MOMSMONEY.ID - Mau cegah ginjal rusak dan asam urat tinggi? Cukupi minum air putih setiap hari.
Hidrasi seringkali jadi aspek yang paling diabaikan dalam manajemen asam urat. Padahal, ini adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah rasa sakit yang tiba-tiba dan menyiksa saat kambuh.
Stefan Petrov, dokter umum, menjelaskan, kekambuhan akan terjadi ketika produk limbah alami ini mencapai konsentrasi tinggi dalam darah dan membentuk kristal tajam di persendian.
Dilansir dari Mypatientadvice.co.uk, menjaga keseimbangan cairan yang tepat sangat penting karena ginjal sepenuhnya bergantung pada air putih untuk menyaring dan membuang produk limbah ini.
Ketika mengalami dehidrasi, volume darah akan berkurang dan menyebabkan konsentrasi asam urat meningkat. Hal ini membuat kristal lebih mudah mengendap di persendian dan membuat nyeri.
Baca Juga: Khasiat Daun Kelor Bantu Ringankan Beban Ginjal, Kadar Asam Urat Cepat Normal
Hubungan antara hidrasi dan asam urat
Air adalah media utama untuk menghilangkan asam urat dari tubuh. Dalam sistem yang sehat, ginjal menyaring urat dari darah dan mengeluarkannya melalui urin.
Jika Anda tidak minum cukup cairan, urin akan menjadi pekat dan ginjal jadi kurang efisien dalam membersihkan limbah. Hal ini menyebabkan hiperurisemia, istilah medis untuk asam urat tinggi.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik adalah perubahan gaya hidup mendasar yang dapat membantu mencegah kekambuhan. Dengan menjaga darah tetap encer, asam urat akan tetap dalam keadaan larut.
Sehingga, jauh lebih kecil kemungkinannya untuk membentuk kristal yang menyakitkan dan mengendap di persendian.
Berapa batas konsumsi air putih yang cukup?
Sebaiknya konsumsi air putih sekitar enam hingga delapan gelas cairan sehari. Namun, untuk pasien asam urat, bisa mengonsumsi 2 hingga 3 liter atau sekitar 8 hingga 12 gelas air setiap hari.
Kebutuhan konsumsi air putih sangat bervariasi berdasarkan beberapa faktor:
1. Aktivitas fisik
Jika Anda berolahraga atau memiliki pekerjaan yang membutuhkan banyak aktivitas fisik, sebaiknya segera ganti cairan yang hilang melalui keringat.
2. Cuaca
Selama musim kemarau, dehidrasi terjadi lebih cepat. Sehingga, Anda membutuhkan peningkatan asupan air yang lebih banyak. Seseorang yang obaritas juga membutuhkan lebih banyak cairan untuk mendukung proses metabolisme tubuh.
Mengapa dehidrasi memicu kekambuhan asam urat di malam hari?
Selama tidur, tubuh secara akan mengalami dehidrasi karena Anda tidak mengonsumsi cairan. Selain itu, suhu tubuh akan menurun dan kristal asam urat lebih mungkin terbentuk di lingkungan yang lebih dingin.
Dehidrasi di malam hari dengan suhu ekstrem membuat risiko serangan meningkat. Sebaiknya, minum segelas air putih sebelum tidur dan menyimpan sebotol air di meja samping tempat tidur untuk membantu menjaga tingkat hidrasi sepanjang malam.
Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi upaya yang ampuh dalam memutus siklus kambuhnya gejala.
Baca Juga: Rutin Konsumsi Vitamin B12 Jadi Solusi Alami Turunkan Risiko Asam Urat Tinggi
Tips lain yang ampuh menurunkan asam urat
Penting juga untuk mengikuti perubahan pola hidup yang lebih sehat berikut:
1. Kurangi protein dari daging merah
Mengonsumsi terlalu banyak protein dari daging merah meningkatkan kalsium dan asam urat. Batasi protein hewani hingga 2 hingga 3 ons per makan.
Lebih baik makan porsi kecil dalam beberapa kali makan daripada satu kali makan dengan banyak protein. Dapatkan lebih banyak protein dari telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Hindari atau batasi makanan tinggi purin seperti:
- Jeroan, termasuk hati, ginjal, otak, dan otak.
- Daging merah, termasuk daging sapi dan domba.
- Ikan teri, sarden, dan kerang.
- Saus
Buah dan sayuran meningkatkan pH urin yang mencegah pembentukan kristal asam urat. Makanan ini bahkan dapat melarutkan kristal asam urat.
2. Batasi lemak
Hindari makanan tinggi lemak seperti es krim, gorengan dan saus. Lemak dapat memengaruhi seberapa banyak asam urat yang tertahan di ginjal.
3. Kurangi alkohol
Hindari alkohol, terutama bir dan minuman keras seperti wiski yang tinggi purin. Alkohol meningkatkan produksi asam urat dan dapat menyebabkan dehidrasi.
4. Turunkan berat badan
Jika obesitas, menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko asam urat. Kelebihan berat badan meningkatkan asam dalam urin, risiko batu ginjal 5 kali lebih tinggi bagi orang yang kelebihan berat badan.
Cobalah untuk tidak makan berlebihan saat makan. Sekian informasi mengenai cara mencegah ginjal rusak dan asam urat tinggi dengan konsumsi air putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News