M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Efektif Mengatasi Kambuhnya Asam Lambung yang Naik ke Dada

 Begini Cara Efektif Mengatasi Kambuhnya Asam Lambung yang Naik ke Dada
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Adakah cara efektif mengatasi kambuhnya asam lambung yang naik ke dada? Mari intip ulasan lengkapnya di sini!

Bayangkan Anda sedang beraktivitas, tiba-tiba muncul rasa panas di dada yang menjalar ke tenggorokan, disertai rasa asam di mulut. Ya, itulah salah satu gejala utama dari kambuhnya asam lambung yang naik ke dada atau yang dikenal sebagai heartburn.

Heartburn bukan penyakit, melainkan gejala dari refluks asam lambung, kondisi kronis yang disebabkan oleh melemahnya katup antara lambung dan kerongkongan. Saat katup ini tidak menutup dengan sempurna, asam lambung bisa naik ke dada dan menyebabkan sensasi terbakar.

Masalah ini tidak boleh dianggap remeh. Bila tidak ditangani dengan baik, refluks asam dapat menyebabkan peradangan pada kerongkongan, luka (ulkus), hingga komplikasi jangka panjang seperti Barrett’s esophagus yang meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Baca Juga: Apa Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Asam Lambung? Ini 10 Pilihannya

Melansir dari laman Houston Methodist, berikut ini adalah cara efektif mengatasi kambuhnya asam lambung naik ke dada:

1. Buat Jurnal Makanan dan Hindari Makanan Pemicu

Makanan dan minuman tertentu dapat memicu refluks asam dan heartburn. Makanan ini bisa menurunkan tekanan pada sfingter esofagus bawah, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Untuk mengetahui makanan yang menyebabkan masalah, buatlah jurnal makanan dan catat gejala yang muncul setelah makan. Setelah mengetahui makanan pemicu, hindarilah jika memungkinkan.

2. Hindari Berbaring Setelah Makan

Berbaring setelah makan dengan perut penuh bisa memicu refluks asam dan memperburuk gejala heartburn. Cobalah untuk tidak makan 2-3 jam sebelum tidur agar perut Anda punya waktu untuk mencerna makanan dengan baik.

3. Hindari Makan Berlebihan atau Terlalu Cepat

Makan berlebihan atau makan dengan cepat, terutama sebelum tidur, dapat memberikan tekanan ekstra pada katup yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Ini dapat meningkatkan risiko refluks asam dan heartburn.

4. Turunkan Berat Badan Jika Berlebih

Kelebihan berat badan memberikan tekanan lebih pada perut, yang bisa memicu refluks asam. Makan makanan sehat dan melakukan aktivitas fisik secara teratur, sekitar 150 menit per minggu, adalah langkah pertama untuk menjaga berat badan yang sehat dan menurunkan berat badan berlebih.

Baca Juga: Benarkah Penyakit Asam Lambung Mematikan atau Tidak? Ini Faktanya

5. Angkat Kepala Tempat Tidur Anda

Mengangkat kepala dan dada lebih tinggi dari kaki saat tidur dapat membantu mencegah dan meredakan refluks asam.

Anda bisa melakukannya dengan menaikkan kepala tempat tidur menggunakan balok di bawah tiang tempat tidur atau menggunakan busa di bawah kasur. Hindari menggunakan bantal bertumpuk karena bisa memperburuk gejala.

6. Sesuaikan Posisi Tidur Anda

Tidur miring ke kiri dapat membantu pencernaan dan mengurangi refluks asam. Namun, ini bisa jadi sulit dilakukan pada beberapa jenis tempat tidur.

7. Kenakan Pakaian Longgar

Pakaian ketat, seperti ikat pinggang atau pakaian yang menekan perut, dapat memperburuk gejala refluks asam. Kenakan pakaian longgar untuk menghindari tekanan pada perut.

8. Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan frekuensi dan keparahan refluks asam. Dengan berhenti merokok, Anda bisa mengurangi gejala refluks asam dan dalam beberapa kasus bahkan menghilangkannya sama sekali.

Baca Juga: Seperti Apa Gejala Asam Lambung yang Naik ke Kepala? Cek di Sini

Itu tadi beberapa cara efektif mengatasi kambuhnya asam lambung naik ke dada. Jika gejala asam lambung terus berlanjut meskipun sudah melakukan perubahan gaya hidup, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

Dokter dapat meresepkan obat-obatan, seperti antasida, penghambat H2, atau inhibitor pompa proton, yang membantu mengurangi produksi asam lambung.

Penggunaan obat ini harus disesuaikan dengan anjuran dokter untuk menghindari efek samping yang dapat timbul dari penggunaan jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?