M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Warna Karpet yang Sebaiknya Dihindari

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID -  Jika Anda ingin memiliki karpet yang tak lekang oleh waktu, mewah dan cocok untuk segala gaya, maka ada beberapa warna karpet yang sebaiknya dihindari.

Menggunakan karpet di dalam rumah kembali populer beberapa waktu ini. Mengutip Homes and Gardens, penggunaan karpet tak hanya membuat rumah tampak bagus, namun juga menawarkan kehangatan yang menggoda dan kelembutan di bawah kaki yang nyaman. 

Tren menggunakan karpet saat ini lebih selektif dari pada sekadar memasangnya untuk kenyamanan dan meredam suara berisik. Sama seperti memilih bahan karpet yang baik, Anda harus bisa memilih warna dengan bijak untuk rumah. 

Warna bisa memberikan efek transformatif untuk desain interior. Sehingga memilih warna yang tepat untuk karpet bisa memberikan pilihan tanpa batas untuk  diatasi. Berikut 5 warna karpet yang sebaiknya dihindari:

1. Ganti abu-abu dengan beige

Kita kerap mendengarkan bahwa beige adalah warna yang akan menggantikan abu-abu.

Dari semua warna netral, abu-abu adalah salah satu warna yang paling menarik bagi desainer. Namun abu-abu secara perlahan akan digantikan oleh warna beige. 

Dengan rona warna yang lembut, warna ini bisa untuk menciptakan kesan tak lekang oleh waktu dan bisa digunakan untuk skema ruangan apapun. 

Baca Juga: Ini Sederet Manfaat Jagung untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui. Apa Saja Ya?

Warna netral tak terlalu menonjol dan tidak membutuhkan banyak perhatian. Sebaliknya, warna ini membawa perasaan tenang dan fungsional yang rona lain tak bisa lakukan.

2. Hindari menggunakan karpet warna putih jika memiliki anak 

Warna putih adalah warna penting dalam desain interior, namun jika Anda memiliki anak kecil di rumah jangan gunakan karpet warna putih. Warna ini akan mudah menunjukan kotoran dan noda yang tidak enak dipandang. 

Karpet putih juga memberikan kesan seperti di rumah sakit dan dingin. Warna putih lebih cocok untuk galeri karena menjadi kanvas yang sempurna untuk hasil karya yang penuh warna tanpa ada distraksi.

Namun di ruang keluarga, Anda membutuhkan sentuhan warna yang menambah kedalaman dan merefleksikan cahaya di sekitar ruangan. 

3. Hindari menggunakan karpet warna merah

Saat memilih warna karpet untuk rumah, penting untuk mempertimbangkan konteks. Jika Anda menggunakan warna dengan konteks yang salah, Anda akan menciptakan perilaku yang tidak diinginkan. 

Warna merah adalah salah satu contoh yang sebaiknya dihindari dengan jumlah yang banyak. Warna merah lebih tepat digunakan untuk dosis yang sangat kecil, kecuali jika Anda sangat cocok dengan warna ini. 

4. Ganti semua karpet warna hitam

Warna hitam mungkin pilihan yang cocok untuk lantai, namun Anda salah. Sebagai lawan dari warna putih, mungkin Anda berpikir karpet hitam sangat cocok untuk rumah yang sibuk. 

Padahal sama dengan warna putih, warna hitam juga menjadi warna yang mudah menampilkan kotoran. Terutama jika memiliki hewan peliharan. 

Meskipun tampak sebagai warna yang bisa menyamarkan kotoran karpet hitam akan cenderung menumpuk kotoran. Warna ini juga membuat Anda kesulitan untuk mengetahui area mana yang benar-benar bersih. 

5. Singkirkan warna ungu tua

Jika suka dengan warna-warna yang tebal, pilih warna karpet yang bernyayi dari pada yang berteriak. Lantai ungu mungkin menjadi tren penting di tahun 90-an, tetapi tidak untuk saat ini. 

Warna ungu adalah warna yang membutuhkan komitmen, sehingga Anda hanya bisa bermain warna untuk ruangan dengan jumlah yang terbatas.

Namun jika suka dengan warna ungu, tak ada salahnya menggunakannya, namun pastikan Anda mempertimbangkan dengan matang. 

Baca Juga: 6 Makanan Korea Utara yang Bikin Penasaran, Ada Pyeongyang Naengmyeon Juga

Itulah 5 warna karpet yang sebaiknya dihindari. Semoga informasi ini bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.