M O M S M O N E Y I D
Santai

Cek Kalori Makanan Hanya dengan Foto dari Aplikasi Gizi.ai

Cek Kalori Makanan Hanya dengan Foto dari Aplikasi Gizi.ai
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Mengetahui informasi kalori atau komposisi gizi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi penting dilakukan bagi mereka yang ingin hidup lebih sehat. 

Kesadaran masyarakat untuk mengecek komposisi gizi dalam makanan dan minuman meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tentu ini bukan kebetulan, melainkan memang ada kombinasi faktor teknologi, kesehatan dan gaya hidup yang mendorong tren ini.  

Pendorong utama yang membuat masyarakat kini semakin sadar untuk mengecek kandungan gizi pada makanan mereka adalah terkait kesehatan. Orang mulai sadar bahwa makanan sangat berpengaruh pada kesehatan. Kandungan gula, garam, lemak pada setiap kemasan makanan atau minuman kini menjadi lebih diperhatikan. 

Usaha masyarakat dalam mengecek komposisi gizi dalam makanan dan minuman kini bisa lebih mudah dilakukan, berkat hadirnya platform digital yang memiliki teknologi food scanner. Teknologi tersebut memungkinkan masyarakat untuk bisa mengetahui informasi gizi hanya dari memoto makanan. Atau bisa juga dengan melakuan scan barcode. 

Dengan begitu, proses cek gizi jadi cepat dan praktis. Bahkan, orang yang awalnya tidak peduli bisa ikut mencoba dengan mudah. 

Baca Juga: Berat Badan Anak Kurang? Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Stunting

Platform digital yang memberi solusi dalam urusan cek gizi ini pun bisa beroperasi lebih mulus dan lancar karena juga menggunakan teknologi kecerdasaran buatan (artificial intelligence/AI). Inovasi AI yang sedang naik daun adalah AI Food Scanner, yaitu teknologi yang mampu menganalisa kandungan gizi makanan secara otomatis hanya melalui foto. 

Salah satu platform AI Food Scanner adalah Gizi.ai. Platform ini meluncur sejak Juli 2025 dan dikembangkan Faaiz Falih selaku Founder dan CEO Gizi.ai, serta Dafau Guciano selaku Co-Founder dan External Affairs Gizi.ai. Platform ini hadir bagi masyarakat yang ingin hidup lebih sehat dan lebih sadar terhadap apa yang mereka konsumsi. 

Awal platform ini berdiri didorong oleh pengalaman pendiri platform ini yang rindu untuk bisa makan dengan lebih sehat. "Saya berasal dari Pekanbaru, banyak kuliner penuh gulai dan sambal, enak tapi tidak semata-semata sehat," kata Dafau. 

Alhasil, Faiz dan Dafau yang tengah giat mendalami pengembangan AI mencoba membuat AI nutrition tracker agar bisa mengenali makanan Indonesia dengan mudah. Analisa gizi yang Gizi.ai hadirkan menggunakan kombinasi beberapa model AI yang disesuaikan. 

Secara umum alur kerjanya bermula dari AI akan mengenali makanan dari foto atau teks, kemudian memecah komponen makanan, mengidentifikasi brand atau produk jika ada, memperkirakan porsi, lalu mengambil data gizi dari database yang terpercaya. 

Baca Juga: Ahli Gizi Ungkap 7 Manfaat Pisang bagi Kesehatan, Bikin Jantung Sehat dan Mood Baik

Sumber data yang Gizi.ai gunakan antara lain berasal dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia Kementerian Kesehatan, data nutrisi resmi dari brand makanan, serta sumber lainnya yang kredibel. 

"Tentunya Gizi.ai terus mengembangkan database gizi seperti terus mencari partner dan bekerja sama dengan brand makanan dan merchant lokal agar informasi yang diberikan semakin akurat dan relevan," kata Dafau. 

Selain itu, Gizi.ai juga selalu berinisiasi untuk berdiskusi dan berdialog dengan pihak terkait seperti Kemenkes. 

Hingga saat ini, Gizi.ai memanfaatkan WhatsApp sebagai platform utama untuk berkomunikasi dengan penggunanya. Dafau mengatakan sengaja menggunakan WhatsApp karena semua orang Indonesia sudah terbiasa menggunakannya. 

"Jadi, pengguna cukup chat seperti biasa saja, tanpa perlu belajar aplikasi baru. Orangtua yang gaptek pun bisa langsung pakai," jelas Dafau.

