MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa makanan dan minuman yang diam-diam mengandung kalori tinggi. Apa sajakah itu?
Kalori sering kali dikaitkan dengan makanan berat atau hidangan berlemak. Padahal, tidak sedikit makanan dan minuman sehari-hari yang tampak ringan justru menyimpan kalori cukup tinggi. Tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi jenis makanan ini dapat membuat asupan energi harian melebihi kebutuhan tubuh.
Ketika kalori yang masuk lebih besar dibandingkan yang digunakan, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan hingga obesitas.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali sumber kalori tersembunyi agar dapat mengatur pola makan dengan lebih bijak.
Baca Juga: Tubuh Lemas? Ini 6 Tanda Kekurangan Kalori Saat Puasa
Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang diam-diam mengandung kalori tinggi:
1. Soda
Soda merupakan salah satu minuman paling banyak dikonsumsi, tetapi hampir tidak memiliki nilai gizi. Kandungan gula yang sangat tinggi membuat soda menyumbang kalori besar tanpa memberikan rasa kenyang.
Minum soda secara rutin dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, perlemakan hati, dan obesitas. Mengganti soda dengan air putih atau air soda tanpa gula bisa membantu mengurangi asupan kalori.
2. Permen
Permen mengandung banyak gula dan kalori, tetapi hampir tidak mengandung protein atau serat. Karena tidak membuat kenyang, permen sangat mudah dikonsumsi berlebihan.
Konsumsi gula tambahan yang tinggi dalam jangka panjang berkaitan dengan peningkatan berat badan, lingkar pinggang, dan risiko obesitas. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih buah segar yang rasanya manis alami dan lebih mengenyangkan.
3. Minuman kopi spesial
Kopi hitam relatif aman dari segi kalori, tetapi minuman kopi dengan tambahan sirup, susu full cream, dan whipped cream bisa mengandung gula dan kalori yang sangat tinggi.
Jika dikonsumsi rutin, minuman ini dapat memicu kenaikan berat badan dan masalah gula darah. Saat membuat kopi sendiri, penting untuk memperhatikan jumlah krimer dan pemanis yang digunakan.
4. Smoothie dan protein shake
Smoothie dan protein shake bisa sehat jika dibuat dari bahan alami. Namun, produk siap saji atau yang dibeli di luar sering mengandung sirup gula dan pemanis tambahan.
Cara terbaik untuk mengontrol kalori adalah dengan membuat smoothie sendiri di rumah dan membatasi penggunaan gula tambahan.
Baca Juga: Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba
5. Kue dan bagel
Kue kering, donat, dan bagel umumnya terbuat dari karbohidrat olahan yang rendah serat dan protein. Jenis makanan ini dapat membuat gula darah cepat naik dan turun, sehingga Anda mudah lapar kembali. Mengganti menu sarapan dengan makanan tinggi protein dapat membantu kenyang lebih lama.
6. Minuman energi
Minuman energi biasanya mengandung gula dan kafein dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman ini dapat menyebabkan kelebihan kalori, asupan gula berlebih, serta efek samping seperti gelisah dan jantung berdebar. Membatasi konsumsi kafein harian sangat disarankan untuk menjaga kesehatan.
7. Alkohol
Minuman beralkohol menyumbang kalori tambahan yang sering tidak disadari. Konsumsi alkohol berlebihan berkaitan dengan peningkatan berat badan dan lingkar pinggang, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk gangguan hati.
8. Makanan cepat saji
Makanan cepat saji memang praktis, tetapi biasanya tinggi kalori, garam, lemak, dan gula. Jika terlalu sering dikonsumsi, makanan ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung. Sebaiknya makanan cepat saji hanya dikonsumsi sesekali.
Baca Juga: 13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet
9. Keripik dan camilan
Keripik dan camilan olahan mudah dimakan dalam jumlah besar karena rendah protein dan serat. Akibatnya, kalori bisa masuk berlebihan tanpa rasa kenyang. Pilihan camilan yang lebih baik adalah makanan tinggi protein dan serat.
10. Pemanis dan bumbu
Gula, madu, saus, dan dressing salad sering digunakan tanpa disadari jumlahnya. Padahal, kalori dari pemanis dan bumbu bisa bertambah cepat jika digunakan berlebihan. Mengontrol porsi sangat penting untuk mencegah asupan kalori berlebih.
11. Yogurt beku
Yogurt beku sering dianggap lebih sehat daripada es krim. Namun, tambahan topping manis seperti permen dan saus cokelat dapat membuat kalorinya melonjak tinggi. Memilih topping buah segar adalah pilihan yang lebih bijak.
12. Trail mix
Trail mix bisa menjadi camilan bernutrisi, tetapi kalorinya cukup padat. Porsi kecil saja sudah mengandung kalori tinggi, sehingga mudah berlebihan jika tidak memperhatikan takaran. Pilih trail mix tanpa tambahan permen dan batasi porsinya agar asupan kalori tetap terkontrol.
Baca Juga: 4 Buah Tinggi Kalori yang Harus Dibatasi Saat Diet, Wajib Tahu!
Nah, itu tadi beberapa makanan dan minuman yang diam-diam mengandung kalori tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News