MOMSMONEY.ID - Sudah dapat cokelat untuk Hari Valentine? Sudah tahu manfaat cokelat untuk kesehatan tubuh dan mental? Yuk, cari tahu di artikel ini.
Cokelat jadi kado Valentine yang paling banyak diberikan pada pasangan maupun orang terkasih. Selain manis, ternyata cokelat juga punya manfaat yang baik, lo.
“Sekitar 380 zat kimia yang diketahui telah dideskripsikan dalam kakao, dan di antaranya adalah fitokimia fenolik, yang telah diselidiki secara intensif untuk mengetahui kemampuan antioksidannya,” kata ahli gizi Laura Parada kepada Vogue.
“Selain itu, dalam beberapa penelitian telah diamati bahwa kakao murni mengandung total fenolik yang jauh lebih tinggi dan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan teh hitam dan teh hijau.” tambahnya.
Jangan sampai lupa dimakan, inilah beberapa manfaat makan cokelat yang banyak diberikan sebagai kado Valentine.
Baca Juga: Bukan Cokelat, Berikan 8 Kado Valentine Paling Tak Terduga Ini
Mengurangi kolesterol jahat
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan, konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL), yang juga dikenal sebagai “kolesterol jahat.
Konsumsi rutin cokelat batangan yang mengandung sterol nabati (PS) dan flavanol kakao (CF), sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.
Memperbaiki fungsi otak
Flavonol adalah kandungan yang paling banyak ditemukan pada cokelat hitam. Kandungan ini memiliki dampak positif pada fungsi otak. Termasuk memperbaiki respons reaksi yang lebih baik, kesadaran visual-spasial, dan memori yang lebih kuat.
Meskipun penelitian masih berlangsung, salah satu alasannya adalah karena flavonol meningkatkan aliran darah ke otak.
Meningkatkan stamina
Melansir dari laman Hopkins Medicine, kandungan epicatechin dalam cokelat bisa membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dalam darah.
Di mana proses tersebut mendukung sirkulasi dan mengurangi jumlah oksigen yang digunakan saat berolahraga. Maka dari itu saat seorang atlet melakukan olahraga dengan intensitas sedang, cokelat kerap dikonsumsi untuk menambah stamina.
Hal ini memungkinkan atlet untuk mempertahankan intensitas latihan lebih lama.
Baca Juga: Rayakan Valentine Pertama? Coba Beri 5 Kado Ini biar Tidak Canggung
Mencegah penyakit jantung
Siapa yang menyangka jika mengonsumsi cokelat bisa menurunkan risiko terkena penyakit serangan jantung. Sebuah penelitian yang dikutip dari laman Medical News Today menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat bisa membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga sepertiganya.
Antioksidan dalam cokelat terbukti dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penggumpalan darah dan meningkatkan sirkulasi darah ke jantung. Sehingga menurunkan risiko stroke, penyakit jantung koroner, dan kematian akibat penyakit jantung.
Mengurangi stres
Cokelat kerap dikonsumsi untuk memperbaiki mood buruk menjadi lebih baik. Kebanyakan orang yang makan cokelat merasakan manfaat stres berkurang.
Para peneliti pun telah mengonfirmasi bahwa setelah makan cokelat, terjadi penurunan kadar hormon stres kortisol. Hal ini mungkin terkait dengan efek cokelat, terutama cokelat hitam, terhadap kesehatan jantung, karena stres merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Melindungi kulit
Komponen biji kakao memiliki efek fotoprotektif, artinya membantu melindungi terhadap efek berbahaya sinar UV, menurut Frances Largeman-Roth, ahli diet terdaftar dan penulis, mengatakan kepada TODAY.com.
Penelitian menunjukkan flavanol kakao dapat membantu meningkatkan aliran darah, membantu kulit Anda terlihat lebih baik. Cokelat hitam juga dapat membantu kulit Anda tetap terhidrasi karena mengandung asam lemak.
Itulah tadi beberapa manfaat cokelat yang Anda peroleh saat Valentine dan ternyata baik bagi kesehatan.
Selanjutnya: Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Selamatkan Industri Tekstil Nasional
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News