MOMSMONEY.ID - Menjadi mahasiswa baru bukan hanya soal beradaptasi dengan lingkungan kampus dan mengejar nilai.
Sejak awal kuliah, ada beberapa hal yang perlu mulai disiapkan agar lebih siap menghadapi dunia kerja, termasuk persaingan di level ASEAN.
Nah, berikut lima bekal yang bisa mulai dibangun mahasiswa sejak duduk di bangku kuliah.
Jangan hanya fokus pada nilai
Mahasiswa juga perlu mencari pengalaman selama kuliah. Pengalaman bisa didapat lewat organisasi, proyek, kegiatan sosial, hingga magang.
Kepala Bisnis Baru untuk Pasar Indonesia di LinkedIn Lanny Wijaya mengatakan, memiliki akun LinkedIn baru menjadi langkah awal.
Mahasiswa juga perlu membangun pengalaman dan rekam jejak yang menunjukkan bahwa mereka mampu menyelesaikan sesuatu.
Baca Juga: 5 Tips Atur Uang Bagi Mahasiswa supaya Tetap Hemat di Rantauan
Mulai bangun koneksi sejak kuliah
Jangan membatasi pertemanan hanya dengan teman satu kampus atau satu daerah.
Berkenalan dengan orang dari berbagai negara dan latar belakang dapat membantu mahasiswa mengenal cara pandang yang berbeda.
Duta Besar Australia untuk ASEAN Tiffany McDonalds mendorong mahasiswa membangun koneksi lintas batas.
“Masa depan ASEAN berada di tangan generasi kalian. Bangun koneksi lintas batas agar hubungan diplomatik dapat terus dirayakan,” ujarnya dalam keteeangan resmi Selasa (8/9).
Jangan berhenti belajar
Kuliah bukan berarti proses belajar selesai. Mahasiswa perlu tetap mau mempelajari hal baru dan terbuka terhadap masukan.
Wakil Rektor Universiti Utara Malaysia Prof. Dr. Ahmad Martadha mengingatkan, kepemimpinan dimulai dari kemauan untuk belajar, termasuk belajar menjadi pengikut yang baik sebelum menjadi pemimpin.
Baca Juga: Bukan Hanya Akademik, Ini Bekal yang Dibutuhkan Mahasiswa untuk Berprestasi
Jaga kepercayaan
Kemampuan teknis memang penting, tetapi karakter juga tidak kalah penting. Mahasiswa perlu belajar menjadi pribadi yang bisa dipercaya, bertanggung jawab dan menepati janji.
Paul Luo, Co-Founder dan Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Investama dan PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk sekaligus alumni President University, menekankan pentingnya membangun kepercayaan.
Menurutnya, keterampilan teknis dapat dipelajari, tetapi karakter membutuhkan waktu untuk dibangun.
Biasakan melihat masalah dari sudut pandang yang lebih luas
Persoalan di Indonesia bisa berkaitan dengan kondisi di negara lain. Karena itu, mahasiswa perlu terbiasa melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang.
Kepala Kantor Koordinator Residen PBB di Indonesia Matthew Johnson-Idan bilang, persoalan regional maupun global membutuhkan cara berpikir yang melampaui batas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News