber karbohidrat pengganti nasi ini sangat cocok buat mendukung usaha diet Anda. Karena kandungannya yang tinggi gizi serta lebih rendah kalori.
Nah, daripada makin penasaran, berikut beberapa makanan karbohidrat pengganti nasi khas Indonesia yang masih jarang dilirik, yang perlu Anda ketahui:
1. Kimpul
Inilah salah satu sumber karbohidrat yang belakangan sedang populer di media sosial. Kimpul adalah umbi lokal yang sudah banyak dikonsumsi sejak lama.
Cara sederhana mengolahnya adalah dengan direbus atau dikukus saja. Kimpul sendiri masih kerabat dekat dengan talas atau taro.
Dikutip dari hellosehat.com, kandungan utama kimpul adala karbohidrat dalam bentuk pati. Selain itu, dilengkapi dengan kandungan penting lainnya, seperti serat, protein, dan beberapa mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium.
Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Ternyata Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi
2. Gadung
Apakah Anda pernah makan gadung? Umbi yang satu ini juga termasuk makanan lokal yang banyak ditemukan di Indonesia, sekaligus bisa dijadikan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi.
Namun, gadung tidak bisa dimakan begitu saja. Karena umbi ini mengandung racun sianida yang berbahaya jika tidak diolah dengan benar.
Dikutip dari www.alodokter.com, gadung memiliki segudang nutrisi dalamnya yang baik untuk mendukung kesehatan.
Selain kaya akan karbohidrat, gadung juga mengandung zat besi, vitamin A, vitamin B kompleks, zinc, serta antioksidan seperti diosgenin, dioscorin, kolin, dan polisakarida.
3. Uwi
Pernahkah Anda mendengar tentang uwi? Ya, umbi yang satu ini memang tidak sepopuler singkong maupun ubi jalar.
Namun, tahukah Anda bahwa uwi adalah salah satu bahan pangan tertua di dunia, lo. Tanaman ini tumbuh merambat dengan warna kulit kecokelatan dan dagingnya yang berwarna ungu atau putih gading.
Dikutip dari jogjabenih.jogjaprov.go.id, uwi memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Kandungan proteinnya lebih tinggi daripada ubi-ubi tropin lainnya.
Selain itu juga tinggi akan karbohidrat, namun rendah gula. Kemudian, serat dan mineral di dalamnya juga tinggi, namun rendah gluten.
Cocok sekali buat jadi menu diet sehat serta manfaat istimewanya yang bisa mengendalikan diabetes, penyakit kardiovaskuler, hingga kanker.
Baca Juga: 6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya
4. Gembili
Selanjutnya adalah gembili sebagai pangan lokal sumber karbohidrat pengganti nasi yang masih jarang dilirik.
Gembili adalah umbi yang banyak ditemukan di pulau Jawa dan biasanya diolah dengan cara direbus dan dikukus untuk dijadikan camilan.
Kandungan nutrisi gembili sangatlah beragam, lo. Ada karbohidrat, serat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B6, kalium, magnesium, fosfor, zat besi, zinc, dan masih banyak lagi.
Kandungan inilah yang baik untuk mendukung kesehatan. Mulai dari menjaga kesehatan pencernaan, melindungi sel tubuh, hingga menjadi menu sehat saat diet.
5. Suweg
Kalau Anda sedang mencari tanaman lokal sumber karbohidrat, Anda wajib mencoba suweg. Tanaman ini adalah kerabat dekat dari bunga bangkai, talas, dan porang.
Suweg menjadi superfood lokal dengan segudang manfaat bagi kesehatan. Hal ini berkat kandungan karbohidrat kompleks yang cocok buat diet, serta kandungan glukomanan berupa serat larut air yang baik untuk pencernaan dan metabolisme tubuh.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Sayuran Rendah Karbohidrat untuk Diet Keto
6. Garut
Tahukah Anda tentang tanaman garut? Di beberapa daerah, namanya bisa berbeda-beda. Tapi, tanaman ini sudah dimanfaatkan sejak zaman nenek moyang, lo.
Biasanya garut ini diolah menjadi pati atau tepung garut yang kemudian bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan lezat.
Anda juga bisa memakannya setelah direbus atau dikukus. Namun, tanaman ini banyak memiliki serat yang terkadang membuat tidak nyaman di gigi. Jadi, lebih banyak yang mengolahnya menjadi tepung garut.
Garut kaya akan kandungan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral seperti folat, kalium, dan zat besi.
Garut biasanya bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan, terutama asam lambung.
7. Sukun
Terakhir ada sukun yang memiliki tekstur seperti roti. Di mana terasa padat dan mengenyangkan.
Sukun adalah sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan serat dan mikronutrien. Itulah mengapa, sukun cocok sebagi menu diet dengan indeks glikemik rendah, serta baik untuk menjaga stabilitas gula darah.
Masyarakat Indonesia biasanya mengonsumsi sukun sebagai camilan yang digoreng atau dijadikan keripik sukun. Namun, jika Anda ingin mengurangi asupan minyak, Anda bisa mengukusnya saja sudah lezat, lo.
Itulah beberapa makanan sumber karbohidrat pengganti nasi khas Indonesia yang masih jarang dilirik. Kini, Anda sudah mengetahuinya dan mulai mengonsumsinya, yuk!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News