M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Rekomendasi Teh untuk Menyeimbangkan Hormon Anda, Mau Coba?

5 Rekomendasi Teh untuk Menyeimbangkan Hormon Anda, Mau Coba?
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa rekomendasi teh untuk menyeimbangkan hormon berikut ini. Ada apa saja, ya?

Tubuh manusia bekerja dengan sistem yang sangat kompleks, dan hormon adalah salah satu pengatur utamanya. Hormon memengaruhi suasana hati, energi, siklus menstruasi, kualitas tidur, hingga metabolisme.

Ketika hormon tidak seimbang, berbagai keluhan bisa muncul, mulai dari mudah lelah, jerawat, berat badan sulit turun, hingga perubahan mood yang drastis.

Meski gangguan hormon terkadang membutuhkan penanganan medis, ada langkah alami yang bisa membantu mendukung keseimbangan hormon, salah satunya melalui konsumsi teh herbal.

Baca Juga: 4 Jenis Hormon Bahagia dalam Tubuh dan Cara Meningkatkan Supaya Senang Terus

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa rekomendasi teh untuk menyeimbangkan hormon:

1. Teh Hijau

Teh hijau berasal dari tanaman Camellia sinensis, sama seperti teh hitam, oolong, dan teh putih. Bedanya, teh hijau tidak melalui proses fermentasi sehingga kandungan antioksidannya lebih tinggi.

Teh hijau kaya akan antioksidan, terutama EGCG (epigallocatechin gallate). Zat ini membantu melindungi sel tubuh dan mendukung metabolisme, yaitu cara tubuh mengolah energi. Teh hijau juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung penurunan berat badan ringan.

Manfaat ini sangat membantu bagi penderita PCOS (sindrom ovarium polikistik), yaitu kondisi yang sering ditandai dengan kadar hormon pria (androgen) yang tinggi, jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, dan siklus haid tidak teratur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat teh hijau akan lebih terasa jika diminum rutin selama minimal tiga bulan.

Penelitian jangka panjang juga menemukan bahwa wanita yang minum teh hijau setiap hari selama bertahun-tahun cenderung memiliki kadar estrogen yang lebih stabil, berat badan lebih terkontrol, dan kualitas tidur yang lebih baik. Pada pria, konsumsi teh hijau dikaitkan dengan kadar testosteron yang lebih baik, suasana hati lebih stabil, dan tidur yang lebih nyenyak.

Secara umum, teh hijau aman untuk kebanyakan orang. Efek samping yang mungkin muncul biasanya ringan, seperti lebih sering buang air kecil atau sedikit gangguan lambung.

2. Teh Spearmint

Teh spearmint dibuat dari daun Mentha spicata dan secara alami tidak mengandung kafein. Rasanya lebih lembut dan manis dibanding peppermint.

Teh ini sering direkomendasikan untuk penderita PCOS karena penelitian menunjukkan dapat membantu menurunkan kadar testosteron. Dengan turunnya hormon pria berlebih, gejala seperti jerawat dan pertumbuhan rambut berlebih bisa berkurang.

Selain itu, teh spearmint juga dapat membantu mengatur berat badan dan kadar gula darah, serta meningkatkan hormon perangsang folikel (FSH) yang berperan dalam ovulasi dan keteraturan menstruasi.

Untuk membuatnya, gunakan satu sendok teh daun kering atau beberapa lembar daun segar yang sedikit diremas, lalu seduh dengan air panas selama 5–7 menit. Bisa diminum langsung atau ditambahkan madu dan lemon sesuai selera.

Baca Juga: Ini 4 Tanda Tak Terduga Hormon Seks Tinggi pada Tubuh Anda

3. Teh Chasteberry

Chasteberry (Vitex agnus-castus), yang juga dikenal sebagai lada biksu, sudah lama digunakan untuk membantu mengatasi masalah hormon pada wanita.

Teh ini sering dimanfaatkan untuk meredakan gejala PMS seperti nyeri payudara dan membantu mengatur siklus haid. Cara kerjanya adalah dengan membantu menurunkan hormon prolaktin dan meningkatkan progesteron, yang penting pada paruh kedua siklus menstruasi. Dengan begitu, siklus haid bisa menjadi lebih teratur dan peluang kesuburan meningkat.

Sebagian orang juga menggunakannya untuk mengurangi gejala menopause seperti hot flashes, meskipun bukti ilmiahnya masih terbatas.

Chasteberry umumnya aman untuk penggunaan jangka pendek (hingga tiga bulan), tetapi bisa menyebabkan efek samping ringan seperti sakit perut, sakit kepala, atau perubahan siklus haid. Hindari jika sedang hamil, menyusui, mengonsumsi obat hormon, atau memiliki kanker yang sensitif terhadap hormon.

