M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manfaat Ubi Cilembu untuk Diet dan Tips Konsumsinya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lo, manfaat ubi cilembu dan tips konsumsinya. Pejuang diet, yuk, merapat!

Ubi cilembu bukan sekadar camilan manis yang lezat. Popularitasnya bukan tanpa alasan. Selain rasanya yang menggoda, ubi cilembu kaya akan nutrisi penting dan memiliki manfaat signifikan untuk mereka yang sedang menjalani program diet.

Bagi banyak orang yang berupaya menurunkan berat badan, ubi sering kali menjadi pilihan karbohidrat pengganti nasi. Namun, beberapa orang mungkin masih ragu karena berpikir semua makanan manis mengandung gula tinggi dan tidak bagus untuk diet.

MomsMoney akan membahas manfaat ubi cilembu untuk diet dan tips konsumsinya di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: 6 Resep Infused Water untuk Diet yang Mudah Dibuat, Mau Coba?

Manfaat ubi cilembu untuk diet

Ubi cilembu mengandung serat tinggi, terutama serat larut yang dapat membentuk gel di saluran pencernaan. Gel ini memperlambat proses pencernaan sehingga kita merasa kenyang lebih lama dan otomatis membuat kita makan lebih sedikit. Hal ini tentu sangat membantu bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Mengutip Healthline, penurunan berat badan terjadi ketika tubuh berada dalam kondisi defisit kalori, yaitu mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar. Karena ubi cilembu membuat kenyang lebih lama, konsumsinya bisa membantu mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh.

Selain itu, ubi jalar mentah, termasuk ubi cilembu, mengandung sekitar 77% air dan 13% serat. Ini berarti meski kalorinya relatif rendah, ubi tetap bisa memberikan rasa kenyang dan energi yang bertahan lama.

Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi serat secara rutin selama setahun dapat membantu menurunkan berat badan sekitar 5% dari berat awal. Studi lain menemukan, mengganti satu kali makan dengan makanan berbahan ubi jalar bisa menurunkan berat badan, lemak tubuh, dan lingkar lengan hingga 5%.

Jadi, ubi cilembu memang bermanfaat untuk diet. Seratnya membantu kenyang lebih lama, mengurangi makan berlebih, dan mendukung penurunan berat badan.

Baca Juga: 5 Alasan Makan Buah Naga Bagus untuk Diet

Tips konsumsi ubi cilembu saat diet

Agar manfaatnya optimal untuk diet, berikut ini tips konsumsi ubi cilembu saat diet:

1. Hindari menggoreng

Menggoreng ubi menambah kalori karena minyak yang terserap. Jika tujuan Anda menurunkan berat badan, sebaiknya konsumsi ubi cilembu yang dipanggang atau direbus, bukan digoreng.

2. Rebus untuk indeks glikemik lebih rendah

Indeks glikemik (GI) menunjukkan seberapa cepat makanan menaikkan gula darah. Semakin rendah GI, semakin stabil pengaruhnya terhadap gula darah.

Ubi yang direbus selama 30 menit memiliki GI sekitar 46 (rendah), sedangkan panggang 45 menit bisa melonjak sampai 94 (tinggi). Jadi, merebus ubi lebih dianjurkan bagi yang ingin mengontrol gula darah dan berat badan.

3. Perhatikan porsi

Meskipun sehat, konsumsi ubi cilembu berlebihan tetap bisa menambah kalori dan berat badan. Diet yang efektif bukan hanya soal memilih makanan sehat, tapi juga mengatur porsi dan diimbangi dengan olahraga rutin.

Baca Juga: Begini Cara Diet Tanpa Olahraga Menurut Riset untuk Turunkan Berat Badan

Itulah pembahasan tentang manfaat ubi cilembu untuk diet dan tips konsumsinya. Ubi cilembu merupakan pilihan karbohidrat sehat untuk diet karena kaya serat yang membuat kenyang lebih lama dan membantu mengurangi asupan kalori.

Mengonsumsi ubi ini dengan cara direbus serta menjaga porsinya dapat mendukung penurunan berat badan dan menjaga kestabilan gula darah. Dengan memperhatikan cara pengolahan dan porsi, ubi cilembu bisa menjadi teman diet yang lezat dan menyehatkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.