MOMSMONEY.ID - Pahami berbagai mkanan yang diam-diam memicu asam urat agar radang sendi segera mereda. Untuk mengelola asam urat, perubahan pola makan sangat penting.
Senol Kobak, dokter reumatologi, memaparkan, makanan yang dikonsumsi memengaruhi kadar asam urat dan frekuensi kekambuhan. Purin ditemukan dalam banyak makanan dan dipecah menjadi asam urat.
Laman Int.livhospital.com menyebutkan, mengonsumsi makanan yang kaya purin dapat menyebabkan penyakit asam urat jika menumpuk terlalu banyak. Makanan seperti daging sapi, seafood, dan alkohol memiliki kandungan purin yang tinggi.
Baca Juga: Cegah Ginjal Rusak dan Asam Urat Tinggi, Cukupi Kebutuhan Minum Air Putih
Seberapa baik tubuh menangani asam urat sangat bervariasi karena tergantung pada genetika, diet, dan kesehatan.
Produk hewani tinggi purin yang harus dihindari
Berikut ini beberapa produk hewani yang tinggi purin dan wajib dihindari:
1. Jeroan
Jeroan mengandung purin yang tinggi dan harus dikonsumsi dengan hati-hati. Ginjal, hati dan otak sapi dapat meningkatkan kadar asam urat dan menyebabkan frekuensi kekambuhan yang sering.
Untuk mengelola asam urat dengan baik, sebaiknya batasi atau hindari makanan-makanan ini.
2. Batasi konsumsi seafood
Beberapa seafood tinggi purin, seperti lobster, kepiting dan kerang harus diwaspadai. Menghindari atau mengurangi konsumsi seafood ini dapat membantu mengelola asam urat.
3. Daging merah tinggi purin
Daging merah seperti daging sapi dan kambing tinggi purin, memengaruhi kadar asam urat. Meski tidak semua daging merah sama, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Dengan berhati-hati terhadap makanan tinggi purin, penderita asam urat dapat mengelola kondisinya dengan baik. Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan kambuhnya gejala.
Minuman dan makanan manis tinggi fruktosa
Minuman dan makanan juga memengaruhi kadar asam urat. Minuman manis seperti soda dan jus buah dengan banyak fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat.
Makanan manis seperti kue, biskuit dan makanan kekinian dapat menyebabkan kambuhnya gejala asam urat. Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari:
- Minuman bersoda manis dan minuman buah.
- Bir dan beberapa jenis alkohol.
- Minuman berkafein secara berlebihan.
Minum air putih dan minuman penghidrasi lainnya dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap terkontrol. Hal ini dapat menurunkan risiko serangan asam urat. Pemanis dengan kandungan fruktosa yang tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat.
Banyak makanan olahan mengandung pemanis ini, menjadikannya masalah bagi penderita asam urat.
Baca Juga: Pembentukan Benjolan Tofi Menjadi Tanda Penyakit Asam Urat Makin Kronis
Suplemen yang dapat memicu kambuhnya asam urat
Beberapa suplemen dapat membantu, tetapi juga bisa memperburuk gejala asam urat. Berikut beberapa suplemen yang perlu diwaspadai:
- Suplemen vitamin B seperti niasin yang dapat meningkatkan kadar asam urat.
- Suplemen herbal tertentu yang mungkin berinteraksi dengan obat asam urat.
- Suplemen yang mengandung banyak purin atau yang dapat meningkatkan asam urat.
Berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen adalah ide yang bagus. Itulah makanan yang diam-diam memicu kadar asam urat tinggi yang patut diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News