M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Makanan yang Bisa Memicu Peradangan pada Tubuh, Batasi Konsumsinya!

5 Makanan yang Bisa Memicu Peradangan pada Tubuh, Batasi Konsumsinya!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang bisa memicu peradangan pada tubuh. Sebaiknya batasi konsumsinya, ya!

Tubuh Anda bekerja tanpa henti setiap hari untuk menjaga keseimbangan. Sistem imun melindungi dari infeksi, sel memperbaiki jaringan yang rusak, dan organ menjalankan fungsinya dengan presisi.

Namun ada satu proses yang sering luput dari perhatian, yaitu peradangan. Dalam kadar normal, peradangan membantu tubuh melawan penyakit. Jika berlangsung terus menerus, kondisi ini bisa menjadi pemicu berbagai gangguan kesehatan.

Peradangan kronis berkaitan dengan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, gangguan sendi, hingga masalah pencernaan. Gaya hidup modern berperan besar dalam memicu kondisi tersebut, terutama pola makan. Tanpa disadari, beberapa jenis makanan yang sering Anda konsumsi justru dapat meningkatkan respons inflamasi dalam tubuh.

Baca Juga: 10 Jenis Rempah-Rempah yang Bisa Menurunkan Peradangan secara Alami

Agar kesehatan tetap terjaga, penting bagi Anda untuk mengenali makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi. Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa makanan yang bisa memicu peradangan pada tubuh:

1. Daging Merah dan Olahan

Daging tanpa lemak memang mengandung zat besi dan mineral penting. Namun, daging merah dan daging olahan dapat meningkatkan risiko peradangan, terutama karena kandungan lemak jenuhnya. Lemak jenuh dapat merangsang sistem imun untuk melepaskan protein inflamasi ke dalam aliran darah.

Contoh daging yang termasuk dalam kategori ini antara lain steak, hamburger, daging asap, sosis, hot dog, serta daging olahan seperti daging deli atau daging makan siang. Selain itu, cara memasak seperti memanggang hingga gosong atau mengolah dengan suhu sangat tinggi juga dapat memicu reaksi yang meningkatkan peradangan dalam tubuh.

2. Karbohidrat Olahan

Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi. Namun, karbohidrat olahan yang dibuat dari tepung putih dapat memicu peradangan. Jenis makanan yang perlu Anda batasi meliputi roti putih, sereal olahan, pasta putih, dan beras putih.

Karbohidrat jenis ini cenderung rendah serat dan dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Sebagai alternatif, pilih produk berbahan dasar biji utuh karena mengandung lebih banyak serat dan dikaitkan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Minuman untuk Mengatasi Peradangan secara Alami

3. Makanan dan Minuman Manis

Makanan dan minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi dapat memengaruhi cara tubuh mengatur insulin. Ketika kadar gula darah sering melonjak, tubuh akan merespons dengan meningkatkan proses inflamasi.

Contohnya termasuk kue manis, permen, minuman bersoda, serta minuman olahraga yang mengandung gula tinggi. Konsumsi gula berlebihan juga berkaitan dengan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Selain itu, gula dapat memperburuk berbagai jenis radang sendi.

4. Makanan Olahan

Tidak semua makanan olahan berdampak buruk. Buah dan sayur yang dipotong atau dibekukan juga termasuk makanan olahan. Namun, makanan olahan yang mengandung aditif kimia dan sedikit bahan alami dapat memicu sistem kekebalan tubuh secara berlebihan. Akibatnya, risiko peradangan kronis dan penyakit jangka panjang meningkat.

Jenis makanan yang sering dikaitkan dengan peradangan antara lain camilan kemasan seperti keripik dan kue kering, margarin, krimer nondairy, makanan siap saji untuk microwave, yogurt dengan perasa tambahan, serta adonan atau biskuit siap panggang yang disimpan dalam kemasan dingin.

Sebagian makanan ini mungkin masih mengandung lemak trans dalam jumlah kecil. Lemak trans diketahui dapat memicu peradangan, meskipun penggunaannya dalam produksi pangan sudah dilarang sejak 2021.

Baca Juga: 4 Kombinasi Jus yang Ampuh Mengurangi Peradangan dan Menyehatkan Pencernaan

5. Gorengan

Makanan yang digoreng termasuk salah satu pemicu peradangan yang umum. Contohnya ayam goreng, kentang goreng, dan donat. Proses menggoreng biasanya menggunakan minyak dengan kandungan asam lemak omega 6 yang tinggi.

Jika dikonsumsi berlebihan, asam lemak omega 6 dapat meningkatkan respons inflamasi dalam tubuh. Selain itu, minyak yang dipanaskan berulang kali juga dapat menghasilkan senyawa yang memperparah peradangan.

Itulah beberapa makanan yang bisa memicu peradangan pada tubuh. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bukan Mainan, Ini 7 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Bermanfaat Untuk Anak-Anak

Bukan mainan tapi beberapa ide hadiah lomba 17 Agustus bermanfaat ini cocok diberikan untuk anak-anak di sekolah atau lingkungan rumah.

Daftar Tarif Baru yang Naik per Agustus 2026: Pendirian PT hingga Pendaftaran Merek

Pemerintah resmi memberlakukan penyesuaian tarif baru untuk pendirian PT hingga pengangkatan notaris mulai Agustus 2026. Simak rincian biayanya.

8 Film Sci-Fi Terbaik di Netflix, Terbaru Ada Film The Last House

Bagi penggemar genre science dan fiksi, ini sederet rekomendasi film sci-fi yang bisa ditonton di Netflix.​

SCG Kembangkan Potensi Generasi Muda Lewat Sharing the Dream 2026

SCG kembali menyalurkan beasiswa kepada generasi Indonesia melalui program SCG Sharing the Dream 2026.​

6 Film Horor Tentang Sekolah Angker Penuh Misteri Kelam

Memiliki latar di sekolah, berikut ada beberapa daftar rekomendasi film horor di sekolah yang seram dan wajib ditonton.​

Serba Rp 9.900! Cek 11 Daftar Promo Ka99et Bank Saqu Agustus 2026, PHD hingga HokBen

Nikmati jajanan favorit mulai dari PHD hingga HokBen cuma Rp 9.900. Buruan manfaatkan promo Ka99et Bank Saqu periode 12–15 Agustus 2026.

IHSG Rebound, Menguat 0,5% Pada Perdagangan Rabu Pagi (12/8)

 Pada perdagangan Rabu pagi, 12 Agustus 2026, pukul 9:09 WIB, indeks tercatat naik 0,53% ke level 6.300,8.

IHSG Diproyeksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (12/8)

IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini (12/8) Turun Rp 30.000 Jadi Rp 2.680.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini Rabu (12/8) anjlok parah. Harga jual dan buyback kompak melemah dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Istirahat Berkualitas Jadi Kunci Agar Perempuan Dapat Terus Berdaya

metrik tubuh ini juga dapat membantu istri mengkomunikasikan kondisi fisiologisnya kepada suami berbagi tugas rumah tangga dan mencegah burnout.