M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Hati-Hati, Ini 4 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Bikin Anak Jadi Narsis

Hati-Hati, Ini 4 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Bikin Anak Jadi Narsis
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 4 kebiasaan orang tua yang bisa bikin anak jadi narsis, apa saja?

Ada banyak penelitian yang mencoba mencari tahu asal mula kepribadian narsistik. Mengutip Alodokter, narsistik adalah kondisi ketika seseorang merasa dirinya lebih baik dari orang lain sehingga butuh dikagumi dan mendapatkan perhatian lebih.

Penelitian menunjukkan bahwa kepribadian narsistik itu diciptakan dan bukan bawaan lahir.

Terdapat faktor-faktor tertentu yang bisa mengubah seorang anak menjadi sosok yang narsis, salah satunya adalah cara orang tua dalam membesarkan mereka.

Sebagai bahan evaluasi untuk Anda, berikut 4 kebiasaan orang tua yang bisa bikin anak jadi narsis sebagaimana dilansir dari Learning Mind.

Baca Juga: 5 Cara Membantu Anak Remaja Menghadapi Kesedihan dengan Tepat

1. Terlalu tinggi menilai anak

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering mendapatkan penilaian yang terlalu tinggi dari orang tuanya cenderung mendapatkan skor yang lebih tinggi dalam tes narsisme.

Contoh dari penilaian tersebut yaitu anak sering diberi tahu oleh orang tuanya bahwa mereka lebih baik daripada anak-anak lain atau mereka pantas mendapatkan sesuatu yang ekstra dalam hidup.

Pada dasarnya, anak-anak akan percaya dengan mudah ketika orang tuanya memberi tahu bahwa mereka lebih istimewa daripada anak yang lain.

Meskipun alasan orang tua melakukan hal tersebut adalah untuk membantu meningkatkan harga diri anak, faktanya menilai anak terlalu tinggi dapat meningkatkan level narsisme alih-alih rasa percaya diri mereka.

Perlu Anda catat bahwa anak-anak yang harga dirinya dibangun dari waktu ke waktu dengan cara yang benar cenderung bahagia terhadap identitas mereka. Sementara itu, anak-anak yang harga dirinya dibangkitkan secara artifisial dengan penilaian yang terlalu tinggi akan berpikir bahwa mereka lebih baik dari yang lain.

Jadi, tingkatkanlah harga diri anak dengan menunjukkan lebih banyak kehangatan emosional dibandingkan menilai mereka secara berlebihan.

2. Memuji kecerdasan anak alih-alih kemampuannya

Ada berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa memberikan pujian yang berlebihan atas kecerdasan anak dapat mengarah pada kepribadian narsistik.

Penelitian mengungkapkan bahwa memuji anak untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu mereka kerjakan dengan keras bisa meningkatkan narsisme.

Selain itu, kebiasaan tersebut juga bisa menurunkan motivasi dan kepuasan anak. Semakin sering orang tua memuji anak tanpa alasan yang pasti, maka semakin besar kemungkinan anak untuk berprestasi rendah.

Studi menyimpulkan bahwa anak-anak yang secara konsisten diberi tahu bahwa mereka pintar cenderung lebih rentan terhadap kemunduran daripada anak-anak yang dipuji atas upaya mereka.

Dr. Dweck selaku penulis utama dari studi tersebut mengungkapkan bahwa memuji kecerdasan anak-anak akan mendorong mereka untuk merangkul perilaku yang merugikan diri sendiri seperti mengkhawatirkan kegagalan dan menghindari risiko.

Sebaiknya, ajarkanlah anak Anda tentang nilai dari berusaha. Ini akan mendorong dan meningkatkan motivasi anak untuk berbuat lebih baik.

Baca Juga: 4 Sikap Orang Tua yang Bisa Menurunkan Harga Diri Anak, yuk Evaluasi

3. Hanya memerhatikan anak ketika mereka mencapai sesuatu

Beberapa anak tumbuh dalam lingkungan yang mana mereka hanya diberikan cinta ketika berhasil mencapai sesuatu. Akibatnya, anak memiliki rasa identitas yang sangat rentan dan harga diri yang rendah.

