M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Tips Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan secara Efektif, Terapkan yuk

8 Tips Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan secara Efektif, Terapkan yuk
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips jalan kaki untuk menurunkan berat badan secara efektif. Mau coba?

Menurut Cedric Bryant, Ph.D., Presiden dan Kepala Ilmuwan American Council on Exercise, berjalan kaki bisa jadi cara efektif untuk menurunkan berat badan.

Aktivitas ini termasuk latihan kardio dengan dampak rendah yang dapat membakar kalori dan membantu mengurangi berat badan.

Banyak orang merekomendasikan berjalan karena simpel dan mudah dilakukan siapa saja.

Melansir dari laman ACE Fitness, ahli gizi Marisa Moore dari Atlanta, mengatakan, berjalan sangat cocok terutama bagi pemula. Kuncinya adalah memilih jenis aktivitas yang nyaman dan menyenangkan agar bisa dilakukan secara rutin.

Jika tujuan Anda menurunkan berat badan, Bryant menyarankan untuk berjalan kaki setidaknya 45 menit hampir setiap hari dalam seminggu.

Untuk kesehatan secara umum, 30 menit per hari sudah cukup, namun untuk pembakaran lemak yang lebih maksimal, durasi bisa ditingkatkan menjadi 45–60 menit.

Baca Juga: Apakah Minum Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan atau Tidak? Ini Jawabannya

Durasi ini tak harus dilakukan sekaligus, bisa dibagi dalam beberapa sesi. Misalnya, 30 menit di pagi hari, lalu tambahan 15–30 menit di malam hari atau saat istirahat siang.

Total waktu berjalan yang mendekati satu jam per hari lebih efektif untuk membantu menurunkan atau menjaga berat badan secara stabil.

Mengutip dari laman Medical News Today, ini beberapa tips jalan kaki untuk menurunkan berat badan secara efektif:

1. Jalan lebih cepat

Semakin cepat Anda berjalan, semakin banyak kalori yang dibakar. Menurut NHS, usahakan berjalan dalam kecepatan yang masih memungkinkan untuk berbicara, tapi sulit untuk bernyanyi. Anda bisa menggunakan aplikasi atau jam tangan pintar untuk memantau kecepatan dan detak jantung.

2. Gunakan rompi berbobot

Menambahkan beban seperti rompi khusus bisa membuat jalan kaki jadi lebih menantang dan membakar lebih banyak energi. Penelitian kecil pada wanita pascamenopause menunjukkan bahwa memakai rompi berbobot saat olahraga ringan bisa membantu menjaga kepadatan tulang.

Namun, cara ini tidak cocok untuk semua orang, terutama yang punya masalah punggung atau leher. Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencobanya.

3. Pilih rute menanjak

Berjalan di tanjakan atau menaiki tangga akan meningkatkan intensitas latihan. Anda bisa mengatur kemiringan di treadmill atau memilih jalur berbukit saat jalan kaki di luar. Menghindari lift dan memilih tangga juga bisa membantu.

Baca Juga: 11 Pilihan Buah-buahan untuk Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan

4. Perhatikan postur tubuh

Postur yang baik saat berjalan membantu otot bekerja lebih maksimal dan mencegah cedera. Beberapa tips postur yang benar saat berjalan sebagai berikut:

  • Berdiri tegak dengan kepala, bahu, dan pinggul sejajar.
  • Tarik otot perut.
  • Pandangan lurus ke depan.
  • Langkahkan kaki dari tumit ke ujung jari.
  • Ayunkan lengan dengan siku ditekuk 90 derajat.
  • Hindari membungkuk, terutama saat naik atau turun bukit.

5. Tambahkan latihan kekuatan

Selingi jalan kaki dengan gerakan latihan beban menggunakan berat badan seperti:

  • Squat
  • Push-up
  • Burpee
  • Tricep dips
  • Lunges

Ini bisa membakar lebih banyak kalori dan membentuk otot. CDC bahkan menganjurkan kombinasi antara latihan kardio dan kekuatan untuk kebugaran optimal.

6. Coba jalan cepat berselang (interval)

Power walking adalah jalan cepat dengan gerakan tangan yang aktif. Mulailah dengan pemanasan selama 5–10 menit, lalu lakukan jalan cepat sekitar 10–15 detik, dan kembali ke kecepatan normal. Ulangi pola ini beberapa kali. Pemula bisa memulai dari interval pendek dan menambah durasi secara bertahap.

Baca Juga: 16 Menu Diet Sederhana dan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

7. Lakukan beberapa sesi jalan kaki singkat sehari

Jika sulit menyisihkan waktu lama, Anda bisa membagi sesi jalan kaki menjadi beberapa kali. Menurut studi tahun 2019, dua sesi jalan 25 menit bisa lebih efektif menurunkan berat badan dibanding satu sesi 50 menit. Namun, penelitian ini masih terbatas dan dibutuhkan studi lanjutan.

8. Tambah jumlah langkah harian

Menambah langkah harian juga membantu menjaga berat badan dan kesehatan secara umum. Target idealnya adalah 10.000 langkah per hari. Bagi anak muda, 7.000–13.000 langkah sudah cukup memberi manfaat, sedangkan lansia cukup 6.000–10.000.

Cara sederhana untuk menambah langkah sebagai berikut:

  • Gunakan tangga, bukan lift.
  • Parkir kendaraan agak jauh.
  • Jalan kaki saat pergi makan siang atau ke tempat kerja.
  • Ambil istirahat dengan berjalan, bukan duduk.

Anda bisa memakai pedometer atau aplikasi penghitung langkah untuk memantau pencapaian harian.

Baca Juga: Daftar Menu Diet Menurunkan Berat Badan Tanpa Nasi, Intip di Sini

Itulah beberapa tips jalan kaki untuk menurunkan berat badan secara efektif. Dengan sedikit perubahan dan tambahan aktivitas, jalan kaki bisa jadi rutinitas efektif untuk menurunkan berat badan sekaligus menjaga kebugaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.