M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema
Reporter: Markus Sumartomdjon  |  Editor: Markus Sumartomjon


MOMSMONEY.ID - Pernahkah suara Anda terasa serak, berat, atau bahkan hampir hilang setelah seharian mengajar, memimpin rapat, melayani pelanggan, atau berbicara di depan banyak orang? Banyak orang menganggap kondisi ini sebagai hal yang wajar karena risiko pekerjaan.

Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda vocal fatigue atau kelelahan suara, yaitu kondisi ketika pita suara bekerja terlalu keras sehingga kualitas suara menurun.

Jika terjadi berulang dan tidak ditangani dengan baik, kelelahan suara dapat mengganggu komunikasi, menurunkan produktivitas, bahkan mempengaruhi kualitas hidup, terutama bagi mereka yang mengandalkan suara sebagai alat utama untuk bekerja. 

Kelelahan suara dapat dialami oleh siapa saja. Namun, risiko lebih tinggi terjadi pada orang yang menggunakan suara sebagai bagian penting dari pekerjaannya. Beberapa kelompok yang lebih berisiko mengalami kelelahan suara antara lain: pengajar, penyanyi, pembawa acara, petugas layanan konsumen, instruktur atau pekerja di lingkungan yang bising.

Baca Juga: 6 Cara Alami untuk Mengembalikan Suara yang Hilang, Coba yuk!

Lantas bagaimana pengobatannya? 

Pada banyak kasus, kelelahan suara dapat membaik dengan mengurangi beban suara, memperbaiki kebiasaan berbicara, dan mengatasi faktor pemicu.Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain adalah seperti dilansir dari situs Kementerian Kesehatan berikut ini:

Istirahat suara

Mengurangi penggunaan suara saat mulai serak, berat, atau sakit. Istirahat suara bukan berarti harus diam total sepanjang hari, tetapi mengurangi berbicara yang tidak perlu dan menghindari memaksakan suara.

Cukup minum

Menjaga hidrasi membantu tenggorokan terasa lebih nyaman dan mendukung fungsi suara.

Menghindari berteriak atau berbicara terlalu keras

Jika harus berbicara di ruangan besar atau bising, sebaiknya gunakan mikrofon atau alat bantu pengeras suara.

Terapi suara bila diperlukan

Terapi suara dapat membantu memperbaiki teknik penggunaan suara, mengurangi ketegangan, dan mencegah kekambuhan, terutama pada pekerja yang sangat bergantung pada suara.

Mengatasi penyakit penyerta

Bila keluhan dipicu oleh refluks asam lambung, alergi, batuk kronis, infeksi, atau iritasi, kondisi tersebut perlu ditangani.

Menghindari iritan

Asap rokok, debu, polusi, dan udara kering dapat memperburuk keluhan suara.

Pemeriksaan lebih lanjut bila keluhan menetap

Bila suara serak atau cepat habis berlangsung lama, sering berulang, atau mengganggu pekerjaan, sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Untuk pekerja pengguna suara profesional, pendekatan terbaik tidak hanya mengobati saat keluhan muncul, tetapi juga mengelola risiko penggunaan suara dalam pekerjaan. Kajian tentang pengguna suara okupasional menekankan pentingnya manajemen risiko aktif, edukasi, pencegahan, dan rehabilitasi untuk menjaga kesehatan suara pekerja.

Baca Juga: Kloning Suara AI Bisa Kuras Rekening Tanpa Disadari, Ini Cara Melindungi Diri

Bagaimana mencegahnya?

Kelelahan suara umumnya dapat dicegah dengan menerapkan kebiasaan yang baik saat menggunakan suara dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini sangat penting bagi orang yang menggunakan suara sebagai alat utama untuk bekerja, seperti guru, penyanyi, penyiar, petugas call center, atau layanan nasabah maupun pembicara publik.

Selain menjaga kesehatan pita suara, langkah-langkah berikut juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan suara dalam jangka panjang.

Beri waktu istirahat pada suara

Pita suara juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, sama seperti otot tubuh lainnya. Jika harus berbicara dalam waktu lama, usahakan menyempatkan jeda beberapa menit di sela-sela aktivitas agar pita suara tidak terus-menerus bekerja.

Hindari berbicara terlalu keras atau berteriak

Berbicara dengan suara keras dalam waktu lama dapat membuat pita suara bekerja lebih berat. Bila harus berbicara di ruangan yang luas atau bising, gunakan mikrofon atau pengeras suara agar tidak perlu memaksakan suara.

Minum air putih yang cukup

Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu menjaga kelembapan pita suara sehingga lebih nyaman saat digunakan. Sebaiknya minum air putih secara teratur, terutama saat banyak berbicara atau berada di ruangan ber-AC.

Gunakan teknik berbicara yang baik

Hindari berbicara dengan tenggorokan yang tegang atau memaksakan nada suara yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Bagi penyanyi, guru, atau profesi lain yang menggunakan suara secara intensif, mempelajari teknik vokal yang benar dapat membantu menjaga kesehatan suara.

Hindari kebiasaan yang dapat mengiritasi pita suara

Kurangi atau hindari merokok, paparan asap rokok, debu, dan polusi udara karena dapat mengiritasi tenggorokan dan pita suara. Selain itu, hindari terlalu sering berdeham karena dapat menimbulkan gesekan berulang pada pita suara.

Jaga kesehatan tubuh

Tidur yang cukup, mengelola stres, dan segera mengatasi batuk, pilek, alergi, atau refluks asam lambung dapat membantu menjaga kualitas suara. Saat sedang mengalami infeksi saluran napas atau suara mulai serak, sebaiknya kurangi penggunaan suara agar tidak memperberat keluhan.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.