M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Aman Konsumsi Sawi Putih untuk Asam Lambung? Ini Jawabannya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah aman konsumsi sawi putih untuk asam lambung atau tidak? Mari cari tahu jawabannya di sini!

Sawi putih merupakan salah satu sayuran yang populer di Indonesia. Rasanya yang segar dan tekstur yang renyah, sawi putih sering kali menjadi pilihan dalam berbagai masakan, mulai dari tumisan, sup, hingga salad.

Namun, bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki masalah asam lambung, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah aman konsumsi sawi putih untuk asam lambung mereka. MomsMoney akan membahasnya di sini. Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: 12 Obat Asam Lambung Herbal Alami Terbaik yang Dapat Anda Coba

Apakah Aman Konsumsi Sawi Putih untuk Asam Lambung?

Sawi putih adalah jenis sayuran yang termasuk dalam keluarga kol atau kubis. Dikutip dari laman Halodoc, sawi putih mengandung serat, karbohidrat, protein, dan banyak vitamin penting seperti vitamin A, B1, B2, B3, B6, C, E, dan K.

Selain itu, sawi putih juga mengandung mineral penting seperti kalsium, kalium, fosfor, zat besi, zinc, natrium, dan magnesium.

Namun, sawi putih rupanya bisa menyebabkan perut kembung karena memicu produksi gas berlebih di tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat yang berlebihan bisa menjadi masalah bagi pengidap asam lambung.

Menurut Digestive Health Institute, terlalu banyak serat bisa menyebabkan fermentasi di usus besar yang kemudian menyebar ke usus kecil. Hal ini dapat memicu pertumbuhan bakteri di usus kecil, yang akhirnya bisa menyebabkan refluks asam, kembung, dan ketidaknyamanan perut.

Merangkum dari laman Nutriflakes dan Hello Sehat, sawi putih mengandung gula kompleks yang susah dicerna tubuh, sehingga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki masalah asam lambung.

Baca Juga: Apakah Aman Konsumsi Roti Gandum untuk Asam Lambung?

Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan sebaliknya. Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Journal of Gastroenterology pada 2018 menemukan bahwa makanan kaya serat bisa memberi tekanan lebih sedikit pada sfingter esofagus, yang merupakan cincin otot di bagian bawah kerongkongan yang mengelilingi esofagus dan berfungsi mengontrol aliran makanan ke lambung.

Berdasarkan penelitian ini, makanan tinggi serat bisa membantu mengurangi refluks asam. Oleh karena itu, bagi pengidap asam lambung, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi sawi putih, karena tidak semua penderita asam lambung merespons makanan ini dengan cara yang sama.

Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang pengaruh sawi putih pada pengidap asam lambung masih diperlukan.

Baca Juga: 17 Cara Mengobati Asam Lambung Naik yang Terbukti Efektif

Sayuran yang Harus Dihindari untuk Asam Lambung

Selain sawi putih, ada beberapa sayuran lain yang perlu dihindari oleh penderita asam lambung, antara lain:

1. Brokoli

Brokoli kaya nutrisi, namun bisa menyebabkan kembung karena kandungan rafinosanya. Sebaiknya dibatasi untuk penderita asam lambung. Hindari mengolahnya dengan bahan tinggi lemak seperti keju atau susu.

2. Kol

Kol juga mengandung rafinosa yang sulit dicerna dan bisa menghasilkan gas di perut, yang menyebabkan kembung dan sendawa, serta memperburuk gejala asam lambung.

3. Kembang Kol

Seperti kol, kembang kol mengandung rafinosa yang dapat memicu kembung dan memperburuk gejala GERD. Jika ingin memakannya, batasi jumlahnya dan campurkan dengan sayuran yang lebih aman.

4. Bawang Bombay

Bawang bombay dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan heartburn. Kandungan fruktosanya juga bisa menghasilkan gas yang memperburuk kembung saat asam lambung naik.

Baca Juga: 9 Makanan yang Efektif Menurunkan Asam Lambung Naik

5. Bawang Putih

Bawang putih memiliki pH yang asam. Konsumsi berlebihan, terutama mentah, dapat meningkatkan keasaman lambung dan memicu GERD. Namun, bawang putih masih boleh digunakan dalam jumlah kecil sebagai bumbu masakan.

6. Tomat

Tomat mengandung asam yang tinggi, yang dapat memicu gejala asam lambung. Meski kaya nutrisi baik untuk kesehatan jantung dan pencegahan kanker, kandungan asamnya bisa menyebabkan mulas.

7. Cabai

Cabai, yang umum digunakan dalam masakan Indonesia, bisa meningkatkan produksi asam lambung karena senyawa asam yang terkandung di dalamnya. Konsumsi cabai dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk kondisi pencernaan bagi penderita asam lambung.

Baca Juga: Apakah Asam Lambung Bisa Sembuh Total? Ini Jawabannya!

Demikianlah pembahasan tentang apakah aman konsumsi sawi putih asam lambung atau tidak. Sawi putih dapat menyebabkan perut kembung karena memicu produksi gas berlebih dalam tubuh.

Konsumsi serat yang berlebihan, termasuk dari sawi putih, bisa menjadi masalah bagi pengidap asam lambung, karena dapat memicu fermentasi di usus besar.

Fermentasi ini dapat menyebar ke usus kecil dan menyebabkan pertumbuhan bakteri, yang berpotensi menambah masalah refluks asam dan ketidaknyamanan perut.

Oleh karena itu, bagi pengidap asam lambung, sebaiknya menghindari sawi putih yang mengandung gula kompleks yang sulit dicerna tubuh.

Baca Juga: Apa Penyebab Asam Lambung Sering Kambuh ya? Ini Kemungkinan 7 Penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.