MOMSMONEY.ID - Ada beberapa suplemen dan obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan susu, lho. Apa sajakah itu?
Susu sering menjadi pilihan pendamping saat minum obat atau suplemen karena terasa lebih nyaman di lambung dibanding air putih. Namun, tidak semua jenis obat dan suplemen cocok dikonsumsi bersama susu. Dalam beberapa kasus, kandungan mineral di dalam susu justru dapat mengganggu penyerapan zat aktif sehingga manfaat yang seharusnya diperoleh menjadi tidak optimal.
Salah satu penyebab utamanya adalah kandungan kalsium yang dapat berikatan dengan beberapa jenis obat dan mineral tertentu di saluran pencernaan. Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit menyerap zat tersebut.
Baca Juga: 4 Manfaat Susu Kurma, Ini Resep Susu Kurma Simple untuk Takjil Buka Puasa
Suplemen dan Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Susu
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa suplemen dan obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan susu:
1. Suplemen Zat Besi
Zat besi termasuk suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersama susu.
Kandungan kalsium dalam susu dapat mengikat zat besi di saluran pencernaan sehingga tubuh lebih sulit menyerapnya. Selain itu, protein kasein juga dapat ikut menghambat proses penyerapan tersebut. Hal ini menjadi lebih penting bagi orang yang mengonsumsi zat besi untuk mengatasi kekurangan zat besi atau anemia.
Agar penyerapannya lebih baik, beri jarak sekitar 2 jam sebelum atau sesudah minum susu atau mengonsumsi makanan tinggi kalsium.
Zat besi umumnya lebih mudah diserap saat diminum ketika perut kosong. Namun, jika membuat lambung terasa tidak nyaman, Anda bisa mengonsumsinya dengan sedikit makanan.
Beberapa tenaga medis juga menyarankan konsumsi zat besi bersama air putih atau makanan kaya vitamin C seperti jeruk untuk membantu penyerapannya.
2. Suplemen Seng
Suplemen seng tertentu seperti seng sulfat dan seng glukonat juga dapat dipengaruhi oleh kalsium.
Kalsium dan seng menggunakan jalur penyerapan yang mirip di usus sehingga keduanya bisa saling bersaing. Selain itu, protein dalam susu dapat membuat seng lebih sulit digunakan tubuh.
Jika penyerapan seng berkurang, manfaatnya untuk membantu sistem imun dan proses penyembuhan juga dapat menjadi kurang optimal.
Suplemen seng dapat diminum bersama makanan yang mengandung protein atau vitamin C. Sebaiknya hindari mengonsumsinya bersamaan dengan susu atau makanan yang sangat tinggi serat.
Baca Juga: 9 Manfaat Kesehatan Minum Susu Kambing bagi Tubuh
3. Suplemen Magnesium
Berbeda dengan zat besi, susu tidak terbukti secara jelas menghambat penyerapan magnesium pada sebagian besar orang.
Namun, karena kalsium dan magnesium memiliki jalur penyerapan yang serupa, konsumsi bersamaan dengan makanan tinggi kalsium mungkin membuat penyerapannya sedikit berkurang.
Efek ini belum terbukti memberi dampak besar pada orang dewasa yang sehat, tetapi tetap bisa dipertimbangkan jika Anda ingin mengoptimalkan konsumsi suplemen.
Minum suplemen magnesium dengan air putih dan beri jeda sekitar 1 hingga 2 jam dari konsumsi susu atau makanan tinggi kalsium.
4. Obat Tiroid Levothyroxine
Obat levothyroxine digunakan untuk membantu menggantikan hormon tiroid dalam tubuh.
Susu dapat menurunkan penyerapan obat ini karena kandungan kalsium dan proteinnya dapat mengikat obat di saluran pencernaan. Akibatnya, jumlah obat yang berhasil diserap tubuh menjadi lebih sedikit.
Levothyroxine umumnya dianjurkan diminum saat perut kosong dengan air putih sekitar 30 hingga 60 menit sebelum sarapan.
Setelah minum obat, tunggu setidaknya 4 jam sebelum mengonsumsi susu atau produk olahannya.
Baca Juga: 13 Makanan yang Mengandung Kalsium Lebih Banyak dari Segelas Susu
5. Antibiotik Tertentu dan Obat Lain
Beberapa antibiotik seperti golongan tetrasiklin dan fluoroquinolone sebaiknya tidak dikonsumsi bersama susu, yogurt, keju, atau produk olahan susu lainnya.
Selain antibiotik, beberapa obat lain juga dapat mengalami penurunan penyerapan saat diminum bersama susu, seperti obat jantung, beberapa obat lambung, diuretik, dan obat tertentu lainnya.
Hal ini terjadi karena kalsium dapat mengikat zat aktif obat sehingga tubuh tidak dapat menyerapnya dengan baik.
Antibiotik umumnya lebih aman diminum dengan air putih. Untuk beberapa obat lain, hindari konsumsi susu sekitar 3 jam sebelum dan sesudah minum obat agar penyerapan tetap optimal.
Itulah beberapa suplemen dan obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan susu. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News