M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Kesalahan Membuat Smoothie yang Bikin Berat Badan Susah Turun

 6 Kesalahan Membuat Smoothie yang Bikin Berat Badan Susah Turun
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun berikut ini!

Smoothie merupakan minuman sehat yang praktis untuk mendukung program penurunan berat badan. Kombinasi buah, sayur, dan bahan bergizi lainnya memang bisa menjadi pilihan yang tepat.

Namun, tanpa disadari, cara membuat smoothie yang kurang tepat justru bisa membuat asupan kalori berlebih dan menghambat penurunan berat badan.

Banyak orang mengira semua smoothie otomatis sehat, padahal komposisi bahan dan porsinya sangat menentukan. Agar manfaatnya tetap optimal, penting untuk memahami kesalahan yang sering terjadi saat membuat smoothie.

Baca Juga: 15 Makanan Pembakar Lemak Alami agar Berat Badan Cepat Turun

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun:

1. Tidak Menambahkan Protein dan Serat

Smoothie yang tidak mengandung protein dan serat cenderung cepat membuat lapar kembali. Protein membantu memberi sinyal kenyang ke otak, sementara serat memperlambat proses pencernaan sehingga kadar gula darah lebih stabil.

Agar lebih seimbang, tambahkan sumber protein seperti yogurt Yunani, bubuk protein, atau kolagen. Untuk serat, Anda bisa menggunakan buah, sayuran, kacang, atau biji-bijian.

2. Tidak Memperhatikan Komposisi Bahan

Jika Anda membeli smoothie siap minum, penting untuk melihat kandungan nutrisinya. Banyak produk smoothie di pasaran yang tinggi gula dan karbohidrat, tetapi rendah protein dan serat.

Sebaiknya pilih smoothie yang menggunakan buah segar atau beku, bukan jus, dan mengandung protein yang cukup agar lebih mengenyangkan.

3. Menjadikan Smoothie Rendah Kalori sebagai Pengganti Makan

Smoothie memang bisa dijadikan pengganti makan, tetapi harus memiliki nutrisi yang cukup. Jika kalorinya terlalu rendah dan tidak mengandung cukup protein, Anda justru akan cepat lapar dan berisiko makan lebih banyak di waktu berikutnya.

Idealnya, smoothie sebagai pengganti makan mengandung cukup kalori, protein, serat, dan lemak sehat agar tetap mengenyangkan.

Baca Juga: 6 Manfaat Tidur untuk Menurunkan Berat Badan yang Tak Banyak Orang Tahu

4. Menambahkan Terlalu Banyak Pemanis

Menambahkan gula, sirup, atau bahan manis lainnya bisa membuat smoothie terasa lebih enak, tetapi juga meningkatkan asupan gula secara berlebihan.

Sebaiknya, gunakan rasa manis alami dari buah. Hindari penggunaan bahan tambahan seperti yogurt manis atau susu dengan gula tambahan agar smoothie tetap sehat.

5. Menggunakan Jus sebagai Bahan Utama

Jus buah memang mengandung vitamin, tetapi juga tinggi gula dan tidak memiliki serat seperti buah utuh. Jika digunakan sebagai bahan utama smoothie, kandungan gula bisa meningkat tanpa memberikan efek kenyang yang cukup.

Lebih baik gunakan buah utuh, lalu tambahkan air atau susu nabati tanpa gula sebagai cairannya.

6. Kurang Menambahkan Lemak Sehat

Lemak sehat sering dihindari karena dianggap tinggi kalori, padahal tubuh tetap membutuhkannya. Lemak membantu penyerapan vitamin dan juga membuat smoothie lebih mengenyangkan.

Anda bisa menambahkan lemak sehat dari alpukat, selai kacang, atau biji-bijian agar tekstur smoothie lebih lembut dan nutrisinya lebih lengkap.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Minuman untuk Membantu Menurunkan Berat Badan yang Sehat

Itulah beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April