MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa manfaat kesehatan minum teh jahe secara rutin. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!
Teh jahe telah lama dikenal sebagai minuman herbal yang menghangatkan tubuh dan menenangkan pikiran. Di balik rasanya yang khas dan sedikit pedas, jahe menyimpan berbagai senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Minuman ini tidak hanya populer sebagai penghangat saat cuaca dingin, tetapi juga sering dikonsumsi untuk menjaga kebugaran tubuh secara alami. Jika diminum secara rutin dan dalam takaran yang tepat, teh jahe dapat memberikan dampak positif bagi berbagai fungsi tubuh Anda.
Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh
Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa manfaat kesehatan minum teh jahe secara rutin:
1. Melancarkan Pencernaan
Jahe mengandung lebih dari 100 senyawa aktif, salah satunya gingerol. Senyawa ini membantu mempercepat pergerakan makanan di dalam lambung dan saluran pencernaan. Ketika makanan tidak terlalu lama berada di usus, risiko munculnya gas dan perut kembung dapat berkurang.
Teh jahe juga membantu mengatasi masalah seperti gas berlebih, kembung, dan sembelit. Jahe bekerja dengan mengurangi proses fermentasi makanan yang tidak tercerna di usus, yang sering menjadi penyebab gangguan pencernaan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meredakan gejala gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar dan penyakit radang usus.
2. Meredakan Mual
Minum teh jahe secara rutin dapat membantu mengurangi rasa mual. Jahe terbukti efektif dalam meredakan mual akibat kehamilan, mabuk perjalanan, hingga efek samping kemoterapi.
Dalam beberapa kasus, jahe bahkan dapat menjadi alternatif alami pengganti obat antimual, terutama bagi ibu hamil dan pasien yang menjalani kemoterapi.
3. Mengurangi Peradangan
Peradangan kronis terjadi ketika tubuh terus mengalami reaksi peradangan dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan radang sendi. Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu menurunkan peradangan dalam tubuh.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengurangi peradangan yang berkaitan dengan penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, psoriasis, kolitis ulserativa, penyakit Crohn, dan lupus.
Baca Juga: 9 Manfaat Rutin Makan Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh
4. Mengurangi Nyeri dan Kekakuan Tubuh
Sifat antiinflamasi jahe membantu meredakan rasa nyeri dan kekakuan. Salah satu manfaatnya terlihat pada nyeri haid. Jahe bahkan dinilai memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat pereda nyeri tertentu dalam membantu meredakan kram menstruasi.
Konsumsi sekitar 2 gram jahe per hari, yang setara dengan satu hingga dua cangkir teh jahe, dinilai aman untuk membantu mengurangi nyeri haid.
Jahe juga bermanfaat untuk mengurangi kekakuan akibat osteoartritis. Dalam beberapa penelitian, jahe yang dikombinasikan dengan kunyit dan lada hitam terbukti membantu meredakan nyeri lutut dengan efektivitas yang hampir setara dengan obat pereda nyeri tertentu. Meski hasilnya menjanjikan, penelitian lanjutan masih diperlukan.
5. Mengontrol Berat Badan
Teh jahe tanpa gula rendah kalori sehingga cocok dikonsumsi oleh Anda yang ingin mengontrol berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengurangi penyimpanan lemak dan membantu mengendalikan nafsu makan, meskipun penelitian di bidang ini masih terbatas.
6. Mengontrol Gula Darah
Karena tidak mengandung gula tambahan dan rendah kalori, teh jahe menjadi pilihan minuman yang aman untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Beberapa bukti menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2 dan obesitas, termasuk membantu menurunkan kadar insulin puasa.
Baca Juga: 8 Manfaat Konsumsi Kentang secara Rutin bagi Kesehatan Tubuh
7. Mendukung Kesehatan Jantung
Sifat antioksidan dan antiinflamasi dalam jahe berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Jahe berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah pembentukan gumpalan darah. Konsumsi satu hingga dua cangkir teh jahe per hari dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
8. Melindungi Tubuh dari Risiko Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan risiko kanker. Senyawa gingerol dan shogaol dalam jahe diketahui dapat membantu memicu kematian sel kanker dan menghambat pertumbuhannya. Jahe berpotensi memberikan perlindungan terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, prostat, ovarium, usus besar, paru-paru, serviks, dan pankreas.
Itulah beberapa manfaat kesehatan minum teh jahe secara rutin. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 7 Manfaat Suplemen Vitamin A bagi Kesehatan Tubuh Anda
Selanjutnya: Harga Emas Sentuh Rekor US$5.100 per Ons, Saham Emiten Tambang Melonjak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News