MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Namun, pada pagi ini, IHSG sempat menguat 2,8% ke level 7.166.
Baca Juga: Kembali ke Atas 7.000, IHSG Dibuka Menguat 2,6% Pada Rabu (8/4)
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG kembali melemah sebesar 0,26% ke level 6.971 dan masih didominasi oleh tekanan jual di pasar.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menghitung, level support di 6.917 dan 6.846, sementara level resistance berada pada rentang 7.207 hingga 7.302.
Baca Juga: Makan Hemat! Burger King Suguhkan Promo Spesial Sepanjang April Mulai Rp 10.000
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. AKRA — Buy on Weakness
AKRA menguat 5,66% ke level 1.400 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi AKRA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (Y) dari wave [B].
- Buy on Weakness: 1.355–1.390
- Target Price: 1.465, 1.510
- Stoploss: di bawah 1.315
2. BMRI — Spec Buy
BMRI terkoreksi 2,17% ke level 4.510 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat. Posisi BMRI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [ii].
- Spec Buy: 4.400–4.470
- Target Price: 4.560, 4.610
- Stoploss: di bawah 4.350
Baca Juga: Naik Rp 5.000 Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (8/4)
3. CMRY — Buy on Weakness
CMRY menguat 0,23% ke level 4.390 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya belum mampu menembus MA20. Posisi CMRY saat ini diperkirakan berada pada bagian awal dari wave (4) dari wave [C].
- Buy on Weakness: 4.340–4.390
- Target Price: 4.600, 4.870
- Stoploss: di bawah 4.310
4. INKP — Buy on Weakness
INKP menguat 1,03% ke level 9.775 dan masih didominasi oleh volume pembelian, serta pergerakannya mampu bertahan di atas MA20. Posisi INKP saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c].
- Buy on Weakness: 8.950–9.500
- Target Price: 10.150, 10.900
- Stoploss: di bawah 8.850
Investor diimbau untuk tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin dalam menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News