M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Tips Penting untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

6 Tips Penting untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda terapkan. Apa saja?

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai kondisi senyap karena kerap berkembang tanpa gejala yang jelas. Meski terlihat sepele, tekanan darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung dan stroke.

Untuk pertama kalinya sejak tahun 2017, American Heart Association dan American College of Cardiology memperbarui pedoman penanganan tekanan darah tinggi. Pembaruan ini bertujuan membantu penderita hipertensi menurunkan tekanan darah mereka dengan cara yang lebih efektif.

Menurut Daniel W. Jones, MD, ketua tim penyusun pedoman, panduan terbaru ini disusun berdasarkan bukti ilmiah terbaru yang memberi peluang lebih besar bagi masyarakat untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.

Dengan pemahaman yang tepat dan komitmen jangka panjang, Anda dapat menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Sayuran yang Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami

Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa tips penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi:

1. Menggunakan Obat Lebih Cepat

Pedoman baru menganjurkan dokter untuk memberikan obat tekanan darah lebih cepat, terutama jika perubahan gaya hidup selama 3 sampai 6 bulan belum menunjukkan hasil.

Alasan utama rekomendasi ini adalah temuan penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi juga berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.

Meski sudah mengonsumsi obat, penderita tetap dianjurkan menjalani gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga dan menjaga pola makan seimbang.

2. Mengurangi Konsumsi Garam Lebih Ketat

Batas konsumsi natrium tetap dianjurkan di bawah 2.300 mg per hari, atau sekitar 1 sendok teh garam. Idealnya, asupan natrium diturunkan hingga tidak lebih dari 1.500 mg per hari.

Sebagian besar asupan garam berasal dari makanan kemasan dan makanan restoran. Oleh karena itu, penting untuk membaca label nutrisi dan memperhatikan kandungan natrium.

Saat memasak di rumah, Anda bisa menggunakan pengganti garam berbasis kalium serta memperbanyak makanan kaya kalium seperti pisang, bayam, jamur, dan melon.

3. Menghentikan atau Membatasi Konsumsi Alkohol

Pedoman terbaru menyarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Jika masih mengonsumsinya, batas maksimal adalah 2 minuman per hari untuk pria dan 1 minuman per hari untuk wanita.

Penelitian menunjukkan bahwa setiap tambahan minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka panjang, bahkan pada orang yang sebelumnya tidak memiliki hipertensi.

Baca Juga: 6 Risiko Konsumsi Minuman Elektrolit Terlalu Banyak, Bikin Tekanan Darah Tinggi!

4. Mengelola Stres dengan Baik

Stres memiliki hubungan erat dengan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, pedoman baru menekankan pentingnya pengelolaan stres.

Aktivitas seperti olahraga rutin, yoga, latihan pernapasan, dan meditasi sangat dianjurkan. Rekomendasi aktivitas fisik tetap sama, yaitu 75 sampai 150 menit olahraga per minggu, termasuk latihan aerobik dan latihan kekuatan.

5. Menurunkan Berat Badan Minimal 5%

Bagi orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas, pedoman terbaru menyarankan penurunan berat badan minimal 5%.

Langkah ini terbukti membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Pilihan penanganan dapat berupa perubahan pola makan, penggunaan obat penurun berat badan sesuai anjuran dokter, atau tindakan medis tertentu.

6. Menerapkan Pola Makan DASH

Diet DASH tetap menjadi rekomendasi utama dalam pedoman 2025. Pola makan ini menekankan konsumsi rendah garam dan memperbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang kacangan, susu rendah lemak, ikan, dan unggas.

Diet DASH terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Baca Juga: 7 Jenis Keju Sehat yang Aman untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Itulah beberapa tips penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya: HPE Konsentrat Tembaga Naik, Kinerja Emiten Tambang Diprediksi Meningkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Potongan Daging Merah yang Paling Sehat, Cek di sini!

Ini beberapa potongan daging merah yang paling sehat. Cek selengkapnya di sini!                     

Menu Legendaris Ini Bisa jadi Inspirasi Hidangan Keluarga Saat Lebaran

Idul Fitri kian dekat. Kuliner legendaris dari Jogjakarta ini bisa jadi inspirasi hidangan keluarga saat Lebaran.

Kirim THR Lewat Sebar ShopeePay Dapat Bonus hingga 100.000 Koin, Simak Caranya

Aplikasi ShopeePay menghadirkan program Sebar ShopeePay, memungkinkan pengguna kirim THR dengan lebih untung.

Optik Kekinian, Kacamatamoo Ungkap 80% Konsumennya Anak Muda

​Kacamatamoo menghadirkan konsep optik yang lebih kekinian untuk menarik minat anak muda, walaupun pelanggannya dari berbagai usia. 

Pasar Kripto Rebound, Koin PEPE Memimpin Top Gainers 24 Jam

Kripto PEPE memimpin daftar kripto top gainers 24 jam, dengan naik hampir 18%. Simak penghuni top gainers lainnya!

Rahasia Tubuh Tetap Fit Usai Santap Makanan Bersantan Lebaran, Wajib Terapkan

Setelah menyantap hidangan lebaran bersantan, perut bisa terasa tidak nyaman. Ikuti tips cerdas ini agar tubuh tetap nyaman sepanjang hari.

4 Penyebab Skin Barrier Lemah: Kunci Memahami Kulit yang Sensitif dan Bermasalah

Kulit terasa perih dan memerah? Ini 4 penyebab skin barrier lemah yang wajib Anda tahu untuk perawatan tepat.

Harga Emas Global Berfluktuasi di dekat US$ 5.000 per troi ons

Harga emas bergulir di sekitar US$ 5.000, setelah turun selama dua minggu, di bawah tekanan kenaikan harga minyak dan inflasi. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/3), Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 17 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Dokter Anak Bagikan Tips Persiapan Mudik Bersama Bayi dan Balita

Perjalanan panjang bisa bikin anak tak nyaman. Pelajari tips menjaga kenyamanan tubuh bayi agar mudik lancar tanpa drama.