MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun berikut ini!
Smoothie merupakan minuman sehat yang praktis untuk mendukung program penurunan berat badan. Kombinasi buah, sayur, dan bahan bergizi lainnya memang bisa menjadi pilihan yang tepat.
Namun, tanpa disadari, cara membuat smoothie yang kurang tepat justru bisa membuat asupan kalori berlebih dan menghambat penurunan berat badan.
Banyak orang mengira semua smoothie otomatis sehat, padahal komposisi bahan dan porsinya sangat menentukan. Agar manfaatnya tetap optimal, penting untuk memahami kesalahan yang sering terjadi saat membuat smoothie.
Baca Juga: 15 Makanan Pembakar Lemak Alami agar Berat Badan Cepat Turun
Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun:
1. Tidak Menambahkan Protein dan Serat
Smoothie yang tidak mengandung protein dan serat cenderung cepat membuat lapar kembali. Protein membantu memberi sinyal kenyang ke otak, sementara serat memperlambat proses pencernaan sehingga kadar gula darah lebih stabil.
Agar lebih seimbang, tambahkan sumber protein seperti yogurt Yunani, bubuk protein, atau kolagen. Untuk serat, Anda bisa menggunakan buah, sayuran, kacang, atau biji-bijian.
2. Tidak Memperhatikan Komposisi Bahan
Jika Anda membeli smoothie siap minum, penting untuk melihat kandungan nutrisinya. Banyak produk smoothie di pasaran yang tinggi gula dan karbohidrat, tetapi rendah protein dan serat.
Sebaiknya pilih smoothie yang menggunakan buah segar atau beku, bukan jus, dan mengandung protein yang cukup agar lebih mengenyangkan.
3. Menjadikan Smoothie Rendah Kalori sebagai Pengganti Makan
Smoothie memang bisa dijadikan pengganti makan, tetapi harus memiliki nutrisi yang cukup. Jika kalorinya terlalu rendah dan tidak mengandung cukup protein, Anda justru akan cepat lapar dan berisiko makan lebih banyak di waktu berikutnya.
Idealnya, smoothie sebagai pengganti makan mengandung cukup kalori, protein, serat, dan lemak sehat agar tetap mengenyangkan.
Baca Juga: 6 Manfaat Tidur untuk Menurunkan Berat Badan yang Tak Banyak Orang Tahu
4. Menambahkan Terlalu Banyak Pemanis
Menambahkan gula, sirup, atau bahan manis lainnya bisa membuat smoothie terasa lebih enak, tetapi juga meningkatkan asupan gula secara berlebihan.
Sebaiknya, gunakan rasa manis alami dari buah. Hindari penggunaan bahan tambahan seperti yogurt manis atau susu dengan gula tambahan agar smoothie tetap sehat.
5. Menggunakan Jus sebagai Bahan Utama
Jus buah memang mengandung vitamin, tetapi juga tinggi gula dan tidak memiliki serat seperti buah utuh. Jika digunakan sebagai bahan utama smoothie, kandungan gula bisa meningkat tanpa memberikan efek kenyang yang cukup.
Lebih baik gunakan buah utuh, lalu tambahkan air atau susu nabati tanpa gula sebagai cairannya.
6. Kurang Menambahkan Lemak Sehat
Lemak sehat sering dihindari karena dianggap tinggi kalori, padahal tubuh tetap membutuhkannya. Lemak membantu penyerapan vitamin dan juga membuat smoothie lebih mengenyangkan.
Anda bisa menambahkan lemak sehat dari alpukat, selai kacang, atau biji-bijian agar tekstur smoothie lebih lembut dan nutrisinya lebih lengkap.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Minuman untuk Membantu Menurunkan Berat Badan yang Sehat
Itulah beberapa kesalahan membuat smoothie yang bikin berat badan susah turun. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News