MOMSMONEY.ID - Produk susu dengan tambahan kolagen mulai menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melengkapi asupan kolagen. Lantas, seberapa sering susu kolagen dapat dikonsumsi?
Gedfanus Pikko Wijaya, RTD Milk & Coffee Marketing Manager Mayora Group, mengatakan, susu kolagen dapat dikonsumsi setiap hari.
“Untuk konsumsi kolagennya, kami sarankan bisa tiap hari karena memang kebutuhan kolagen dalam satu hari itu biasanya sekitar 2.000 mg,” kata Pikko dalam peluncuran Collagena Smoothies di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kolagen merupakan protein yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan berperan dalam berbagai jaringan. Pikko menyebut produksi kolagen alami dalam tubuh mulai berkurang setelah seseorang berusia 25 tahun, sehingga sangat dibutuhkan tambahan kolagen untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Ia menjelaskan, Susu Steril Collagena yang diproduksi Mayora mengandung 1.000 mg kolagen dalam setiap sajian. Dengan kandungan tersebut, satu sajian disebut dapat memenuhi sekitar setengah dari kebutuhan kolagen harian, sementara sisanya dapat diperoleh dari sumber makanan lainnya.
Baca Juga: Pilihan Menu Sehat Mulai Merambah Bioskop lewat Smoothies Collagena
Menurut Pikko, tidak ada waktu khusus untuk mengonsumsi susu kolagen. Minuman tersebut dapat dikonsumsi pada pagi, siang, sore, maupun malam, baik sebelum maupun setelah beraktivitas.
Selain itu, Susu Steril Collagena dibuat tanpa tambahan gula. Pikko menyatakan, rasa manis pada produk berasal dari laktosa yang secara alami terdapat dalam susu.
"Collagena adalah susu steril yang tanpa tambahan gula, jadi kita hanya dari laktosa saja,” kata Pikko.
Meski tidak mengandung gula tambahan, konsumen yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau perlu membatasi asupan gula tetap perlu memperhatikan informasi nilai gizi dan menyesuaikan konsumsi dengan kebutuhan masing-masing.
Untuk anak-anak, Pikko bilang, susu tersebut dapat dikonsumsi oleh mereka yang berusia lima tahun ke atas. Sementara bagi ibu hamil, ia menganjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis sebelum mengonsumsi susu kolagen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News