MOMSMONEY.ID - Apakah kol goreng berbahaya buat kesehatan?
Kol goreng memang menjadi salah satu makanan yang cukup banyak digemari orang-orang sebagai lauk dengan nasi hangat, apalagi makin mantap disantap bersama sambal.
Renyah di luar, lembut dan berminyak, serta gurih menggoda. Tak heran jika hidangan sederhana ini sering jadi favorit.
Namun, di balik kenikmatannya, kol goreng menyimpan bahaya bagi kesehatan tubuh, lo.
Baca Juga: Gula Darah Tinggi Akibat Olahan Kentang yang Salah, Coba Alternatif Lainnya
Kol sendiri sebenarnya adalah sayuran yang menyehatkan, kaya serat dan vitamin. Namun, proses penggorengan mengubah kandungan nutrisi dari kol segar dan adanya tambahan senyawa berbahaya.
Kol goreng melalui proses penggorengan dengan suhu yang tinggi, sehingga menyebabkan penyerapan lemak jenuh, meningkatkan jumlah kalori, dan kolesterol jahat.
Nah, keberadaan kolesterol jahat inilah yang menjadi faktor utama pemicu datangnya berbagai penyakit kronis. Dengan begitu, kol goreng memang benar-benar berbahaya buat kesehatan jika Anda sering mengonsumsinya.
Baca Juga: 7 Jenis Makanan dan Minuman Fermentasi Sehat untuk Kesehatan Pencernaan
Untuk menjawab pertanyaan Anda apakah kol goreng berbahaya, berikut beberapa risiko kesehatan yang menghantui, sebagaimana dikutip dari www.halodoc.com:
1. Obesitas
Salah satu bahaya kol goreng adalah bisa menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Adanya kalori dan lemak tinggi dari minyak goreng lah yang membuat kol goreng manjadi makanan padat energi.
Jika Anda mengonsumsinya secara sering tanpa disertai dengan berolahraga rutin, maka bisa membuat lemak menumpuk di tubuh. Inilah yang membuat berat badan melonjak dan mengalami obesitas. Dari sinilah berbagai penyakit serius bisa berdatangan.
2. Diabetes tipe 2
Selain obesitas, makan kol goreng terlalu sering juga bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Di mana melalui pola makan yang tinggi lemak jenuh, hal ini memicu terjadinya resistensi insulin.
Yakni kondisi saat sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik. Resistensi insulin adalah penyebab dari diabetes tipe 2. Jadi, batasi konsumsi kol goreng agar tidak berlebihan ya.
Baca Juga: Roti Sourdough Aman Bagi Penderita Diabetes? Bantu Jaga Gula Darah Stabil
3. Penyakit jantung dan stroke
Mengonsumsi kol goreng terlalu sering juga berisiko mendatangkan penyakit jantung dan stroke. Hal ini karena keterlibatan lemak jenuh dan kolesterol jahat dalam jumlah tinggi dalam kol goreng.
Kandungan tersebut menumpuk di pembuluh darah, menimbulkan plak yang memuat arteri menyempit. Alhasil, aliran darah menjadi terganggu, meningkatkan risiko aterosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.
4. Kanker
Dampak buruknya yang tak kalah mengerikan dari konsumsi kol goreng secara berlebihan adalah kanker.
Kol goreng telah melalui proses penggorengan dengan suhu tinggi yang menghasilkan akrilamida dan HCA. Senyawa ini memiliki sifat karsinogenik dan bisa meningkatkan risiko kanker.
Ketika kol goreng dikonsumsi secara sering, maka hal ini akan meningkatkan risiko terkena kanker dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kalori Dubai Chewy Cookie Ternyata Setara Semangkuk Nasi lo, Awas Risiko Obesitas
5. Jerawat
Makan kol goreng juga bisa berdampak pada kesehatan kulit Anda, lo. Makanan ini tinggi akan lemak jenuh yang bisa menyebabkan peradangan.
Peradangan kronis akan sangat berpengaruh pada kesehatan kulit, termasuk memicu munculnya jerawat.
Jadi, jika Anda tidak mau jerawat muncul di wajah Anda, sebaiknya jangan sering-sering makan kol goreng ya.
Jadi, apakah kol goreng berbahaya? Tentu saja, jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Ada berbagai penyakit serius yang menghantui Anda jika terlalu sering mengonsumsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News