MOMSMONEY.ID - Cuka apel dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi, baik kolesterol total maupun LDL. Pengobatan alami ini memperbaiki proses metabolisme lemak dan gula di dalam tubuh.
Yoshinori Abe, dokter penyakit dalam, memaparkan, manfaat cuka apel akan paling optimal jika digunakan sebagai pelengkap pola makan sehat dan gaya hidup aktif, bukan sebagai satu-satunya solusi.
Cuka apel mendukung kesehatan jantung penderita kolesterol
Asam asetat, senyawa organik dalam cuka apel memberikan aroma tajam dan rasa asam pada cuka.
Dilansir dari Ubiehealth.com, senyawa ini dihasilkan melalui proses fermentasi dua tahap, di mana apel yang telah dihancurkan diubah terlebih dahulu menjadi alkohol dan akan menjadi cuka oleh bakteri tertentu.
Baca Juga: Lemas dan Pusing Sering Dikira Lelah Biasa, Padahal Tanda Kolesterol Tinggi
Saat mengonsumsi cuka apel, asam asetat tersebut bekerja dengan beberapa cara. Para ilmuwan meyakini bahwa zat ini akan memengaruhi cara hati memproduksi dan memproses lemak.
Asam asetat terbukti mampu mengurangi aktivitas enzim tertentu yang digunakan hati untuk mensintesis kolesterol. Dengan memperlambat proses produksi ini, tubuh dapat secara alami menjaga kadar lipid yang bersirkulasi tetap rendah.
Selain kandungan asamnya, cuka apel berkualitas tinggi sering kali mengandung biang cuka. Ini adalah campuran yang terdiri dari bakteri baik, protein, dan enzim.
Meski asam asetat berperan paling besar dalam kesehatan metabolisme, polifenol dan antioksidan yang terkandung dalam biang cuka mampu membantu melindungi sistem kardiovaskular dari stres oksidatif. Hal ini sangat penting karena kolesterol yang teroksidasi sering kali lebih berbahaya bagi arteri.
Cuka apel mampu menurunkan kolesterol total dan LDL
Low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah arteri. Asam asetat dapat membantu menurunkan kadar LDL dengan cara meningkatkan pemecahan lemak dan memperbaiki kinerja hati dalam membersihkan partikel-partikel tersebut dari darah.
Cuka apel dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga asupan kalori secara keseluruhan berkurang. Hal ini secara alami turut membantu menurunkan kadar kolesterol total.
Cuka apel tingkatkan HDL & menurunkan trigliserida
High-density lipoprotein (HDL) berperan layaknya pembersih. Ia mengangkut kelebihan kolesterol dalam darah dan membawanya kembali ke hati untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh.
Kadar HDL yang lebih tinggi umumnya dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Sedangkan, trigliserida adalah jenis lemak dalam darah yang digunakan tubuh sebagai sumber energi.
Jika mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar, tubuh akan menyimpan kelebihannya sebagai trigliserida. Kadar trigliserida yang tinggi sering dikaitkan dengan resistensi insulin dan peningkatan risiko masalah jantung.
Cuka apel dikenal luas karena kemampuannya meningkatkan sensitivitas insulin dan menekan lonjakan gula darah setelah makan. Dengan mengatur cara tubuh memproses gula, cuka apel dapat membantu mencegah produksi berlebih trigliserida secara tidak langsung.
Dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan memengaruhi enzim hati, cuka apel membantu menjaga keseimbangan LDL, HDL, dan trigliserida dalam aliran darah.
Baca Juga: 6 Sayuran Murah Penurun Kolesterol Aman Dikonsumsi Lansia
Cara konsumsi cuka apel untuk menurunkan kolesterol tinggi
Cara mengonsumsi cuka apel adalah dengan mencampurkan satu hingga dua sendok makan cuka apel ke dalam segelas besar air. Penting untuk mengencerkan cuka apel karena tingkat keasamannya yang tinggi dapat merusak enamel gigi.
Cuka apel dapat memengaruhi cara kerja obat-obatan tertentu, khususnya diuretik, insulin, atau obat penyakit jantung seperti digoxin. Anda bisa mencampurkan 1-2 sendok makan cuka apel dengan segelas air hangat.
Selain itu, campurkan dengan minyak zaitun, mustard, dan rempah-rempah. Terakhir, tambahkan sedikit cuka apel ke air soda dengan perasan lemon, buah beri beku, dan daun mint.
Itulah manfaat cuka apel dalam menurunkan kolesterol lDL, trigliserida dan meningkatkan kolesterol HDL.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News