M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Benarkah Penyakit Autoimun Lebih Sering Terjadi pada Wanita?

Benarkah Penyakit Autoimun Lebih Sering Terjadi pada Wanita?
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Penyakit autoimun atau autoimmune diseases merupakan sebuah penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Jika sistem kekebalan tubuh seharusnya berfungsi menyerang kuman yang masuk ke dalam tubuh, maka autoimun sebaliknya.

Penyakit ini datang ketika sistem imun justru berbalik menyerang sel-sel dalam tubuh itu sendiri.

Dilansir dari Siloam Hospitals, autoimun berkembang ketika sistem imun salah mendeteksi keberadaan sel sehat dalam tubuh. Sel sehat yang ada justru dianggap sebagai zat asing yang perlu diperangi.

Akibatnya, tubuh secara alami memproduksi antibodi yang kemudian menyerang dan merusak sel sehat tubuh.

Dari banyaknya jenis penyakit autoimun, 80 jenis di antaranya memiliki gejala yang sama.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjaga Imun Tubuh Saat Pandemi? Simak Tipnya!

Penyakit autoimun tercatat sering terjadi pada wanita usia produktif dengan faktor penyebab yang bervariasi. Adapun beberapa jenis autoimun yang lebih sering terjadi pada wanita adalah sebagai berikut:

Celiac Dease

Autoimun jenis ini menjadikan para penderitanya tidak mampu menerima gluten. Gluten sendiri merupakan sebuah zat yang terkandung di dalam gandum.

Cara kerja Celiac Dease adalah dengan merusak lapisan usus. Penyakit ini mampu membuat penderitanya sangat kelelahan bahkan lumpuh di beberapa bagian tubuh. Selain itu, nyeri perut, kembung, diare, sembelit, dan kulit gatal pun akan mereka alami.

Multiple Sclerosis

Menyerang lapisan pelindung di sekitar saraf, jenis ini mengakibatkan kerja otak dan saraf tulang belakang terganggu. Penderita akan mengalami mati rasa, kesemutan, kelumpuhan, sulit menjaga keseimbangan tubuh, dan kesulitan bicara.

Untuk mengatasi Multiple Sclerosis, terdapat obat-obatan tertentu yang berfungsi menekan sistem imun. Penderita juga bisa melakukan terapi fisik atau okupasi. Terapi ini dapat membantu penderita untuk bisa beraktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Simak Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Menjaga Imunitas Tubuh

Hemolytic Anemia

Selanjutnya adalah Hemolytic Anemia yang cara kerjanya adalah dengan menghancurkan sel darah merah dalam tubuh. Penderita penyakit ini akan mengalami kelelahan, pucat, serta mata dan kulit menguning.

Akibat tersebut timbul karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi sel darah merah secepat kerusakan yang terjadi pada sel darah merah tersebut.

Lupus Eritematosus Sistemik

Autoimun jenis ini ditandai dengan kemunculan tanda merah serupa sayap kupu-kupu pada area wajah. Lupus Eritematosus Sistemik menyebabkan antibodi pada penderitanya berkembang dan menyerang ke hampir seluruh jaringan tubuh. Adapun bagian tubuh yang paling sering diserang antara lain sendi, paru-paru, ginjal, dan jaringan saraf.

Sebagai upaya penanganan Lupus Eritematosus Sistemik, dokter biasanya memberikan obat steroid minum. Obat ini berfungsi untuk menurunkan fungsi imun pada tubuh penderita.

Ideophathic Thrombosythopenic Purpura (ITP)

Salah satu jenis autoimun lainnya yang sering menyerang wanita adalah Ideophathic Thrombosythopenic Purpura (ITP). Bagian tubuh yang menjadi sasaran dari ITP adalah trombosit. Trombosit sendiri berguna dalam proses pembekuan darah.

Serangan ITP terhadap trombosit mampu menyebabkan jaringan darah pecah dan berpotensi kematian akibat pendarahan. Pendarahan yang dimaksud termasuk juga pendarahan otak.

