MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian keluarga, waktu ngemil mungkin terlihat seperti aktivitas sederhana. Anak mengambil camilan, orang tua menemani, lalu semuanya kembali menjalani kesibukan masing-masing.
Padahal, momen ngemil bersama anak bisa menjadi kesempatan untuk membangun quality time tanpa harus menyiapkan aktivitas yang rumit.
Hal tersebut turut terlihat dari cerita Nikita Willy bersama putra sulungnya, Issa. Percakapan keduanya tentang “keju Gouda” yang disebut Issa sebagai “keju kuda” sempat ramai diperbincangkan di media sosial Threads.
Momen polos tersebut bukan hanya mengundang tawa warganet, tetapi juga memperlihatkan bagaimana aktivitas sederhana seperti menikmati camilan dapat menciptakan kenangan kecil yang menyenangkan antara ibu dan anak.
Bagi orang tua yang memiliki aktivitas padat, mencari waktu khusus untuk bermain atau beraktivitas bersama anak memang tidak selalu mudah. Karena itu, aktivitas sehari-hari seperti sarapan, makan malam, hingga ngemil bisa dimanfaatkan untuk membangun kedekatan.
Salah satu cara sederhana membuat waktu ngemil lebih bermakna adalah dengan menjadikannya sebagai kesempatan untuk mengobrol. Orang tua bisa mengajak anak bercerita tentang aktivitasnya sepanjang hari, makanan yang disukai, hingga hal-hal kecil yang membuatnya senang.
Untuk anak yang masih kecil, percakapan sederhana bahkan bisa berkembang menjadi cerita lucu yang tidak terduga, seperti pengalaman Issa ketika menyebut keju Gouda sebagai “keju kuda”.
Baca Juga: Kapan Anak Siap Lepas Popok? Ini Tips Toilet Training ala Nikita Willy
Alih-alih terburu-buru menyelesaikan waktu makan, orang tua dapat memberikan ruang kepada anak untuk bercerita dan berekspresi.
"Menikmati camilan tetap dapat menjadi momen yang menyenangkan selama dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas," ucap Nikita Willy.
Selain suasana, pilihan camilan juga dapat membuat momen bersama keluarga terasa lebih menyenangkan. Para ibu kini semakin selektif memilih makanan untuk keluarga. Bukan hanya soal rasa, bahan yang digunakan juga menjadi salah satu pertimbangan ketika menentukan camilan untuk anak.
Hal tersebut juga menjadi perhatian Nikita Willy sebagai ibu dua anak. Ia memilih camilan yang tidak hanya dapat dinikmati bersama keluarga, tetapi juga memiliki bahan yang menurutnya berkualitas.
Salah satu pilihannya dalam kolaborasi Lemonilo bersama Nikita Willy adalah Lemonilo Brownies Crispy Cheeseverse.
Rangkaian camilan tersebut menggunakan keju Gouda asli sebagai salah satu bahan utamanya. Lemonilo juga menyebut produk ini sebagai inovasi pertama di kategori brownies crispy di Indonesia yang menggunakan keju Gouda asli.
Tidak hanya menawarkan rasa keju, Cheeseverse hadir dalam tiga varian, yakni Cheese, Strawberry Cheese, dan Lemon Cheese. Varian Cheese menawarkan perpaduan rasa milky dan gurih.
Baca Juga: Memilih Sabun Cuci Piring Tak Bisa Sembarangan, Ini Pesan Nikita Willy untuk Para Ibu
Strawberry Cheese menggabungkan rasa manis stroberi dengan keju, sedangkan Lemon Cheese memberikan rasa lemon yang segar dengan sentuhan creamy cheese.
Menurut VP of Marketing & Innovation Lemonilo Andita Rasyid, konsumen saat ini semakin memperhatikan tidak hanya rasa, tetapi juga kualitas bahan yang digunakan dalam produk makanan dan camilan.
Kata Andita, semakin banyak keluarga Indonesia yang ingin menikmati camilan tanpa harus mengorbankan kualitas. Karena itu, Lemonilo terus menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan tersebut.
"Lemonilo Brownies Crispy Cheeseverse menyajikan pengalaman rasa yang lebih premium dengan menggunakan keju Gouda asli untuk pertama kalinya di kategori brownies crispy di Indonesia," klaimnya dalam keterangan resmi Rabu (12/8).
"Sekaligus tetap mempertahankan komitmen Lemonilo menghadirkan camilan yang lebih baik dan lebih sehat melalui produk yang dibuat tanpa 3P, bebas gluten, dan merupakan sumber serat," imbuhnya.
Supaya anak tidak sekadar duduk dan makan, orang tua juga bisa menambahkan aktivitas ringan saat waktu ngemil. Misalnya, anak diajak memilih camilan yang ingin disantap, mengenali rasa dan teksturnya, atau bahkan menceritakan camilan favoritnya.
Untuk anak yang lebih besar, orang tua bisa membuat permainan sederhana seperti menebak rasa atau memberikan kesempatan kepada anak untuk menyusun piring camilannya sendiri. Aktivitas tersebut tidak membutuhkan waktu lama, tetapi dapat membuat anak merasa dilibatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News