MOMSMONEY.ID - Gula darah tinggi di saat tidur malam hari dapat disebabkan oleh waktu makan, pemberian insulin, efek stres serta hormonal. Menjaga kadar gula darah tetap dalam kisaran normal sepanjang malam bantu meningkatkan kualitas tidur.
Lajja Patel, dokter penyakit dalam dari Hillsideprimarycare.com, menyebutkan, tidur malam yang nyenyak juga mendukung pengelolaan gula darah yang lebih baik. Tidak seperti hipoglikemia atau gula darah rendah, hiperglikemia tidak didefinisikan oleh satu kadar glukosa tertentu.
Pada malam hari, gejala gula darah tinggi meliputi susah tidur, sering terbangun untuk buang air kecil, minum air, sakit kepala, mulut kering dan mual.
Baca Juga: Minum Antibiotik & Obat-obatan Ini Picu Lonjakan Gula Darah, Cek Alternatifnya
Apakah aman tidur dengan kadar gula darah tinggi?
Kadar gula darah yang tinggi saat tidur di malam hari umumnya tidak menimbulkan masalah kesehatan serius. Namun, kadar gula darah tinggi yang sering atau jangka panjang sangat berbahaya.
Penting bagi penderita gula darah tinggi untuk mengontrol gula darah karena alasan berikut:
- Hiperglikemia yang sering terjadi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius akibat kerusakan pembuluh darah dan saraf. Hal tersebut memengaruhi mata, jantung, ginjal, saraf, dan organ lainnya.
- Kadar glukosa yang sangat tinggi dapat menjadi tanda ketoasidosis diabetik yaitu kondisi ketika kadar keton yang tinggi dalam darah menunjukkan bahwa tubuh kekurangan insulin.
Mengapa kadar gula darah meningkat saat tidur di malam hari?
Banyak faktor yang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat di malam hari. Beberapa penyebab paling umum dari gula darah tinggi saat tidur di malam hari meliputi:
1. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
Ngemil atau makan malam larut memicu lonjakan glukosa semalaman. Secara khusus, makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat seperti pizza atau pasta dengan saus krim dapat menunda penyerapan glukosa dan menyebabkan periode kadar glukosa tinggi yang lebih lama.
2. Melewatkan waktu minum obat
Jika menderita gula darah tinggi, tidak minum obat penurun glukosa dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi di malam hari.
3. Insulin tidak cukup
Kemungkinan lain adalah kadar insulin tidak memadai selama malam hari. Tergantung pada dosis dan waktu pemberian insulin, insulin mungkin tidak bisa bertahan di tubuh hingga pagi hari.
Penyebab lainnya adalah menggunakan lebih sedikit insulin sebelum tidur karena takut gula darah rendah di malam hari.
4. Fenomena fajar
Fenomena fajar terjadi di pagi hari ketika tubuh secara alami memberi sinyal kepada hati untuk memproduksi glukosa dan memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk bangun. Perubahan hormonal yang terkait dengan fenomena fajar adalah hal alami dan terjadi pada orang dengan atau tanpa gula darah tinggi.
Jika menggunakan insulin suntik atau pompa insulin, Anda perlu menyesuaikan waktu dan jumlah dosis untuk mengatasi peningkatan gula darah di pagi hari.
Baca Juga: Takut Makan Nasi? Cek Alternatif yang Bikin Kadar Gula Darah Tetap Stabil
Cara menjaga kadar gula darah tetap stabil saat tidur
Hal terpenting yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam kisaran normal adalah memantau kadar glukosa sebelum tidur. Berikut beberapa strategi yang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap dalam kisaran normal di malam hari:
- Periksa kadar gula darah sebelum tidur. Untuk mengatasi gula darah tinggi, Anda perlu menyesuaikan waktu makan malam, jenis makanan yang dikonsumsi, dan jumlah insulin yang digunakan saat makan.
- Hindari camilan besar atau tinggi karbohidrat setelah makan malam.
- Perhatikan kadar gula darah. Periksa kadar gula darahantara tengah malam dan pukul 3 pagi.
- Periksa kadar gula darah saat bangun tidur.
Sebagai alternatif, Anda bisa memilih camilan yang tidak memicu gula darah tinggi. Pilih kacang-kacangan, wortel, seledri, mentimun, tomat, greek yogurt dan puding chia seeds. Itulah cara mengatasi gula darah tinggi saat tidur di malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News