MOMSMONEY.ID - Ternyata ada beberapa teh yang bisa meredakan sakit kepala secara alami, lo. Yuk, intip daftarnya di sini!
Sakit kepala bisa datang tanpa peringatan. Tiba tiba kepala terasa berat, berdenyut, atau seperti ditekan dari dua sisi. Penyebabnya beragam, mulai dari stres, kurang tidur, dehidrasi, hingga terlalu lama menatap layar.
Banyak orang langsung mengandalkan obat pereda nyeri. Padahal, ada cara alami yang bisa dicoba lebih dulu untuk membantu meredakan keluhan ini, salah satunya dengan menikmati secangkir teh hangat.
Beberapa jenis teh mengandung senyawa alami yang dapat membantu merilekskan otot, mengurangi peradangan, menenangkan sistem saraf, dan bahkan memperbaiki aliran darah. Efek hangatnya juga memberi rasa nyaman yang membantu tubuh lebih rileks.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Teh untuk Menyeimbangkan Hormon Anda, Mau Coba?
Bersumber dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa teh yang bisa meredakan sakit kepala secara alami:
1. Teh jahe
Jahe adalah rempah dengan rasa pedas dan aroma khas yang sering digunakan dalam masakan maupun minuman. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak atau suplemen jahe dapat membantu mengurangi migrain dan gejalanya dalam waktu sekitar dua jam setelah serangan.
Jahe bekerja sebagai antioksidan dan membantu menurunkan peradangan, yaitu reaksi tubuh yang bisa memicu rasa sakit. Teh jahe juga sering dianjurkan untuk mengatasi mual dan muntah, termasuk yang terjadi saat hamil atau selama kemoterapi. Karena itu, teh jahe juga dapat membantu mual yang menyertai sakit kepala.
2. Teh chamomile
Chamomile mengandung senyawa alami yang dapat membantu mengurangi peradangan. Efek ini berpotensi membantu meredakan sakit kepala.
Walaupun belum banyak penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa teh chamomile efektif mengatasi sakit kepala, beberapa bentuk penggunaan luar menunjukkan manfaat untuk migrain.
Selain itu, chamomile juga dikenal membantu mengurangi kecemasan dan depresi. Karena stres dan gangguan suasana hati sering memicu sakit kepala, efek menenangkan dari chamomile bisa memberi manfaat tambahan.
3. Teh kulit willow
Kulit pohon willow telah digunakan sebagai pereda nyeri alami selama ribuan tahun. Tanaman ini mengandung salisin, yang di dalam tubuh akan diubah menjadi asam salisilat. Zat ini mirip dengan bahan aktif dalam aspirin yang membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit willow efektif untuk mengurangi nyeri punggung dan nyeri sendi kronis. Namun, bukti langsung mengenai efektivitas teh kulit willow untuk sakit kepala masih terbatas.
Baca Juga: 5 Jenis Teh Pereda Gejala Pilek Alami yang Layak Dicoba
4. Teh feverfew
Feverfew adalah tanaman berbunga yang menyerupai bunga aster dan banyak ditemukan di Eropa. Teh atau ekstrak feverfew dipercaya dapat membantu meningkatkan aliran darah, yang berperan dalam mengurangi migrain.
Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi feverfew secara rutin dapat membantu mencegah serangan migrain atau mengurangi tingkat keparahannya. Meski hasil penelitian belum sepenuhnya konsisten, tanaman ini sering digunakan sebagai pilihan alami untuk pencegahan migrain.
5. Teh cengkeh
Cengkeh merupakan kuncup bunga kering yang berasal dari Indonesia dan memiliki aroma tajam yang khas. Selain memberi rasa hangat pada teh, cengkeh memiliki sifat anti peradangan.
Senyawa dalam cengkeh juga memiliki efek antinyeri yang bekerja pada sistem saraf dan bagian otak yang berperan dalam merasakan sakit. Meskipun belum banyak penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa teh cengkeh meredakan sakit kepala, beberapa studi menunjukkan bahwa aromaterapi cengkeh dapat membantu mengurangi sakit kepala setelah operasi.
6. Teh lavender
Lavender adalah tanaman dengan aroma lembut yang menenangkan. Ekstrak dan teh lavender diketahui dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi serta meningkatkan kualitas tidur.
Walaupun bukti langsung bahwa teh lavender meredakan sakit kepala masih terbatas, penggunaan aromaterapi lavender telah terbukti membantu mencegah migrain.
Dalam sebuah penelitian, penggunaan rutin selama beberapa bulan membuat serangan migrain menjadi lebih jarang dan tidak terlalu berat.
Baca Juga: 8 Manfaat Kesehatan Minum Teh Jahe secara Rutin
7. Teh peppermint
Peppermint sering digunakan untuk membantu masalah pencernaan, sindrom iritasi usus, ketegangan otot, mual, dan sakit kepala.
Walaupun penelitian khusus tentang teh peppermint untuk sakit kepala masih terbatas, ekstrak peppermint menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Dalam satu penelitian kecil, minyak peppermint yang digunakan melalui inhaler hidung terbukti sama efektifnya dengan obat pereda nyeri tertentu dalam mengurangi intensitas migrain.
Penelitian lain juga menunjukkan, mengoleskan peppermint pada pelipis dapat membantu meredakan sakit kepala.
Itulah beberapa teh yang bisa meredakan sakit kepala secara alami. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Pertamina Amankan Pasokan BBM hingga Rest Area Jelang Mudik Lebaran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News