Gejala dari penyakit ini mirip dengan demam berdarah jika dilihat dari segi fisik. Akan tetapi, penderita tidak mengalami mual dan sakit di bagian ulu hati.

Kulit penderita ITP akan dihinggapi bercak-bercak berwarna gelap serupa bekas lebam yang semakin lama semakin meluas.

Psoriasis

Terakhir ada Psoriasis yang ditandai dengan penumpukan sel kulit. Sel kulit yang menumpuk tersebut terjadi akibat sel di dalam kulit tumbuh dengan begitu cepat. Sel-sel kulit tersebut kemudian naik ke permukaan kulit dan mengalami penebalan serta penumpukan.

Gejala autoimun jenis ini adalah munculnya bercak merah tebal dan bersisik di bagian kepala, siku, dan lutut. Bercak-bercak yang muncul tersebut juga menyebabkan rasa gatal serta nyeri pada penderitanya. Autoimun dapat dikendalikan dengan bantuan perawatan dari dokter spesialis.

Apabila Moms menemukan gejala seperti lelah berkepanjangan, kesemutan di bagian tangan dan kaki, nyeri sekujur tubuh, sering sariawan, kerontokan rambut parah, sulit berkonsentrasi, serta ruam menyerupai sayap kupu-kupu di pipi, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi dan imunologi, ya Moms.

Karena, pemeriksaan sedini mungkin sangat berpengaruh dalam proses penyembuhan autoimun.

Selanjutnya: Kelebihan dan Kekurangan Menstrual Cup untuk Miss V

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Olahraga Hyrox Lagi Digemari, AirAsia Jalin Kerjasama Dengan Hyrox APAC

Dorong Wisata Olahraga dan Gaya Hidup di Asia Pasifik, AirAsia Jalin Kemitraan dengan Hyrox APAC        

Dapur Putih Ditinggalkan? Ini Warna Netral yang Lebih Hangat dan Disukai Desainer

Dapur putih Anda mulai bergeser? Simak warna netral baru yang lebih hangat, fleksibel, dan tetap cocok untuk rumah masa kini.  

Cara Cerdas Pakai Voucher Promo QRIS di MyBCA biar Transaksi Makin Hemat

Membeli dengan QRIS myBCA pekan ini ternyata bisa lebih hemat. Simak panduan lengkap memanfaatkan voucher promo agar pengeluaran lebih bijak.  

Desainer Ungkap! Permadani Klasik Bikin Rumah Modern Anda Lebih Berjiwa

Permadani klasik kembali jadi tren dekorasi 2026, simak cara menatanya agar rumah kamu terasa hangat, estetik, dan sesuai gaya masa kini.  

Sertifikat Rumah Belum Balik Nama? Awas, Sengketa Mengintai!

Simak panduan biaya balik nama rumah Anda di 2026 ini agar tidak salah hitung, legalitas aman, dan keuangan tetap terkendali.  

Angpao Digital & Uang Tunai: Mana Lebih Bermakna di Imlek Tahun 2026 Ini? Simak Yuk

Cek panduan isi angpao yang wajar, etis, dan cocok dengan kondisi keuangan Anda saat ini agar tradisi tetap bermakna dan tidak memberatkan.  

10 Jus yang Paling Cepat Turunkan Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

Ini, lho, beberapa jus yang paling cepat turunkan kolesterol tinggi. Cek ada apa saja di sini!                 

8 Manfaat Kesehatan Diet Mediterania yang Tak Banyak Diketahui

Ada beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui, lo. Cek pembahasan lengkapnya di sini!

6 Daftar Jus Sayur untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi secara Alami

Intip sejumlah daftar jus sayur untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi secara alami berikut, yuk! 

8 Jenis Sayur yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Mari intip beberapa jenis sayur yang bisa turunkan kolesterol tinggi dengan cepat berikut ini, yuk! Ada apa saja, ya?