MOMSMONEY.ID - Ada beberapa risiko konsumsi minuman elektrolit terlalu banyak, lo. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!
Minuman elektrolit sering dianggap sebagai solusi cepat untuk mengatasi dehidrasi, terutama setelah berolahraga atau saat cuaca panas.
Kandungan mineral seperti natrium, kalium, dan magnesium di dalamnya memang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Namun, anggapan bahwa minuman elektrolit selalu aman dikonsumsi kapan saja dan dalam jumlah berapa pun tidak sepenuhnya benar.
Jika dikonsumsi berlebihan, minuman ini justru dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, termasuk meningkatkan tekanan darah.
Baca Juga: 6 Efek Samping Minum Kopi Hitam Terlalu Banyak pada Tubuh
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa risiko konsumsi minuman elektrolit terlalu banyak:
1. Kadar natrium terlalu tinggi
Natrium berperan penting dalam kerja saraf, otot, dan keseimbangan cairan tubuh. Namun, terlalu sering minum minuman elektrolit dapat menyebabkan kadar natrium dalam darah meningkat.
Kondisi ini bisa menimbulkan rasa haus berlebihan, mual, muntah, kebingungan, otot berkedut, hingga kejang dan koma pada kondisi yang parah.
2. Kadar kalium berlebih
Kalium dibutuhkan untuk menjaga detak jantung dan kontraksi otot tetap normal. Jika asupannya terlalu banyak, terutama dari suplemen atau minuman elektrolit, kadar kalium bisa meningkat.
Risiko ini lebih besar pada orang dengan gangguan ginjal. Gejalanya bisa berupa mual, otot terasa lemah, detak jantung tidak teratur, sesak napas, hingga nyeri dada.
3. Ginjal bekerja lebih berat
Asupan natrium dan kalsium yang berlebihan dapat membebani kerja ginjal. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko batu ginjal.
Orang dengan penyakit ginjal perlu lebih waspada terhadap konsumsi elektrolit tambahan.
Baca Juga: 7 Efek Samping Diet Keto yang Penting Diketahui, Intip di Sini!
4. Gangguan pada pencernaan
Minum elektrolit dalam jumlah besar atau tanpa cukup air dapat menyebabkan perut tidak nyaman. Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain diare, perut kembung, dan kram perut.
5. Dampak dari kandungan gula dan bahan tambahan
Banyak minuman elektrolit mengandung gula cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, kandungan ini bisa menambah asupan kalori, memicu kenaikan berat badan, dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.
Selain gula, beberapa produk juga mengandung kafein, sehingga penting untuk selalu membaca label kemasan.
6. Tekanan darah bisa meningkat
Karena kandungan natriumnya cukup tinggi, minuman elektrolit dapat menyebabkan tekanan darah naik, terutama pada orang yang sensitif terhadap garam atau memiliki riwayat hipertensi.
Baca Juga: 5 Efek Samping Terlalu Banyak Konsumsi Protein yang Penting Diketahui
Itulah beberapa risiko konsumsi minuman elektrolit terlalu banyak. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: HSBC Resmikan Wealth Center Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News