MOMSMONEY.ID - AI kini bisa membantu membuat gambar, mencari ide desain, mengeksplorasi bentuk, hingga memilih alternatif material. Kemampuan ini ikut mengubah cara arsitek bekerja dan membuka lebih banyak kemungkinan dalam merancang sebuah bangunan.
Bagi arsitek, penggunaan AI bukan berarti seluruh proses desain bisa diserahkan kepada teknologi. Justru, kemampuan menggunakan AI sekaligus memberikan arahan yang tepat menjadi bagian penting dalam pekerjaan di masa depan.
Tim Fu, Founder & Director Studio Tim Fu dari London, mengatakan, AI bisa membantu arsitek menghasilkan lebih banyak alternatif desain dalam waktu yang lebih singkat.
“Lebih baik mengarahkan AI daripada tidak mengarahkannya, karena pada tahap AI saat ini tetap membutuhkan banyak masukan manusia untuk menghasilkan hasil yang lebih baik,” ujar Tim dalam MM Talk: AI Webinar, dikutip dari keterangan resmi Selasa (22/9).
Dalam praktiknya, AI dapat membantu arsitek, mulai dari mencari konsep, mengeksplorasi bentuk dan material, sampai menyempurnakan desain.
Namun, keputusan seperti apakah desain tersebut nyaman digunakan, sesuai dengan kondisi bangunan, kebutuhan penghuni, hingga layak diwujudkan tetap membutuhkan pertimbangan manusia.
Baca Juga: Bukan Sekadar Chatbot, AI Kini Bisa Ikut Mengerjakan Tugas
Perkembangan AI juga membuka kemungkinan baru dalam membuat bentuk bangunan. Ketika dipadukan dengan robotik, CNC, dan digital fabrication, teknologi dapat membantu mewujudkan bentuk yang lebih kompleks, termasuk dalam pengolahan dan penggunaan batu alam.
Peter S. Tjioe, Founder & Creative Director MM Galleri Group, bilang, kecanggihan teknologi tetap perlu diimbangi dengan sentuhan manusia.
“Teknologi bisa menjadi alat yang sangat kuat, tetapi sebuah karya tetap membutuhkan jiwa dan rasa keindahan. Ada rasa dan nilai artistik yang datang dari manusia,” ujar Peter.
Sementara Architectural Photographer Mario Wibowo melihat AI dan otomatisasi akan semakin digunakan dalam berbagai tahapan pekerjaan arsitektur, termasuk konsep, desain, construction drawing, hingga proses konstruksi.
“Arsitek tidak mungkin tergantikan oleh AI. Justru kita harus menggunakan AI untuk membantu, karena kecepatannya semakin lama semakin cepat,” ujar Mario.
Menurut Mario, kemampuan memahami manusia justru akan semakin penting. Pasalnya, setiap orang memiliki kebutuhan, kebiasaan, dan selera yang berbeda.
AI memang bisa memberikan banyak pilihan desain, tetapi manusia tetap perlu menentukan pilihan mana yang paling sesuai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News