MOMSMONEY.ID - Cara minum obat asam urat saat puasa yang benar tentu akan sangat bermanfaat untuk banyak orang.
Neny Triastuti, dokter dan dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, menyebutkan bahwa obat yang dikonsumsi sekali sehari dapat diminum saat subuh atau berbuka puasa.
Sedangkan, untuk obat yang diminum dua kali sehari bisa dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Selanjutnya, jika Anda mendapatkan resep obat tiga kali sehari bisa minta rekomendasi dokter untuk mengganti sediaan obat atau jenis obat lain yang mampu bekerja lebih lama.
Selain itu, pasien bisa mengonsumsi obat saat waktu berbuka puasa, pukul 11 malam dan saat makan sahur. Allopurinol sebagai obat asam urat tersedia dalam bentuk tablet 100 mg hingga 300 mg yang dapat diminum setiap hari.
Dilansir dari Nhs.uk, pasien biasanya akan memulai dengan dosis allopurinol yang rendah. Tetapi jika kadar asam urat tidak segera turun maka dokter akan meningkatkan dosisnya.
Baca Juga: Pemicu Asam Urat Tinggi: Hindari Minuman Manis Ini, Nyeri Sendi Minggir
Cara mengonsumsi obat asam urat yang tepat
Telan tablet allopurinol dengan air, idealnya dikonsumsi setelah makan. Dokter akan meresepkannya sebanyak sekali sehari, tetapi jika mengonsumsi dosis tinggi, dokter akan membagi dosisnya menjadi dua kali sehari.
Dokter akan menyarankan pasien yang mengonsumsi allopurinol untuk minum banyak air putih. Usahakan untuk minum 2 hingga 3 liter cairan setiap hari.
Anda dapat mengonsumsi allopurinol kapan saja sepanjang hari. Namun, usahakan untuk mengonsumsi dosis pada waktu yang sama setiap hari.
Jadi, jika Anda diresepkan allopurinol satu kali sehari maka bisa diminum saat sahur atau buka puasa saja. Akan tetapi, bila diresepkan dua kali sehari bisa dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.
Mengapa obat allopurinol ini diresepkan oleh dokter?
Allopurinol digunakan untuk mengobati asam urat. Obat ini juga biasa digunakan untuk mengobati kadar asam urat tinggi yang menumpuk dalam darah saat tumor pecah pada penderita kanker jenis tertentu yang sedang menjalani pengobatan kemoterapi.
Obat ini juga digunakan untuk mengobati batu ginjal yang kambuh pada penderita dengan kadar asam urat tinggi dalam urin. Allopurinol termasuk dalam kelas obat yang disebut penghambat xantin oksidase.
Obat ini bekerja dengan mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan serangan asam urat atau batu ginjal.
Allopurinol digunakan untuk mencegah serangan asam urat, bukan untuk mengobatinya setelah terjadi.
Baca Juga: Bahaya Dehidrasi: Asam Urat Bisa Melonjak, Cek Faktor Penyebab Lainnya Juga
Tips tambahan saat mengonsumsi obat asam urat
Allopurinol tersedia dalam bentuk tablet untuk diminum. Biasanya diminum satu atau dua kali sehari, sebaiknya setelah makan, untuk membantu mengingat waktu minumnya, konsumsilah pada waktu yang sama setiap hari.
Ikuti petunjuk pada label resep dengan cermat, mintalah dokter atau apoteker untuk menjelaskan bagian yang tidak Anda mengerti. Minumlah allopurinol tepat seperti yang diarahkan.
Jangan minum lebih banyak atau lebih sedikit dari yang diresepkan oleh dokter Anda. Dokter biasanya akan memulai pengobatan dengan dosis allopurinol yang rendah dan secara bertahap meningkatkan dosisnya.
Sekian cara minum obat asam urat saat puasa yang benar, semoga membantu.
Selanjutnya: Merdeka Copper Gold (MDKA) Percepat Tambang Emas Pani di Tengah Kemilau Harga Emas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News