4. Teh Marjoram

Marjoram (Origanum majorana) adalah tanaman herbal dari keluarga mint yang mengandung antioksidan dan senyawa penenang alami.

Beberapa penelitian menunjukkan teh marjoram dapat membantu menyeimbangkan hormon reproduksi wanita. Manfaatnya antara lain membantu menurunkan hormon pria berlebih pada penderita PCOS, mengurangi kram atau perdarahan menstruasi yang banyak, serta membantu mengatur siklus haid.

Penelitian kecil juga menemukan bahwa marjoram dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengontrol gula darah.

Teh ini memiliki aroma lembut dengan rasa herbal yang sedikit mint. Namun, sebaiknya dihindari oleh wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Baca Juga: 4 Makanan yang Meningkatkan Hormon Kortisol atau Hormon Stres, Kurangi!

5. Teh Akar Licorice

Akar licorice (Glycyrrhiza glabra) dikenal memiliki rasa manis alami. Teh ini dapat meningkatkan kadar kortisol dan mendukung kesehatan kelenjar adrenal, sehingga membantu tubuh menghadapi stres.

Licorice juga mengandung senyawa yang mirip estrogen dan dapat membantu menurunkan kadar testosteron. Karena itu, teh ini kadang digunakan oleh penderita PCOS. Beberapa penelitian awal juga menunjukkan potensi manfaatnya dalam mengurangi hot flashes dan menjaga kesehatan tulang saat menopause, meskipun hasilnya masih bervariasi.

Namun, konsumsi rutin akar licorice dapat meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kadar kalium. Teh ini juga bisa berinteraksi dengan obat jantung atau ginjal. Karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya secara teratur.

Itulah beberapa rekomendasi teh untuk menyeimbangkan hormon. Semoga bermanfaat.

 

Selanjutnya: Jadwal Buka Puasa Surabaya 2026: Hari Ini (24/2) Jam 17.54 WIB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Imsakiyah Banjar Hari Ini (18/3), Pastikan Puasa Tetap Optimal

Jadwal Imsakiyah Kota Banjar 18 Maret 2026 sudah dirilis Kemenag. Pastikan sahur dan puasa Anda sempurna sesuai waktu yang ditetapkan.

Jadwal Imsakiyah Tasikmalaya 18 Maret, Cek Detailnya di Sini

Jadwal Imsakiyah Tasikmalaya 18 Maret 2026 telah dirilis Kemenag. Cek segera untuk panduan sahur, imsak, dan berbuka puasa Anda.

Cek Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah DI Yogyakarta, Rabu 18 Maret 2026

Jadwal imsakiyah dan buka puasa di Yogyakarta terbaru hari Selasa 17 Maret 2026 untuk ibadah puasa di 10 malam terakhir ramadan. ​

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor Rabu (18/3): Cek Perbedaan Waktu Kota & Kabupaten

Ada perbedaan tipis. Jadwal Imsak & Buka Puasa Bogor Rabu (18/3) untuk Kota dan Kabupaten tidak sama persis.  

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Rabu (18/3): Ini Jam Krusial

Jadwal imsak dan buka puasa Tangerang, Rabu (18/3) sudah rilis. Temukan cara atur waktu agar tetap fokus bekerja.

Jadwal Imsak & Buka Kebumen (18/3): Ada 3 Ganjaran Ini di Hari ke-28 Ramadhan

Momen Ramadhan hari ke-28 menjanjikan pahala istimewa. Cek jadwal imsak Kebumen 18 Maret 2026 agar ibadah Anda tepat waktu dan penuh berkah.

Jadwal Buka Puasa Terbaru Kota Padang Sidempuan Hari Ini Rabu 18 Maret 2026

Simak jadwal imsakiyah Kota Padang Sidempuan hari ini Rabu 18 Maret 2026, cek waktu imsak, salat, dan buka puasa lengkap.​

12 Makanan dan Minuman yang Diam-Diam Mengandung Kalori Tinggi

Ini dia beberapa makanan dan minuman yang diam-diam mengandung kalori tinggi. Apa sajakah itu?         

9 Khasiat Kesehatan Konsumsi Buah Blueberry yang Jarang Diketahui

Apa saja khasiat kesehatan konsumsi buah blueberry, ya? Mari intip pembahasan lengkapnya di sini!      

7 Macam Risiko Kesehatan karena Konsumsi Gula Terlalu Banyak

Tahukah bahwa ada beberapa macam risiko kesehatan karena konsumsi gula terlalu banyak, lho. Cari tahu di sini, yuk!