M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bagaimana Cara Mengobati Kista Ovarium? Simak Berikut serta Cara Mencegahnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Berikut ini cara mengobati kista ovarium dan cara mencegahnya. Simak, yuk.

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang terbentuk pada ovarium wanita. Kebanyakan kista ovarium bersifat jinak dan seringkali tidak menimbulkan gejala.

Namun, dalam beberapa kasus, kista dapat menyebabkan rasa sakit dan gejala lain yang memerlukan pengobatan. Memahami cara mengobati kista ovarium dan cara mencegahnya bisa membantu wanita mengelola kondisi ini lebih baik.

Cara mengobati kista ovarium

Pengobatan untuk kista ovarium tergantung pada ukuran kista, jenis kista, dan gejala yang dialami. Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa cara mengobati kista ovarium:

1. Pemantauan

Jika kista ditemukan kecil dan tidak menimbulkan gejala, dokter mungkin menyarankan untuk memantau kista selama beberapa siklus menstruasi. Kebanyakan kista akan menghilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Baca Juga: 8 Makanan Penyebab Kista Ovarium yang Jarang Disadari, Para Wanita Wajib Waspada

2. Pengobatan hormonal

Dalam beberapa kasus, pil kontrasepsi atau obat hormonal lainnya dapat diresepkan untuk mencegah pembentukan kista ovarium baru. Obat-obatan ini tidak menghilangkan kista yang sudah ada, tetapi dapat mencegah terbentuknya kista di masa depan.

3. Operasi

Jika kista besar, menyebabkan gejala, atau ada kekhawatiran tentang kanker ovarium, operasi mungkin diperlukan. Tindakan operasi bisa melalui laparoskopi (prosedur minimal invasif) atau laparotomi (operasi terbuka) untuk mengangkat kista.

Baca Juga: Kista Payudara Apakah Bisa Menjadi Kanker? Yuk Simak Penjelasannya!

Cara mencegah kista ovarium

Meskipun tidak semua kista ovarium dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terbentuknya kista, seperti:

1. Pemeriksaan ginekologi rutin

Melakukan pemeriksaan panggul rutin dapat membantu dalam deteksi dini kista dan kondisi lainnya.

2. Pengelolaan kondisi medis

Mengelola kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko kista ovarium, seperti endometriosis, dengan pengobatan yang tepat.

Baca Juga: Moms Wajib Tahu Nih, Kenali 10 Gejala Gangguan PCOS pada Perempuan

3. Penggunaan kontrasepsi hormonal

Pil kontrasepsi dapat mengurangi risiko pembentukan kista ovarium dengan mengatur siklus menstruasi dan mencegah ovulasi.

4. Gaya hidup sehat

Mempraktikkan gaya hidup sehat, termasuk diet seimbang, olahraga teratur, dan mengelola stres, dapat membantu menjaga kesehatan ovarium.

Nah, itulah beberapa cara mengobati kista ovarium beserta langkah untuk pencegahannya. Meskipun banyak kista ovarium hilang dengan sendirinya, penting untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat jika kista menyebabkan gejala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.