M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Rekomendasi Protein Nabati untuk Mengontrol Gula Darah Anda

5 Rekomendasi Protein Nabati untuk Mengontrol Gula Darah Anda
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah rekomendasi protein nabati untuk mengontrol gula darah Anda. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Menjaga gula darah tetap stabil tidak hanya bergantung pada mengurangi makanan manis. Jenis makanan yang Anda konsumsi setiap hari juga memiliki peran besar, terutama sumber protein. Protein membantu memperlambat proses pencernaan sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkontrol.

Protein nabati kini semakin diminati karena tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kombinasi protein dan serat dalam makanan nabati dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mendukung pengelolaan gula darah dengan lebih baik.

Baca Juga: 6 Pilihan Topping Kaya Protein untuk Popcorn Anda, Mau Coba?

Melansir dari Verywell Health, berikut ini rekomendasi protein nabati untuk mengontrol gula darah Anda:

1. Buncis

Buncis menjadi salah satu pilihan protein nabati yang baik untuk menjaga gula darah tetap stabil. Dalam 1 cangkir buncis kalengan, terdapat sekitar 12 gram protein dan 8 gram serat.

Meski mengandung karbohidrat, struktur pati pada buncis lebih sulit dicerna dibandingkan karbohidrat olahan seperti roti putih atau makanan manis. Hal ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah setelah makan.

Buncis juga mudah diolah menjadi berbagai menu sehat. Anda bisa menambahkannya ke salad, sup, pasta, atau mengolahnya menjadi hummus untuk camilan yang lebih mengenyangkan.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang hitam, kacang merah, kacang pinto, dan kacang cannellini mengandung kombinasi protein, serat, dan karbohidrat yang dicerna perlahan.

Dalam 1 cangkir kacang matang, terdapat sekitar 16 gram protein dan 18 gram serat. Kandungan serat tersebut membantu memperlambat proses pencernaan sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali.

Kacang matang juga termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Artinya, makanan ini meningkatkan gula darah secara bertahap dibandingkan makanan olahan tinggi gula atau tepung.

Selain itu, kacang-kacangan mengandung magnesium yang berperan penting dalam metabolisme glukosa dan fungsi insulin di dalam tubuh.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Salad Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Berjam-jam

3. Lentil

Lentil menjadi salah satu sumber protein nabati yang sangat baik untuk membantu menjaga kadar gula darah. Dalam 1 cangkir lentil matang, terdapat sekitar 18 gram protein dan 15 gram serat.

Kombinasi protein dan serat pada lentil membantu memperlambat pemecahan pati selama proses pencernaan. Dengan begitu, gula dari makanan tidak langsung masuk ke aliran darah dalam jumlah besar.

Lentil juga praktis karena lebih cepat matang dibandingkan beberapa jenis kacang lainnya. Anda bisa mengolah lentil menjadi sup, kari, salad, atau campuran nasi dan quinoa.

Jika Anda belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, cobalah menambah lentil secara bertahap agar sistem pencernaan dapat menyesuaikan diri dengan lebih nyaman.

4. Edamame

Edamame atau kedelai muda juga termasuk protein nabati yang baik untuk mengontrol gula darah. Dalam 1 cangkir edamame matang, terdapat sekitar 10 gram protein dan 4 gram serat.

Makanan berbahan kedelai dapat membantu mendukung sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengatur gula darah dengan lebih baik. Kandungan protein, serat, dan lemak sehat pada edamame juga membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Edamame cocok dijadikan camilan sehat maupun tambahan untuk salad, tumisan, dan rice bowl. Rasanya gurih alami sehingga tidak membutuhkan terlalu banyak tambahan bumbu.

Baca Juga: 7 Jenis Protein yang Mudah Dicerna agar Usus Tetap Sehat

5. Tahu

Tahu menjadi salah satu sumber protein nabati yang mudah ditemukan dan cocok dikonsumsi sehari-hari. Dalam 1 cangkir tahu padat, terdapat sekitar 20 gram protein dan 3 gram serat.

Tahu juga rendah karbohidrat sehingga cocok untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengganti sebagian protein hewani dengan protein nabati seperti tahu dapat membantu mendukung kontrol gula darah dalam jangka panjang.

Karena rasanya cenderung netral, tahu mudah dipadukan dengan berbagai jenis masakan. Anda bisa mengolahnya menjadi tumisan, sup, salad, hingga menu panggang yang lebih sehat.

Agar manfaatnya lebih optimal, kombinasikan tahu dengan makanan tinggi serat seperti sayuran hijau, quinoa, atau beras merah.

Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Protein untuk Tambahan Smoothie agar Tubuh Bertenaga

Itulah rekomendasi protein nabati untuk mengontrol gula darah Anda. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Desain iPhone Lipat Mirip Pixel Fold, Bikin Pasar Ponsel Lipat Melonjak 19%

Prediksi lonjakan pasar 19% membuktikan daya tarik iPhone lipat. Intip bocoran dimensi tipis 4,5 mm dan rasio layar lebar terbarunya.

Huawei Pura 90s: Pamerkan Baterai 6000mAh & Lensa Telefoto CIPA 7.0

Pengguna iOS kini bisa saling berbagi dokumen dengan Huawei Pura 90s. Ketahui deretan fitur integrasi cross-OS dan keunggulan Celia AI.

Promo Pizza Hut Kemerdekaan Agustus 2026: Beli Pizza Pilihan, Gratis Meat Fiesta

Rayakan kemerdekaan dengan promo Pizza Hut Buy 1 Get 1 yang berlaku hanya tiga hari. Dapatkan gratis Meat Fiesta untuk melengkapi momen seru.

5 Film Olahraga Indonesia, Kisahkan Perjalanan Atlet Dalam Negeri

Bagi pecinta olahraga, berikut ini beberapa rekomendasi film Indonesia bertema olahraga yang bisa ditonton.

Tidak Berbahaya, Ini 4 Jenis Alkohol dalam Skincare yang Aman untuk Kulit

Ada 4 jenis alkohol dalam skincare yang aman dan bahkan dibutuhkan oleh kulit Anda. Jangan sampai keliru, berikut daftarnya.

5 Pilihan Olahraga Ramah Sendi yang Aman dan Ringan buat Penderita Obesitas

Temukan jenis olahraga ringan dan aman yang tidak memberi beban berlebih pada sendi. Cocok bagi penderita obesitas yang efektif membakar kalori.

Mulai Pagi dengan Baik! 5 Kebiasaan Sederhana Ini Jaga Kesehatan Otak Anda lo

Menjaga kesehatan otak bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di pagi hari. Menerapkannya secara konsisten bisa tingkatkan fungsi kognitif.

5 Aktivitas Self Care Ringan untuk Pekerja, Bisa Lakukan di Sela Kesibukan

Dari pada bingung, sebaiknya coba untuk lakukan beberapa aktivitas self care bagi orang sibuk rekomendasi Momsmoney berikut ini.​

Dari Kardio sampai Yoga, Ini Daftar Olahraga Untuk Meningkatkan Libido Seks Anda

Selain faktor biologis dan pola makan, libido seks dapat ditingkatkan melalui aktivitas olahraga.​ Ini beberapa latihan yang bisa dicoba.

Daftar Buah untuk Menurunkan Kolesterol Jahat Alias LDL

Berikut ada daftar buah aman yang bisa dikonsumsi untuk membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat.​