M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Tips Memilih Cokelat Hitam yang Paling Sehat

9 Tips Memilih Cokelat Hitam yang Paling Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips memilih cokelat hitam yang paling sehat yang bisa Anda coba terapkan.

Cokelat hitam sering disebut sebagai camilan yang lebih sehat dibandingkan cokelat susu atau cokelat putih. Kandungan kakao yang tinggi membuat cokelat hitam kaya antioksidan, flavonoid, dan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, tidak semua cokelat hitam di pasaran benar-benar menyehatkan. Ada produk yang terlihat sehat di kemasan, tetapi ternyata mengandung gula tinggi atau bahan tambahan yang kurang baik untuk tubuh.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara memilih cokelat hitam yang paling sehat agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Selai Kacang yang Paling Sehat, Apa Saja?

Melansir dari laman Health, berikut beberapa tips memilih cokelat hitam yang paling sehat:

1. Pilih cokelat dengan minimal 70% kakao

Semakin tinggi persentase kakao, biasanya semakin baik kualitas cokelatnya. Kandungan kakao yang tinggi berarti gula dan bahan tambahan lainnya lebih sedikit. Selain itu, cokelat dengan kakao tinggi juga mengandung lebih banyak serat, zat besi, dan magnesium yang baik untuk tubuh.

2. Batasi kandungan gula tambahan

Hampir semua cokelat hitam tetap mengandung gula, tetapi jumlahnya sebaiknya tidak terlalu tinggi. Idealnya, pilih cokelat dengan gula 8 gram atau kurang per porsi. Anda juga bisa mempertimbangkan produk yang menggunakan pemanis alami seperti gula kelapa atau kurma.

3. Periksa daftar bahan dan pastikan singkat serta jelas

Bahan pertama yang tercantum seharusnya adalah kakao. Hindari cokelat yang mengandung pemanis buatan, sirup jagung fruktosa tinggi, atau terlalu banyak bahan kimia. Cokelat hitam berkualitas biasanya hanya terdiri dari kakao, mentega kakao, dan sedikit pemanis atau vanila.

Baca Juga: Tips Makan Sehat untuk Stabilkan Gula Darah dari Dokter, Intip di sini!

4. Waspadai kandungan logam berat

Beberapa produk cokelat, terutama cokelat hitam, bisa mengandung jejak logam berat seperti kadmium dan timbal. Tidak ada cara pasti untuk menghindarinya, tetapi Anda bisa membatasi konsumsi dan memilih cokelat dengan persentase kakao yang tidak terlalu ekstrem, misalnya sekitar 70%.

5. Hindari cokelat hitam yang mengandung susu

Cokelat hitam asli umumnya tidak mengandung susu. Jika ada tambahan susu, kualitas dan manfaat kesehatannya bisa berkurang, terutama bagi Anda yang sensitif terhadap produk susu.

6. Perhatikan kandungan seratnya

Cokelat hitam ternyata bisa menjadi sumber serat yang cukup baik. Dalam 1 ons cokelat hitam dengan kakao 70 sampai 85%, terkandung lebih dari 3 gram serat yang membantu pencernaan dan rasa kenyang.

Baca Juga: 12 Tips Diet Sehat dan Cepat agar Berat Badan Turun

7. Pilih cokelat non-alkali

Cokelat yang diproses dengan metode alkali atau dikenal sebagai Dutch process memang rasanya lebih lembut, tetapi kandungan antioksidan dan flavonoidnya lebih rendah. Jika tujuan Anda mengonsumsi cokelat hitam untuk kesehatan, sebaiknya hindari jenis ini.

8. Hati-hati dengan tambahan topping atau isian

Tambahan seperti karamel, nougat, atau selai kacang memang menggugah selera, tetapi biasanya meningkatkan kadar gula dan kalori. Untuk pilihan yang lebih sehat, cokelat hitam polos tetap menjadi pilihan terbaik.

9. Pertimbangkan memilih cokelat organic

Tanaman kakao sering dibudidayakan dengan pestisida. Memilih cokelat berlabel organik dapat membantu mengurangi paparan bahan kimia berbahaya. Anda bisa mencari label organik resmi pada kemasan sebagai panduan.

Baca Juga: 10 Tips Panjang Umur dengan Menerapkan Pola Makan Sehat ala Jepang

Itulah beberapa tips memilih cokelat hitam yang paling sehat. Semoga membantu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Kesemutan? Waspadai Gejala Saraf Kejepit, Ini 8 Cara Efektif Mencegahnya

Nyeri punggung dan tangan kesemutan bisa jadi tanda saraf kejepit. Ketahui strategi pencegahannya secara tepat untuk mengurangi risiko seriusnya.

Net Sell Mencapai Rp 759 Miliar, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing (3/8)

Tercatat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) Rp 759 miliar di pasar reguler. 

Bukan Cuma Kolesterol Tinggi, Makan Mie Instan juga Picu Berbagai Penyakit!

Minyak penggorengan yang dipakai mie instan kaya lemak trans yang menurunkan kolesterol baik. Cek dampaknya pada pembuluh darah di sini.

Spesial Kemerdekaan! Serbu Promo A&W Sharing Meal Paket Ramean Mulai 100 Ribuan

Kumpul bareng teman atau keluarga kini lebih terjangkau dengan memanfaatkan promo A&W Sharing Meal berisikan menu paket lengkap yang lebih hemat.  

Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Kandungan karbohidrat dalam susu sapi terurai menjadi gula di darah. Pelajari jam konsumsi dan pilihan alternatifnya di sini.

Promo HokBen x Yup Kemerdekaan, Ada Harga Spesial Rp 4.100 & Diskon hingga 50%

Sambut HUT RI ke-81 dengan promo HokBen kolaborasi Yup yang menawarkan harga spesial Rp 4.100 dan diskon hingga 50%.

Daya Baterai 7000mAh Realme GT 7T Siap Libas Sesi Gaming Seharian

Baterai jumbo 7000mAh dan fast charging 120W kini hadir di Realme GT 7T. Cari tahu ketahanan performanya untuk gaming seharian di sini.

Serum Vitamin C: Pemakaian Rutin Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Kulit Kusam

Pemakaian rutin serum vitamin C ampuh menyamarkan flek hitam dan kusam. Pelajari cara memilih produk yang tepat di artikel ini.  

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​