Saat anak memiliki harga diri yang rendah, itu akan berdampak pada perilaku mereka di sekitar teman sebayanya.

Anak mungkin akan merasa besar diri di hadapan orang lain dan merasa seolah-olah harus merendahkan orang lain agar dirinya terlihat lebih baik.

Jika orang tua hanya menghujani cinta kepada anak saat mereka melakukan hal-hal yang baik dan membanggakan, anak pun akan merasa gagal dan diabaikan saat mereka tidak berhasil meraih sesuatu.

Tentu, perlakuan orang tua yang demikian akan menempatkan anak pada keadaan pikiran yang sangat tidak stabil. Anak pun cenderung tidak merasa bangga dengan pencapaian yang telah mereka dapatkan.

Lama-kelamaan, anak hanya akan merasa aman ketika mereka dalam kondisi terbaik yang mana hal ini mengarah pada kecenderungan narsistik. Dan, anak akan percaya bahwa mereka hanya layak dicintai oleh orang tuanya ketika mereka memiliki prestasi.

4. Tidak memvalidasi perasaan anak

Anak-anak yang tidak diberikan validasi yang cukup selama tahun-tahun perkembangan mereka rentan tumbuh dengan kecenderungan narsistik.

Secara alami, setiap individu membutuhkan validasi dari orang tua untuk membentuk identitas dan kepribadian.

Jika seorang anak tidak menerima validasi dan dukungan yang memadai dari orang tuanya, ia cenderung akan menekan emosi negatif yang datang dari pengabaian orang tuanya alih-alih menghadapi kebenaran.

Kemungkinan, anak juga akan mengembangkan konsep diri yang tidak realistis sebagai mekanisme koping.

Begitu mereka dewasa, anak cenderung membutuhkan kekaguman terus-menerus dan mendambakan perhatian yang tidak mereka terima dari orang tuanya.

Itulah 4 kebiasaan orang tua yang bisa bikin anak jadi narsis. Pastikan Anda menghindarinya ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pakai Jersey Baru Lawan Saint Kitts & Nevis, Ini Harga Jersey Kelme Timnas Indonesia

Dalam laga Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis, Timnas Garuda menggunakan jersey baru besutan Kelme. Cek harga jersey Timnas dari Kelme berikut.

Klik di Sini! Link Live Streaming Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis FIFA Series 2026

Tautan link live streaming Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis malam ini, lengkap jadwal, cara nonton, dan peluang Garuda di FIFA Series 2026.​

Transaksi Naik di Ramadan, Flip Bantu Pengguna Kelola Uang Lebih Efisien

​Selama Ramadan, pengguna Flip memanfaatkan Flip Deals untuk mendapatkan cashback dan mengelola pengeluaran lebih cerdas.

Jadwal Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026, Intip Skor Kemenangannya

Yuk, cek jadwal Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026 malam ini, lengkap jam tayang, siaran langsung, dan peluang ke final.​

Lazada Catat Pertumbuhan Penjualan saat Ramadan, Ini Kategori yang Banyak Dibeli

Lazada mencatat pertumbuhan penjualan selama periode Ramadan melalui rangkaian festival belanja yang dihadirkan.

Prakiraan BMKG Cuaca Besok (28/3) di Jawa Tengah Hujan Sangat Lebat di Daerah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu 28 Maret 206 di Jawa Tengah dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.

Emas Koreksi Terburuk Sejak 1983, Kinerja Bitcoin Ungguli Emas, Sinyal Rotasi?

Sejak perang Timur Tengah pecah atau sekitar sebulan terakhir, harga emas ambles 16%, sedangkan Bitcoin hanya turun sekitar 1%.

Film Na Willa Raih Lebih dari 520.000 Penonton

Film Na Willa yang disutradarai Ryan Adriandhyberhasil meraih lebih dari 520.000 penonton di bioskop Indonesia. 

Promo Alfamart Serba Gratis 27-29 Maret 2026, Adem Sari-Mizone Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 27-29 Maret 2026 untuk belanja minuman favorit lebih hemat.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 27 Maret-2 April 2026, Ada Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 27 Maret-2 April 2026. Ada Beli 1 Gratis 1, lo.