M O M S M O N E Y I D
Keluarga

7 Culture Shock yang Bikin Orang Kaget saat Pindah ke Australia

7 Culture Shock yang Bikin Orang Kaget saat Pindah ke Australia
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ada banyak culture shock yang terjadi saat pindah ke Australia.

Melansir dari Kompas, culture shock atau gegar budaya ialah perasaan ketika seseorang merasa terkejut saat menghadapi lingkungan & budaya yang berbeda di wilayah yang baru.

Meski Australia sangat dekat dengan Indonesia, namun budaya hingga kehidupan di sana sangat berbeda dari yang selama ini orang Indonesia lakukan.

Lantas, apa saja sih culture shock apa saja sih yang biasa dialami para turis hingga mahasiswa yang baru pertama kali tinggal di Australia? Mari intip selengkapnya.

Baca Juga: 5 Pelukis Paling Terkenal di Dunia, dari Van Gogh, Da Vinci, hingga Michelangelo

Cuaca ekstrim

Cuaca ekstrim di Australia membuat orang asing merasakan culture shock.

Mengutip Insider Guides, di setiap negara bagian di benua Australia memiliki perbedaan cuaca yang sangat drastis.

Contohnya, ketika di wilayah Australia utara beriklim tropis, maka di Victoria dan Tasmania justru mengalami 4 musim yang berbeda.

Maka untuk menghadapi culture shock ini, para turis-mahasiswa di Australia wajib memantau terus aplikasi cuaca agar tak salah kostum.

Orang Australia terlampau ramah

Tersenyum
Tersenyum

Mungkin bagi orang Indonesia sifat ramah orang Australia tak terlalu dianggap sebagai sebuah keanehan.

Baca Juga: Disebut Kota Suci, Inilah 8 Lokasi Wisata Spiritual yang Mengesankan di Dunia

Namun bagi orang asing, khususnya orang Eropa, keramahan orang Australia sangat membuat mereka terheran-heran.

Orang Australia selalu menyapa semua orang dengan sapaan “Hi” & “Good morning” bahkan meski tak mengenal siapa yang mereka sapa.

Aussie slang

Banyak orang merasa culture shock saat mendengar aussie slang yang asing di telinga.

Aussie slang atau bahasa gaul Australia bisa sangat membingungkan orang. Pendudu setempat terbiasa menggunakan banyak istilah asing seperti “mate”, “arvo”, hingga “brekkie”.

Baca Juga: Urutan 8 Bahasa Tertua di Dunia yang Masih Sering Digunakan dan Dipelajari

Jarak antar kota yang sangat jauh

Australia dikenal sebagai benua yang besar. Melansir International Education Specialist, perjalanan antara satu kota ke kota lain bisa memakan waktu dan jarak yang sangat lama!

Meski bikin orang merasakan culture shock, namun setidaknya penting untuk selalu mempersiapkan segala hal mulai dari waktu, pakaian, cuaca, hingga alat transportasi secara matang sebelum mulai bepergian.

Culture shock di Australia
Culture shock di Australia

Baca Juga: 5 Negara dengan Tempat Wisata Termurah di Eropa, Wajib Anda Kunjungi

Budaya percintaan yang kasual

Orang Australia selalu dikenal akan keramahannya, termasuk juga dalam hal percintaan. Mereka tak segan mengajak kencan seseorang secara kasual. Terkadang, cara ini bikin turis & para perantau kaget.

Selain itu, seks juga bukanlah topik yang tabu di Australia. Orang-orang di sana membicarakan seks secara normal (tak sembunyi-sembunyi) kepada teman-temannya.

Kabar baiknya, masyarakat Australia sangat menghargai sex education. Mereka sadar akan pentingnya “praktik aman” dan “persetujuan” saat mengajak hubungan seksual dengan orang yang dicintai.

Namun bagaimanapun juga, hal ini tetaplah menjadi contoh dari sekian banyak culture shock yang dirasakan oleh turis asing, termasuk orang Indonesia.

Baca Juga: Ada The Great Blue Hole, Inilah 7 Tempat Terindah di Dunia yang Bisa Dikunjungi

Budaya “nyeker”

Laman Horizon Unknown menyebutkan, budaya “nyeker” atau berjalan tanpa alas kaki menjadi lumrah di kalangan orang Australia.

Culture shock ini kerap kali dihadapi para turis asing ketika pertama kali mengunjungi Australia.

Ada banyak orang yang tak menggunakan alas kaki saat berbelanja bahkan di tempat umum seperti jalan raya sekalipun.

Baca Juga: Daftar 23 Negara dengan Zona Waktu Terbanyak di Dunia, Ada Indonesia Juga!

Penggemar berat olahraga

Culture shock di Australia ialah rata-rata warganya merupakan penggemar berat olahraga.

Mulai dari rugby hingga kriket adalah deretan olahraga yang sangat digemari masyarakat Australia. Hampir semua penduduk di sana merupakan penggemar fanatik klub-klub olahraga.

Itulah deretan culture shock yang terjadi saat pertama kali pindah ke Australia. Apakah Anda pernah merasakan salah satunya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/1), Hujan Sangat Deras di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 13 Januari 2026 dan Rabu 14 Januari 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat.

Hujan Lebat di Daerah Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/1) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (13/1) dan Rabu (13/1) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat.

Harga Emas Hari Ini Rekor All Time High, Nyaris Mencapai US$ 4.600 per troi ons

Harga emas hari ini di pasar global melonjak 1,9% ke level tertinggi sepanjang masa.                

7 Cara Alami Menghentikan Keinginan Makan Manis Terus-Menerus

Adakah cara alami menghentikan keinginan makan manis terus-menerus? Yuk, intip pembahasannya di sini!  

7 Risiko Kesehatan Terlalu Banyak Konsumsi Gula yang Penting Diketahui

Ada beberapa risiko kesehatan terlalu banyak konsumsi gula yang penting diketahui. Apa saja kira-kira?

11 Makanan Sehari-hari yang Mengandung Gula Tersembunyi, Apa Saja?

Tahukah bahwa ada beberapa makanan sehari-hari yang mengandung gula tersembunyi, lho. Apa sajakah itu?  

9 Manfaat Buah Blueberry untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Apa saja manfaat buah blueberry untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui? Cari tahu di sini, yuk!

7 Kebiasaan Finansial yang Bisa Menghambat Kelas Menengah Naik Level

Simak yuk, 7 kebiasaan finansial yang sering dilakukan kelas menengah dan diam-diam membuat kondisi ekonomi sulit berkembang.

Tren Warna Cat Kabinet Dapur 2026 yang Diprediksi Awet dan Gak Cepat Bosan

Tren desain dapur terus berkembang mengikuti gaya hidup banyak orang yang makin mengutamakan kenyamanan dan estetika.

6 Cara Mengurangi Keinginan Makan Manis yang Bisa Anda Coba

Inilah beberapa cara mengurangi keinginan makan manis yang bisa Anda coba. Apa saja?