M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bagi Keluarga Baru, Ini Tips Membangun Rumah Selalu Adem

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Gravel memberi tips membangun rumah selalu adem guna mengatasi panas ekstrem.

Kala sinar Matahari terik menyengat, menjaga rumah tetap sejuk menjadi sebuah keharusan. Kondisi ini biasanya kita alami ketika musim kemarau atau saat hujan jarang turun.

Udara di dalam rumah pun menjadi panas dan sangat tidak nyaman. Fenomena ini umum terjadi di negara kita yang beriklim tropis. Menghadapi cuaca yang panas memerlukan strategi khusus agar rumah tetap nyaman.

Ternyata, dengan mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan, Anda dapat mengantisipasi udara panas dari luar. Terdapat berbagai langkah konstruksi dan struktural dapat diambil untuk memastikan rumah tetap sejuk meski suhu luar melonjak tinggi.

Dengan memperhatikan beberapa tips berikut ini, terutama saat membangun rumah, Anda dapat lebih optimal dalam membuat rumah Anda lebih sejuk.

Baca Juga: Tips Bangun Tangga di Rumah ala Gravel

Berikut beberapa hal yang dapat anda terapkan saat ingin merenovasi rumah untuk menjaga rumah tetap sejuk meskipun suhu di luar melonjak tinggi.

Mengoptimalkan atap dan plafon rumah

Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilapisi bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas.

Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi, yang dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah.

Pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin diatas dan semakin menjaga kesejukan didalamnya.

Umumnya, tinggi plafon ruang tamu 2,8m-3,2m dari lantai, dengan ini Anda dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal bagi plafon Anda.

Baca Juga: Cuaca Dingin Menyerang, Ini 6 Langkah biar Rumah Tetap Aman dan Nyaman

Memasang jendela yang tepat

Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan; jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah.

Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

Memastikan ventilasi yang baik

Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah.

Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

Baca Juga: Bangun, Renovasi, atau Perbaiki Rumah? Cek Panduan Ini Sebelum Ambil Keputusan

Menggunakan pelapis dinding yang tepat

Menggunakan pelapis dinding yang tepat juga bisa menjadi solusi jitu. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas.

Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

Penggunaan AC/kipas

Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendingin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga bisa menjadi tambahan yang berguna.

Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

Dengan menerapkan beberapa tips ini, rumah Anda dapat lebih optimal secara struktural dan materialnya dalam menghadapi cuaca yang panas. Selain itu ada beberapa alternatif lain yang biasanya digunakan seperti penambahan unsur alam pada rumah.

Seperti penambahan air mancur, kolam ikan, dan juga penambahan tumbuh-tumbuhan disekitar rumah. 

"Memang selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah.” ujar Ricky Alexander Samosir, PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Intip Prakiraan Cuaca Besok (12/9) dan Lusa

Seluruh wilayah DIY diprediksi berawan pada Sabtu. Kondisi lebih cerah pada Minggu, simak rincian cuacanya.

Pendaftaran MAF Impact Leaders Program Cohort IV Diperpanjang hingga 18 September

Mahasiswa muda masih bisa mendapatkan kesempatan beasiswa dari MAF hingga 18 September 2026.            

Waspadai Hujan Petir, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (12/9) dan Lusa

Hujan ringan mendominasi Sumut pada Sabtu. Kondisi lebih beragam pada Minggu dengan hujan petir di sejumlah wilayah.

Antisipasi Hujan & Udara Kabur, Simak Cuaca Sumatera Selatan Besok (12/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan pada Sabtu dan Minggu didominasi berawan. Namun, ada wilayah yang diguyur hujan dan udara kabur.

Sumatera Barat Diguyur Hujan Besok (12/9), Cek Prakiraan Cuaca hingga Lusa

Hujan ringan masih mendominasi Sumatera Barat pada Sabtu. Kondisi berubah pada Minggu, dengan udara kabur dan hujan petir di sejumlah wilayah.