M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Susu Kedelai Bagus untuk Diet? Ini Faktanya

Apakah Susu Kedelai Bagus untuk Diet? Ini Faktanya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apakah susu kedelai bagus untuk diet? Cari tahu faktanya di sini!

Susu kedelai semakin populer sebagai alternatif susu sapi, terutama di kalangan mereka yang sedang menjalani diet atau memiliki intoleransi laktosa. Banyak orang yang beralih ke pola makan berbasis tanaman dan susu kedelai sering dipilih karena kaya akan nutrisi, rendah kalori, dan lebih ramah bagi mereka yang mencari opsi vegan.

Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah susu kedelai bagus untuk diet? MomsMoney akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Mari simak!

Baca Juga: Inspirasi Menu Diet Defisit Kalori dalam Satu Minggu untuk Turunkan Berat Badan

Apakah Susu Kedelai Bagus untuk Diet?

Susu kedelai adalah pilihan yang bagus jika Anda ingin menurunkan berat badan. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients yang dikutip dari Live Strong, kandungan protein dalam susu kedelai dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Berikut beberapa manfaat susu kedelai untuk diet menurunkan berat badan:

1. Susu Kedelai Rendah Kalori

Salah satu keunggulan susu kedelai dibandingkan susu sapi dalam diet adalah kandungan kalori yang lebih rendah dan lebih sedikit gula. Satu cangkir susu kedelai utuh rata-rata mengandung sekitar 80 kalori, yang lebih rendah dari susu skim.

Susu kedelai juga memiliki karbohidrat yang lebih baik karena mengandung setengah jumlah gula yang ada pada susu sapi, yang biasanya mengandung sekitar 12 gram gula laktosa.

Karbohidrat dalam susu kedelai sebagian besar berupa serat, dengan satu cangkir susu kedelai menyediakan 3 gram serat, yang mencakup sekitar 12% dari kebutuhan serat harian Anda. Serat ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mempercepat proses pencernaan.

Baca Juga: Sayuran yang Bagus untuk Diet, Ini 10 Rekomendasinya

2. Susu Kedelai Membantu Mengurangi Lemak Tubuh

Lemak dalam susu kedelai berbeda dengan lemak dalam susu sapi. Lemak dalam susu sapi cenderung jenuh dan berisiko menumpuk di tubuh. Sebaliknya, lemak tak jenuh dalam susu kedelai baik untuk tubuh karena dapat mencegah peningkatan lemak darah dan menghambat penyerapan lemak serta kolesterol dalam usus.

Selain itu, fitosterol yang ada dalam kedelai juga berfungsi sebagai penghambat penyerapan lemak, sehingga mengonsumsi susu kedelai dapat membantu mengurangi penyerapan lemak dari makanan.

Susu kedelai juga kaya akan vitamin yang membantu membakar lemak. Satu cangkir susu kedelai mengandung 30% dari kebutuhan harian riboflavin dan 50% vitamin B12.

Kedua vitamin ini sangat penting dalam produksi energi dan metabolisme asam lemak, sehingga tubuh bisa membakar lemak dengan lebih efisien, yang mendukung penurunan berat badan.

Baca Juga: 16 Cemilan Diet Malam Hari yang Sehat dan Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

3. Susu Kedelai dapat Membangun Otot Tanpa Lemak

Susu kedelai mengandung protein hampir setara dengan susu sapi, yaitu sekitar 7 gram per cangkir, dan mengandung semua asam amino esensial. Protein kedelai dianggap sebagai salah satu sumber protein lengkap terbaik yang membantu membangun otot, jaringan, dan sistem tubuh lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk kedelai secara teratur, dikombinasikan dengan olahraga, dapat mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan persentase otot tanpa lemak.

Dengan berbagai manfaat ini, susu kedelai dapat menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan berat badan. Selain itu, produk kedelai juga sering menggantikan makanan yang kurang sehat, yang membantu mengurangi konsumsi makanan tinggi kalori dan lemak.

Mengutip dari Very Well Health, isoflavon yang terkandung dalam kedelai juga dapat membantu mengatur berat badan dengan memengaruhi hormon yang berhubungan dengan nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Jadi, susu kedelai tidak hanya bagus untuk menurunkan berat badan, tetapi juga membantu menyeimbangkan hormon yang terkait dengan pengaturan nafsu makan dan pembakaran lemak.

Demikianlah ulasan tentang apakah susu kedelai bagus untuk diet atau tidak. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: 15 Menu Sarapan yang Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (6/3)

IHSG berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (6/3/2026).​ Berikut daftar rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk hari ini.

BI Sumut Buka Layanan Tukar Uang Pecahan Baru Termin 2, Ini Lokasi & Jadwalnya

Warga Sumut buruan tukar uang pecahan baru untuk THR Lebaran! Cek jadwal dan lokasi kas keliling serta loket bank yang berpartisipasi.

Airnav Buka Lagi Mudik Gratis 2026 Part 2 Hari Ini, 550 Tiket Kereta Tersedia

Program Mudik Gratis Airnav Part 2 dibuka 6 Maret 2026! 550 tiket kereta menanti. Cek rute dan cara daftar sekarang sebelum kehabisan kuota.

Merosot! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 6 Maret

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram dibanderol Rp 3.024.000 Jumat (6/3/2026), turun Rp 25.000 dibanding harga Kamis (5/3/2026).

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (6/3) Kompak Naik

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Jumat (6/3/2026) kompak naik. Emas Galeri 24 jadi Rp 3.080.000, emas UBS Rp 3.096.000.

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (6/3)

IHSG berpeluang mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (6/3/2026)​. Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas   

3 Bibit Siklon Tropis di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

BMKG masih mengidentifikasi keberadaan tiga bibit siklon tropis yang memicu peningkatan curah hujan atau cuaca ekstrem di sejumlah provinsi.

Tecno Megapad 2, Watch GT 1S & FreeHear 2: Rilis di MWC 2026, Bawa Fitur Keren

Tecno kenalkan Megapad 2, Watch GT 1S, FreeHear 2 di MWC 2026. Ekosistem AIoT Tecno kini semakin lengkap dan terintegrasi! 

Dari Cek Kesehatan hingga Aktif Bergerak, Ini Tips Hidup Sehat dari AIA Vitality

​Program wellness AIA Vitality mendorong masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan.

Hasil All England 2026: Ini 6 Wakil Indonesia yang Melaju ke Babak 8 Besar

Ada 6 wakil Indonesia yang memastikan berlaga di Babak 8 Besar All England Badminton Open Championship 2026.