MOMSMONEY.ID - Investor pemegang saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), bersiaplah menadah rezeki dari pembagian dividen. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin (9/3/), BNI menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 13,03 triliun.
Dividen tersebut setara 65% dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,04 triliun.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan resminya, mengatakan keputusan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan untuk tetap memberikan nilai optimal kepada pemegang saham sekaligus menjaga fundamental perusahaan melalui penguatan struktur permodalan.
Mengutip Bursa Efek Indonesia (BEI) ada 36,92 miliar saham beredar BBNI saat ini. Dengan rencana di atas, maka dividen yang akan dibagikan sekitar Rp 352 per saham.
Jika harga BBNI pada Senin (9/3) di harga Rp 4.290, maka potensi yield dari saham ini mencapai 8,2%.
Baca Juga: Perang Iran Akan Berakhir? Simak Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (10/3)
Nah, jika tertarik membeli saham BBNI, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan untuk entry pembelian di harga Rp 4.180 - 4.290. Pertimbangkan cut loss di harga Rp 4.100 per saham. Namun, rekomendasi ini bukan ajakan untuk beli atau jual BBNI, ya. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Sinarmas Sekuritas (10/3)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News