MOMSMONEY.ID - Mengonsumsi karbohidrat lebih awal pada siang hari dapat membantu mengelola kadar gula darah dengan lebih baik dibandingkan mengonsumsinya pada malam hari. Memadukan karbohidrat dengan protein, serat, dan lemak sehat juga memperlambat proses pencernaan dan menstabilkan kadar gula darah.
Casey Wing, dokter ahli gizi menyebutkan bahwa karbohidrat adalah salah satu dari tiga makronutrien esensial bersama dengan lemak dan protein. Karbohidrat berubah menjadi glukosa atau gula di dalam tubuh.
Dilansir dari Eatingwell.com, tubuh akan mengubah glukosa menjadi energi. Olahraga ringan setelah makan seperti berjalan kaki selama 10 menit turut menurunkan lonjakan gula darah secara efektif.
Baca Juga: Lonjakan Gula Darah Sirna dengan Jam Konsumsi Makanan Manis yang Tepat
Menyantap karbohidrat pada malam hari dapat meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi dibandingkan jika mengonsumsinya lebih awal pada siang hari.
Mengapa konsumsi karbohidrat lebih awal baik untuk gula darah?
Jika biasanya mengonsumsi karbohidrat larut malam, ada baiknya mengalihkan sebagian asupan karbohidrat tersebut ke waktu yang lebih awal. Saat menyantap makan malam dengan porsi karbohidrat besar, hal ini menyebabkan lonjakan glukosa yang lebih tinggi dan berlangsung lebih lama.
Sarapan yang mengandung karbohidrat tidak meningkatkan kadar gula darah setinggi makan malam yang mengandung karbohidrat. Ada dua hal yang terjadi, tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin dan sel beta atau sel di pankreas yang memproduksi insulin melambat kinerjanya pada malam hari.
Hal ini membuat tubuh kurang efisien dalam memproses karbohidrat pada malam hari, sehingga menyebabkan kadar gula darah menjadi lebih tinggi. Menariknya, waktu sore hari jadi saat yang paling baik untuk mengonsumsi karbohidrat bagi penderita gula darah tinggi.
Urutan saat mengonsumsi karbohidrat, protein, dan sayuran dalam satu waktu makan juga memengaruhi kadar gula darah. Langkah sederhana seperti mengonsumsi karbohidrat di urutan terakhir dapat mencegah lonjakan gula darah setelah makan.
Menyantap protein dan sayuransebelum karbohidrat dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah.
Aktivitas fisik setelah makan memengaruhi gula darah
Rutinitas aktivitas fisik juga berperan dalam menentukan kapan sebaiknya Anda mengonsumsi karbohidrat. Saat mengonsumsi karbohidrat sebelum berolahraga, tubuh dapat menggunakan glukosa tersebut dengan lebih efektif.
Aktivitas fisik juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengelola kadar gula darah. Berolahraga selama 15 hingga 30 menit setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah sebelum mencapai puncaknya yang biasanya terjadi satu hingga dua jam setelah makan.
Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki selama 10 menit setelah makan dapat menurunkan kadar gula darah.
Tips mengonsumsi karbohidrat agar gula darah normal
Berikut adalah beberapa tips untuk memasukkan karbohidrat ke dalam pola makan yang ramah bagi penderita gula darah tinggi:
1. Padukan dengan protein, serat, dan lemak sehat
Mengonsumsi karbohidrat bersama protein, serat, dan lemak sehat adalah salah satu strategi paling sederhana dan efektif untuk menjaga keseimbangan gula darah. Langkah ini membantu memperlambat proses pencernaan dan pelepasan glukosa ke dalam aliran darah.
2. Prioritaskan karbohidrat kompleks
Jenis karbohidrat yang dikonsumsi juga penting. Biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan memberikan dampak yang berbeda dibandingkan jika hanya mengonsumsi karbohidrat olahan. Makanan-makanan ini merupakan contoh karbohidrat kompleks, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.
Makanan ini meningkatkan kadar gula darah secara lebih perlahan dibandingkan karbohidrat olahan seperti roti putih atau kue-kue manis.
3. Atur jadwal makan dan camilan secara teratur
Mngelola gula darah bukan hanya soal waktu konsumsi karbohidrat saja. Alih-alih mengejar waktu yang paling tepat untuk mengonsumsi karbohidrat, fokuslah pada konsistensi.
Pastikan untuk makan, mengonsumsi camilan secara teratur, serta hindari melewatkan waktu makan. Saat melewatkan waktu makan, kita cenderung makan berlebihan di waktu berikutnya dan akan memicu fluktuasi kadar gula darah.
Baca Juga: Flavonoid pada Pepaya Naikkan Sensitivitas Insulin Pasien Gula Darah Tinggi
4. Awasi isi piring
Mulailah dengan menggunakan piring berukuran 9 inci. Isi setengahnya dengan sayuran, seperempatnya dengan protein, dan seperempatnya dengan karbohidrat.
Demikian penjelasan mengenai waktu terbaik konsumsi karbohidrat untuk menjaga gula darah normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News