Baca Juga: 12 Makanan dan Minuman yang Diam-Diam Mengandung Kalori Tinggi

Selain WhatsApp, Gizi.ai juga bisa diakses melalui website. Namun, ke depan, Dafau mengatakan juga tengah dalam proses untuk meluncurkan aplikasi agar pengalaman pengguna menjadi lebih lengkap. Misalnya, dengan menghadirkan fitur pelacakan kalori yang terbakar (calorie burned) yang bisa terintegrasi dengan Apple Health atau Google Fit. 

"Jadi, pengguna bisa melihat gambaran lengkap antara asupan dan pengeluaran kalori mereka," ungkap Dafau. 

Selain itu, Gizi.ai juga ingin berkembang lebih jauh dari sekadar kalori dan makronutrien dengan memberikan informasi yang lebih spesifik untuk kondisi kesehatan tertentu seperti kolesterol, diabetes dan lainnya. 

Dari segi bisnis, pendiri Gizi.ai ingin mengembangkan platform ini agar bisa berumur panjang. Salah satu monetisasi yang dilakukan adalah memberlakukan biaya langganan. 

"Tidak ada versi gratis, semuanya berbayar, bagi saya kalau dari awal orang tidak mau membayar, berarti produknya belum cukup valuable, oleh sebab itu kami fokus membangun produk yang benar-benar digunakan dan dihargai oleh pengguna," jelas Dafau. 

Sejauh ini, Gizi.ai dijakankan secara bootstrap tanpa pendanaan dari investor atau venture capital, sehingga operasional yang terjadi harus dibuat efisien. Dengan begini, pendiri Gizi.ai bisa memiliki kontrol penuh dan memastikan bisnis berjalan secara berkelanjutan. 

Dafau pun merasakan pertumbuhan bisnis Gizi.ai cukup cepat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin sadar terhadap kesehatan, khususnya terkait gizi dalam makanan. 

Ke depan, Dafau melihat gaya hidup sehat ini akan menjadi tren, tidak hanya Indonesia tapi secara global.  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Desak Made Rita Sabet Medali Emas ke-4 untuk Indonesia, Pecahkan Rekor Asia

Altet panjat tebing putri Indonesia Desak Made Rita menyabet medali emas Asian Games 2026 dari cabang sport climbing nomor women's speed 4.

10 Makanan Terbaik untuk Diet Golongan Darah A yang Bantu Optimalkan Kesehatan Tubuh

Ketahui berbagai pilihan sayur, buah, hingga sumber protein yang aman dikonsumsi saat menjalani diet golongan darah A untuk menjaga kesehatan  

Cara Bayar QRIS di myBCA dari Galeri, Lebih Mudah Gak Perlu Scan Ulang Lagi

Bayar QRIS di myBCA kini lebih praktis dari galeri. Cukup bagikan gambar QRIS, cek detail transaksi, lalu bayar.   

Sprei atau Cat Dulu? Ini Urutan Menata Kamar Tidur yang Elegan Menurut Pakar

Bingung mau pilih cat atau sprei dulu saat menata ulang kamar tidur? Berikut rekomendasi dari para ahli yang bisa kamu coba.​  

Sibuk Seharian? Ketahui 5 Manfaat Olahraga Malam untuk Kualitas Tidur dan Tubuh Bugar

Kenali berbagai manfaat olahraga malam, mulai dari meredakan stres, mengatasi ketegangan otot, hingga meningkatkan kualitas tidur.  

Ruang Tamu Era 70-an Kembali Tren, Begini Cara Menyesuaikan di Rumahmu

Ruang tamu era 70-an kembali populer. Kenali conversation pit, kelebihan, kekurangan, dan tips membuatnya aman di Rumah Anda.​

Jangan Langsung Rebahan! Lakukan 5 Hal Ini setelah Makan Malam agar Pencernaan Lancar

Hindari kebiasaan langsung tidur setelah makan malam agar pencernaan tetap lancar dan terhindar dari risiko penumpukan lemak tubuh.

10 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (1/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (1/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini termasuk Jakarta.

Dana Darurat atau Tabungan Emas? Begini Cara Memilih Diantara Keduanya

Dana darurat atau tabungan emas dulu? Pahami urutannya agar uang tetap siap saat dibutuhkan dan aset bisa dibangun bertahap.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/10), Hujan Lebat Turun di 15 Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 1 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.