MOMSMONEY.ID - Asam Urat Tinggi terjadi karena adanya kadar purin yang melebihi batas normal dalam tubuh. Gejala serangan asam urat meliputi perubahan warna, nyeri hebat, dan kekakuan pada persendian.
Jika tidak diobati, efek asam urat pada tubuh dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh. Dr. Seema, dokter keluarga menyampaikan bahwa asam urat terbentuk dari penguraian kimiawi makanan tertentu.
Oleh karena itu, pola makan seseorang harus menjadi fokus utama untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Yuk, cari tahu makanan yang harus dibatasi dan makanan yang baik untuk pasien asam urat yang bersumber dari Lalpathlabs.com:
Baca Juga: Asam Urat Kumat? 14 Pengobatan Rumahan Ini Kunci Redakan Nyeri Lutut
Makanan harus dibatasi untuk menurunkan asam urat
Berikut adalah makanan yang harus dibatasi untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh:
1. Batasi asupan makanan kaya purin
Makanan tertentu mengandung kadar purin yang lebih tinggi dan dipecah oleh tubuh dan diubah menjadi asam urat. Mengurangi asupan produk makanan kaya purin seperti daging merah dan seafood bisa membantu mengurangi pembentukan asam urat.
2. Batasi asupan gula
Fruktosa adalah gula alami yang melepaskan purin saat dipecah. Purin ini berkontribusi pada peningkatan asam urat dalam tubuh yang menyebabkan nyeri di sendi.
Madu, gula, sirup jagung, dan minuman ringan mengandung fruktosa yang harus dihindari. Sebagai gantinya, cobalah untuk makan lebih banyak makanan sehat dan puaskan keinginan akan gula dengan buah-buahan alami dan air.
5 Makanan yang membantu menurunkan asam urat secara alami
Kelebihan asam urat dapat menyebabkan kondisi peradangan yang disebut asam urat. Mengurangi kadar asam ini secara efektif membantu meminimalkan nyeri asam urat.
1. Kurma
Kurma adalah buah berwarna gelap dan lengket dengan rasa seperti karamel yang rendah purin. Kurma sangat baik untuk mengobati asam urat karena kandungan serat dan kaliumnya yang tinggi.
Kandungan tersebut meningkatkan kadar pH dalam urin dan membantu ginjal membuang purin untuk mengurangi gejala asam urat.
Cara mengonsumsi kurma cukup celupkan ke dalam selai almond, tambahkan dengan sedikit cokelat hitam atau konsumsi selai kurma.
2. Kacang kenari
Kacang kenari kaya akan asam lemak, protein dan omega-3 yang jadi agen antiinflamasi untuk mengurangi pembengkakan akibat asam urat. Kacang kenari juga mengandung kesembilan asam amino esensial yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan.
Cara mengonsumsi kacang kenari cukup ditaburkan ke dalam salad dan dicincang ke dalam roti panggang gandum utuh.
3. Kacang almond
Kacang almond adalah kacang yang manis dan lembut yang mengandung magnesium. Kekurangan mineral magnesium dapat memicu peradangan yang memperburuk gejala asam urat.
Mengonsumsi cukup almond dalam makanan akan menurunkan kadar asam urat dan meningkatkan aliran darah untuk membantu ginjal membuang penumpukan asam urat. Cara mengonsumsi almond cukup mudah, celupkan ke dalam cokelat hitam atau konsumsi selai almond.
4. Kacang mete
Kacang mete efektif dalam mengurangi LDL (lipid densitas rendah) yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan asam urat. Ketika kolesterol terlalu tinggi, hal itu mengaktifkan respons autoimun dan menyebabkan pembengkakan di persendian.
Namun, segenggam kacang mete sehari dapat membantu mengurangi kadar kolesterol tinggi dan mengurangi nyeri asam urat.
Cara mengonsumsi kacang mete bisa dengan cara memanggang atau buat es krim kacang mete.
5. Biji rami
Biji rami adalah biji kecil berwarna keemasan yang ditemukan dalam herba linum usitatissimum. Sama seperti kenari, biji rami kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi pembengkakan pada persendian dan mengurangi nyeri.
Konsumsi biji rami secara teratur membantu menurunkan kadar asam urat dan gejalanya. Cara mengonsumsi biji rami cukup dicampur dengan smoothie atau ditaburkan di atas sereal atau bubur.
Baca Juga: Bukan Hanya Nyeri Sendi: Ini 10 Tanda Asam Urat Tinggi yang Jarang Diketahui
Itulah ulasan lengkap yang mengulas tentang makanan yang baik untuk pasien asam urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News