M O M S M O N E Y I D
Bugar

Aneurisma: Penyebab, Faktor Risiko, dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

Reporter: Virdita Rizki Ratriani  |  Editor: Virdita Ratriani


MOMSMONEY.ID - Aneurisma adalah kondisi di mana terjadi penggelembungan pembuluh darah akibat melemahnya dinding pembuluh darah. 

Penggelembungan dinding pembuluh darah ini bisa sampai melebar sekitar 50% dari diameter normal pembuluh darah. Aneurisme dapat terjadi di pembuluh darah mana pun, tetapi paling sering terlihat di arteri daripada vena.

Dirangkum dari laman John Hopkins Medicine, aneurisma dapat terletak di banyak area tubuh, seperti pembuluh darah otak ( aneurisma serebral ), aorta (arteri terbesar dalam tubuh), leher, usus, ginjal, limpa, dan pembuluh darah kaki (aneurisma iliaka, femoral, dan poplitea). 

Namun, lokasi paling umum dari aneurisma adalah aorta, yakni pembuluh darah yang membawa darah beroksigen dari jantung ke tubuh. Gejala aneurisma tergantung dari lokasi, bentuk, dan penyebabnya.  

Lantas, apa saja penyebab dan cara menangani aunerisma? 

Baca Juga: 14 Ciri-Ciri Darah Tinggi Parah, Salah Satunya Ada Darah dalam Urine

Penyebab aneurisma

Aneurisma dapat terus bertambah besar seiring dengan melemahnya dinding arteri secara progresif. Hal ini membuat terkadang intervensi bedah diperlukan untuk penanganan aneurisma untuk mencegah pecahnya aneurisma.

Semakin besar aneurisma, semakin besar risiko pecah (meledak). Dengan ruptur, perdarahan yang mengancam jiwa (perdarahan yang tidak terkontrol), dan kemungkinan kematian, dapat terjadi.

Penyebab aneurisma salah satunya adalah rusaknya komponen struktural (protein) dinding aorta. Namun, penyebab pasti aneurisma tidak sepenuhnya diketahui.

Meski demikian, salah satu penyebab aneurisma adalah pengerasan pembuluh darah dan munculnya plak. 

Baca Juga: Cara Menurunkan Darah Tinggi Alami, Waspadai Ciri-Ciri Darah Tinggi Parah

Faktor risiko aneurisme

Beberapa faktor risiko penyebab aneurisme antara lain: 

  • Usia yang lebih tua
  • Pria
  • Sejarah keluarga
  • Faktor genetik
  • Hiperlipidemia (peningkatan lemak dan kolesterol dalam darah )
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Merokok
  • Diabetes
  • Kegemukan

Baca Juga: Kemenkes Beberkan Ciri-Ciri Diabetes yang Harus Diwaspadai, Ada 11 Gejala

Penyebab aneurisme 

Penyebab aneurisma tergantung dengan lokasi aneurisme. Contoh aneurisma dalam tubuh dan penyebab anuerisme di antaranya adalah: 

1. Aneurisma Aorta Perut (AAA)

  • Aterosklerosis (terutama di segmen aorta perut di bawah ginjal, disebut aneurisma aorta infrarenal)
  • Gangguan genetik
  • Arteritis sel raksasa atau penyakit yang menyebabkan radang arteri temporal dan arteri lain di kepala dan leher, menyebabkan arteri menyempit, mengurangi aliran darah di area yang terkena; dapat menyebabkan sakit kepala terus-menerus dan kehilangan penglihatan
  • Infeksi

Baca Juga: Tanda-Tanda Diabetes Melitus, Simak Cara Cek Gula Darah Tinggi Tanpa Alat

2. Aneurisma Cerebral

  • Bawaan (hadir sejak lahir)
  • Tekanan darah tinggi
  • Aterosklerosis
  • Trauma kepala

3. Aneurisma Arteri Iliac Umum

  • Aterosklerosis
  • Kehamilan
  • Infeksi
  • Trauma setelah operasi lumbar atau pinggul

4. Aneurisma Arteri Femoral dan Poplitea

  • Aterosklerosis
  • Trauma
  • Gangguan bawaan

Baca Juga: Kenali 14 Gejala Darah Tinggi Parah, Tensi di Atas Angka 180/120 mmHg

Gejala aneurisma 

Aneurisma kemungkinan bisa terjadi tanpa gejala dan juga dengan gejala. Gejala aneurisma tergantung pada lokasi aneurisma di dalam tubuh.

Gejala aneurisma berdasarkan lokasinya antara lain:

1. Abdominal Aortic Aneurysm (AAA)

  • Nyeri konstan di perut, dada, punggung bagian bawah, atau selangkangan

2. Aneurisma Cerebral

  • Tiba-tiba sakit kepala parah, mual, muntah, gangguan penglihatan, kehilangan kesadaran

Baca Juga: Jangan Diabaikan, Ini Sederet Penyebab Nyeri Punggung yang Perlu Diketahui

3. Aneurisma Iliac umum

  • Nyeri perut bagian bawah, punggung, dan / atau selangkangan

4. Aneurisma Arteri Femoral dan Poplitea

  • Pulsasi arteri yang terletak di daerah selangkangan (arteri femoralis) atau di bagian belakang lutut (arteri poplitea) dengan mudah teraba (teraba), nyeri di kaki, luka di kaki atau tungkai bawah

Gejala aneurisma mungkin menyerupai kondisi atau masalah medis lainnya. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Demikian penjelasan mengenai penyakit aneurisma, penyebab, dan gejalanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Climate Impact Innovations Challenge Kembali Hadir Berhadiah Total Rp 15 miliar

CIIC memiliki tujuan mengatasi tantangan ekologis yang mendesak dan membantu mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim.

Dua Bank Swasta Cum Date Dividen Besok, 9 April 2026, Cek Rinciannya!

Bagi para pemburu dividen tunai, jangan lewatkan tanggal cum date dividen dua bank swasta berikut ini!

Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (9/4)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 8 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (9/4) di Jabodetabek, Hujan Sangat Lebat di Mana?

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (9/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Promo Alfamidi Cooking Fair 1-15 April 2026, Beras Porang-Saus Tiram Harga Spesial

Manfaatkan promo Alfamidi Cooking Fair periode 1-15 April 2026 untuk belanja kebutuhan dapur lebih hemat.

7 Cara Minum Kopi Paling Sehat agar Manfaatnya Maksimal

Inilah beberapa cara minum kopi paling sehat agar manfaatnya maksimal. Coba terapkan, yuk!             

10 Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Enamel Gigi

Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman yang bisa merusak enamel gigi, lho. Apa sajakah itu?   

Riset Bisa Dapat Pendanaan, Ini Arah yang Dicari Industri

​Hingga 2025, BPDP telah mendanai sekitar 400 riset kelapa sawit dari hulu hingga hilir, namun implementasinya di industri masih perlu didorong  

Kredivo: Usia 30+ dan Laki-Laki Lebih Aktif Pakai PayLater Selama Ramadan

Dari data Kredivo, terlihat kalau penggunaan PayLater selama Ramadan cukup merata antara laki-laki dan perempuan, 53% berbanding 47%.   

6 Efek Samping Serius Minum Teh Hijau Berlebihan yang Jarang Dibahas

Ternyata ada beberapa efek samping serius minum teh hijau berlebihan yang jarang dibahas, lho. Yuk, cari tahu di sini!