M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa yang Harus Dilakukan saat Asam Lambung Naik? Lakukan 5 Hal Ini

Apa yang Harus Dilakukan saat Asam Lambung Naik? Lakukan 5 Hal Ini
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apa yang harus dilakukan saat asam lambung naik? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Asam lambung yang naik atau dikenal dengan nama medisnya sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah masalah kesehatan yang umum terjadi dan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Banyak orang yang pernah merasakannya, mulai dari sensasi terbakar di dada, mulas, hingga rasa asam yang muncul di tenggorokan. Meskipun tidak selalu berbahaya, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi serius.

Baca Juga: Manfaat Temulawak untuk Asam Lambung, Ulasannya Lengkapnya di Sini

Lantas, apa yang harus dilakukan saat asam lambung naik? Melansir dari laman Very Well Health, inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan:

1. Hindari makanan pemicu

Beberapa jenis makanan dapat memicu gejala refluks asam. Karena reaksi setiap orang bisa berbeda, Anda mungkin perlu mencoba beberapa cara untuk mengetahui makanan mana yang berkontribusi.

Anda bisa mengonsumsi makanan tertentu dalam jumlah lebih sedikit atau saat perut kosong tanpa menyebabkan masalah.

Namun, beberapa makanan bisa menjadi masalah jika dikonsumsi mendekati waktu tidur, sehingga menghindari konsumsi makanan tersebut di malam hari bisa membantu.

Makanan yang dapat memengaruhi sfingter esofagus bawah dan menyebabkan refluks asam antara lain:

  • Alkohol
  • Minuman berkarbonasi
  • Cokelat
  • Kopi
  • Bawang putih
  • Makanan berlemak tinggi
  • Mint
  • Bawang
  • Makanan pedas
  • Tomat
  • Teh

2. Minum obat OTC

Berbagai obat bebas (OTC) dapat membantu mengatasi refluks asam dengan cara yang berbeda. Anda mungkin perlu mencoba beberapa obat atau berkonsultasi ke dokter untuk menemukan yang paling cocok.

Namun, jangan bergantung terlalu lama pada obat OTC. Jika Anda merasa harus mengonsumsinya lebih dari beberapa kali dalam seminggu, ini saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Mungkin perlu perubahan pola makan, gaya hidup, atau pengobatan yang berbeda.

Jenis obat OTC yang dapat digunakan antara lain:

  • Antasida (seperti Mylanta, Rolaids, dan Tums) yang berfungsi untuk menetralkan asam lambung dan meredakan mulas segera setelah diminum.
  • Penghambat histamin-2 (H2) (seperti Pepcid Complete, Pepcid AC, Zantac 360, dan Tagamet HB) yang mengurangi produksi asam di lambung. Obat ini mungkin memerlukan waktu 1-3 jam untuk mulai bekerja.
  • Inhibitor pompa proton (PPI) (seperti Nexium 24HR, Prevacid 24HR, Prilosec OTC, dan Zegerid OTC) yang bekerja mengurangi jumlah asam yang diproduksi lambung. PPI perlu dikonsumsi selama beberapa hari untuk efektivitas optimal, umumnya dalam periode 14 hari.

Baca Juga: 9 Cemilan Sehat untuk Penderita Asam Lambung Konsumsi, Coba yuk!

3. Tinjau obat yang Anda konsumsi

Kadang-kadang, obat-obatan tertentu dapat berkontribusi pada refluks asam. Jika obat Anda menyebabkan masalah, Anda mungkin perlu menyesuaikan dosis atau beralih ke obat lain. Bicarakan dengan dokter tentang cara mengelola efek samping ini.

Obat-obatan yang dapat menyebabkan refluks meliputi estrogen, antidepresan trisiklik, serta obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau naproxen (Aleve).

Obat lain, seperti bifosfonat yang digunakan untuk osteoporosis (Fosamax, Ibandronate, Actonel), juga dapat mengiritasi kerongkongan.

4. Tinggikan tempat tidur

Menaikkan bagian kepala tempat tidur atau permukaan tidur bisa membantu meredakan gejala refluks asam. Gravitasi bisa mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Salah satu cara yang efektif adalah dengan menggunakan bantal tambahan atau lebih baik lagi, menaikkan kepala tempat tidur menggunakan blok.

Baca Juga: Ini Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebihan oleh Penderita Asam Lambung

5. Lakukan perubahan gaya hidup

Melakukan perubahan kecil dalam aktivitas sehari-hari dapat membantu mengurangi risiko refluks atau meredakan gejalanya. Beberapa hal yang dapat dicoba adalah:

  • Hindari olahraga setelah makan.
  • Jangan berbaring dalam waktu tiga jam setelah makan.
  • Pertimbangkan penurunan berat badan jika disarankan oleh tenaga medis.
  • Makan dalam porsi yang lebih kecil.
  • Berhenti merokok.

Itulah ulasan tentang apa yang harus dilakukan saat asam lambung naik. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: Apakah Aman Konsumsi Sawi Putih untuk Asam Lambung? Ini Jawabannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?