M O M S M O N E Y I D
Santai

Bukan Sekadar Manis, Ini 6 Manfaat Kesehatan Cokelat Bagi Kesehatan Anda

Bukan Sekadar Manis, Ini 6 Manfaat Kesehatan Cokelat Bagi Kesehatan Anda
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Sudah dapat cokelat untuk Hari Valentine? Sudah tahu manfaat cokelat untuk kesehatan tubuh dan mental? Yuk, cari tahu di artikel ini.

Cokelat jadi kado Valentine yang paling banyak diberikan pada pasangan maupun orang terkasih. Selain manis, ternyata cokelat juga punya manfaat yang baik, lo.

“Sekitar 380 zat kimia yang diketahui telah dideskripsikan dalam kakao, dan di antaranya adalah fitokimia fenolik, yang telah diselidiki secara intensif untuk mengetahui kemampuan antioksidannya,” kata ahli gizi Laura Parada kepada Vogue.

“Selain itu, dalam beberapa penelitian telah diamati bahwa kakao murni mengandung total fenolik yang jauh lebih tinggi dan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan teh hitam dan teh hijau.” tambahnya.

Jangan sampai lupa dimakan, inilah beberapa manfaat makan cokelat yang banyak diberikan sebagai kado Valentine.

Baca Juga: Bukan Cokelat, Berikan 8 Kado Valentine Paling Tak Terduga Ini

Mengurangi kolesterol jahat

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan, konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL), yang juga dikenal sebagai “kolesterol jahat.

Konsumsi rutin cokelat batangan yang mengandung sterol nabati (PS) dan flavanol kakao (CF), sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.

Memperbaiki fungsi otak

Flavonol adalah kandungan yang paling banyak ditemukan pada cokelat hitam. Kandungan ini memiliki dampak positif pada fungsi otak. Termasuk memperbaiki respons reaksi yang lebih baik, kesadaran visual-spasial, dan memori yang lebih kuat.

Meskipun penelitian masih berlangsung, salah satu alasannya adalah karena flavonol meningkatkan aliran darah ke otak.

Meningkatkan stamina

Melansir dari laman Hopkins Medicine, kandungan epicatechin dalam cokelat bisa membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dalam darah.

Di mana proses tersebut mendukung sirkulasi dan mengurangi jumlah oksigen yang digunakan saat berolahraga. Maka dari itu saat seorang atlet melakukan olahraga dengan intensitas sedang, cokelat kerap dikonsumsi untuk menambah stamina.

Hal ini memungkinkan atlet untuk mempertahankan intensitas latihan lebih lama.

Baca Juga: Rayakan Valentine Pertama? Coba Beri 5 Kado Ini biar Tidak Canggung

Mencegah penyakit jantung

Siapa yang menyangka jika mengonsumsi cokelat bisa menurunkan risiko terkena penyakit serangan jantung. Sebuah penelitian yang dikutip dari laman Medical News Today menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat bisa membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga sepertiganya.

Antioksidan dalam cokelat terbukti dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penggumpalan darah dan meningkatkan sirkulasi darah ke jantung. Sehingga menurunkan risiko stroke, penyakit jantung koroner, dan kematian akibat penyakit jantung.

Mengurangi stres

Cokelat kerap dikonsumsi untuk memperbaiki mood buruk menjadi lebih baik. Kebanyakan orang yang makan cokelat merasakan manfaat stres berkurang.

Para peneliti pun telah mengonfirmasi bahwa setelah makan cokelat, terjadi penurunan kadar hormon stres kortisol. Hal ini mungkin terkait dengan efek cokelat, terutama cokelat hitam, terhadap kesehatan jantung, karena stres merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Melindungi kulit

Komponen biji kakao memiliki efek fotoprotektif, artinya membantu melindungi terhadap efek berbahaya sinar UV, menurut Frances Largeman-Roth, ahli diet terdaftar dan penulis, mengatakan kepada TODAY.com.

Penelitian menunjukkan flavanol kakao dapat membantu meningkatkan aliran darah, membantu kulit Anda terlihat lebih baik. Cokelat hitam juga dapat membantu kulit Anda tetap terhidrasi karena mengandung asam lemak.

Itulah tadi beberapa manfaat cokelat yang Anda peroleh saat Valentine dan ternyata baik bagi kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.